Monday, 9 January 2017

Pengalaman Menggunakan Layanan Jasa Ojek Syari (OJESY) Semarang


SUmber gambar: IG @ojesyindonesia


Bismillahirrahmanirahim,
Assalamu’alaikum, Temans..
Lagi agak hiatus nih, jadi berat banget rasanya mau update blog (haiya.. curcol).
Mau cerita (lagi) aja deh. Kemarin sore saya ada agenda pekanan dan suami ke luar kota. Praktis tidak ada yang  bisa mengantar. Di rumah sih ada motor nganggur punya ibu mertua, tapi sejak trauma mengendarai motor, sampai sekarang saya belum berani lagi. Kapan-kapan lah cerita soal trauma ini, sekarang mau cerita pengalaman pakai jasa ojek online Ojesy (Ojek Syari) dulu.
Sejak munculnya layanan ojek online, marak sekali pengendaranya di kota-kota besar termasuk Semarang. Selain (katanya) biaya lebih murah, sering ada promo, kita juga bisa memesannya untuk jasa yang lain seperti belanja atau antar barang. Adanya aplikasi juga memudahkan pengguna untuk memesan dan mengetahui siapa driver yang akan menjemputnya.   

Sebenarnya sudah cukup lama dengar kalau layanan Ojesy hadir di Semarang. Tetapi, masih abai karena belum terlalu butuh. Biasanya jika suami tidak bisa mengantar, saya mencari teman bareng ke acara, atau naik angkutan umum jika masih terjangkau. Sampai suatu saat salah seorang teman berbagi cerita, saat suaminya tidak bisa mengantar beliau memakai jasa Ojesy untuk berangkat ke sekolah tempatnya mengajar atau ke tempat lain yang tidak ada angkutan umumnya.
Saya pun meminta nomor kontaknya dan saya save untuk jaga-jaga barangkali suatu saat perlu atau ada teman yang membutuhkan juga. Alhamdulillah, saat kemarin sore saya butuh, tinggal menghubungi lewat whats-app.

layanan pemesanan Ojesy Indonesia

Alhamdulillah respon admin-nya cepat sekali. begitu whatss-app masuk langsung dibalas, ditanyakan posisi di kota mana karena saya lupa tidak menyebutkan kotanya. Hihi. Saya pikir admin-nya per kota. Muehehehe.
Lalu admin mengirim pesan lagi yang intinya adalah harap menunggu karena masih proses mencari sahabat pengendara (ini sebutan untuk driver Ojesy). Baiklah, saya tunggu beberapa menit, ada balasan lagi mengkonfirmasi bahwa pemesanan belum bisa dilayani karena sahabat pengendara masih melayani order. Admin menanyakan kembali apakah akan membatalkan pesanan atau menunggu 5 menit untuk dicarikan driver lagi.
Saya memilih menunggu, toh saya pesan untuk pukul 16.00 sedangkan agenda saya pukul 16.30. oia, saya pesan masih sekitar pukul 13.30, buat njagani kalau tidak bisa dapat ojesy maka saya minta digantikan oleh teman. Alhamdulillah akhirnya dapat driver juga, lagi-lagi admin memberi info sahabat pengendara yang akan menjemput dan mengantarkan saya ke tempat tujuan. Selain itu, diberikan juga estimasi biayanya.
Biayanya, untuk 1 kilometer (KM) pertama dikenail biaya Rp. 8.000,- sedangkan KM selanjutnya Rp. 3.000,-/KM. Minimum order 5KM, jadi jika kita minta diantarkan ke tempat yang jaraknya kurang dari 5KM dihitung Rp. 20.000,- hampir sama seperti kita menggunakan jasa taxi, ada minimum payment. Jika sahabat pengendara harus menunggu, per 30 menit dikenakan biaya Rp. 5.000,- . Selain itu, jika pemesan membatalkan pemesanan setelah pengendara berangkat, dikenakan biaya cancel sebesar Rp. 10.000,-  

pesan dari admin Ojesy via whatss-App

Kemarin, estimasi jarak dari rumah ke tempat tujuan hanya sekitar 1,8 KM. Sebenarnya kalau ditempuh dengan jalan kaki hanya ¾ dari jarak yang harus dilalui setiap hari saat masih sekolah dulu. Kalau belum punya anak dan waktu longgar mungkin saya memilih jalan kaki sambil olah raga. Berhubung harus membawa si-Kecil dan waktunya pun mepet, maka pilihan yang paling tepat adalah memesan ojek, tentu setelah mendapat izin dari suami.
Setelah admin menghubungi dan memberikan nomor HP sahabat penegndara, beliau pun menghubungi saya via SMS. Melalui pesan singkat itu beliau memperkenalkan diri dan menyampaikan bahwa beliaulah yang nanti akan menjemput dan mengantarkan saya. Alhamdulillah... fast respon! Jempol deh!
Menjelang jam 16.00 saya sudah siap bersama si-kecil, Mba Niken, sahabat penegndara yang akan menjemput saya menghubungi bahwa beliau masih berada di jalan, kemungkinan terlambat beberapa menit. It’s okey! Waktu saya masih cukup longgar, alhamdulillah.
Alhamdulillah, tenang membonceng sahabat pengendara Ojesy
Foto dari IG @ojesyindonesia
Begitu datang, mengucap salam dan memastikan sayalah yang memesan ojek, Mba Niken mengangsurkan helm untuk saya kenakan lalu bersiap meluncur menuju tempat tujuan. Awalnya saya berharap beliau akan mengenakan jaket biru khas Ojesy-nya. Ternyata tidak, mungkin karena panas juga, hehe. Sudah berniat untuk wefie atau saya mengambil foto beliau tetapi tidak sempat juga.
Sepanjang jalan yang hanya ditempuh beberapa menit itu kami asyik ngobrol. Senang sekali... mendapat sahabat pengendara yang ramah (atau memang semuanya ramah ya?). dan ternyata rumah tinggal beliau masih di wilayah perumahan saya juga di Tlogosari. Oalah... hihihi.
Beliaupun mengendara dengan tenang dan mantab! asli tidak seperti emak-emak yang sein kiri tapi belok ke kanan *ups
Pulang dari agenda sedianya suami yang akan menjemput, namun saat dihubungi dia bilang masih harus mengurus beberapa hal. Paniklah saya, karena sebelum maghrib harus sudah kembali ke rumah. Semacam mengundi nasib, saya telepon customer service Ojesy untuk memesan ojek (lagi) untuk 30 menit ke depan (oia, ada minimum pemesanan juga yaitu untuk 30 menit ke dapan). Alhamdulillah langsung direspon dan kembali saya bertemu dengan Mba Niken yang mengantarkan saya pulang. Bersyukur sekali acara kemarin lancar dan saya bisa pulang-pergi dengan selamat dan aman. Terimakasih Mba Niken dan Ojesy Semarang.

Tentang Ojek Syari
Ojek Syari Indonesia didirikan pada tanggal 10 Maret 2015 oleh Evilita Adriani dan Reza Zamir dengan nama Ojek Syar’i Surabaya.
Pada tanggal 8 Agustus 2015 Agus Edi S bergabung dan berubah menjadi OJESY dengan legalitas PT. OJEK SYARI INDONESIA disahkan akta Notaris WIEDHA RESTYA RACHMAYANI,S.H.,M.Kn. Nomor 01 dengan mulai mengembangkan layanan ke 19 kota di Indonesia :
Surabaya, Sidoarjo, Malang, Gresik, Madiun, Solo, Semarang, Yogyakarta, Bandung, Bogor, Bekasi, Depok, Tangerang, Tangerang Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara, Jakarta Pusat
Tahun 2016 Layanan OJESY bertambah di 6 kota : Makassar, Purbalingga, Purwokerto, Banjarnegara, Bojonegoro, Cilacap (Sumber: ojesy.com)
So, Teman-teman di daerah-daerah tersebut bisa memesan Ojesy untuk mengantarkan atau antar-jemput anak sekolah, atau bisa juga untuk layanan antar barang.

Sebagian Sahabat pengndara Semarang
Foto dari IG @Ojesyindonesia

Aplikasi Ojesy di Smartphone
Ternyata ada aplikasinya juga lho, saya tadi sudah mengunduh dan registrasi. Cara registrasiya pun mudah.
Pertama, download aplikasinya di android
Kedua, isikan nama
Ketiga, masukkan No handphone
Keempat, masukkan email, lalu klik ‘register’
Setelah itu akan ada notifikasi via SMS bahwa nomor kita telah terdaftar sebagai pengguna.

Aplikasi Ojesy di smartphone

Sayangnya tadi saya mencoba membuka aplikasi selalu gagal. Saya tanyakan ke admin beliau menjawab jika kesulitan menggunakan aplikasi, langsung hubungi admin via Whats-app saja.
Baiklah, besok-besok saya coba lagi aplikasinya semoga bisa. Jika tidak, pesan via Whats-app malah sangat fast respon dan ramah.
Selamat mencoba, ya temans.
Semoga bermanfaat

Salam, 

37 comments:

  1. Kayaknya pernah tampil di Hitam Putih deh ojek syari ini, Mbak. TERNYATA sudah masuk semarang ya. Wah, kapan2 kalau ke semarang nyobain ah. Tak simpan ya, Mbak nomor WA nya. Makasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mba, sudah kurang lebih setahun ada di Semarang, tapi aku baru pertama kali mencoba ini :)

      Delete
  2. Wah ada to ojek syari..bermanfaat bgt nih mb..klu pas misua ndak bs nganter

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huum Mba Ningrum.. aman dan tenang pokoknya :)

      Delete
  3. Asyik nih. Berasa lebih nyaman juga ya pakai ojek syariah. PInter nih menggambil potensi bisnis :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mba, jeli banget ya yang bikin ini :)

      Delete
  4. Asyik ya ada ojek syar i kayak gini. Khususnya buat kita2 yang perempuan ini. Misalkan peganganpun nggak masalah. Ide ojek syar i juga sipp bange nih :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mba Widya, nggak galau lagi kalau kudu ngojek :D

      Delete
  5. Aku baru tau ni mb kalau ada ojek syar'i, nyaman yaa mba kita jadinya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sudah ada setahunan di Semarang, Cha :)

      Delete
  6. Wah alhamdhulilah akhirnya masuk semarang juga.kapan2 kalo pas butuh ke kampus pas ga ada mobil bisa dicoba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mba, sudah setahunan di Semarang. Alhamdulillah cukup membantu para muslimah

      Delete
  7. Wah makasih infona tentang ojek syar'i ini, bisa kalau kepepet gak ada suamiku naik ojeg sya'i ini ah

    ReplyDelete
  8. Pengendara pun tenang ya, Mbak. Karena yang diantar pun cewek. Kalau penumpang cowok, pengendara juga cowok?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ini khusus perempuan aja Mba, kalau yang laki-laki kan memang umumnya juga ojek cowok ya :D

      Delete
  9. Waah...makin tenang ya kalo sudah ada Ojek syar'i kayak gini, jadi nggak tergantung sama suami, hehe

    ReplyDelete
  10. Ini dia yg ditunggu, makasih infonya mba arina

    ReplyDelete
  11. Alhamdulillah. sudah ada di Smrg ya, Mba. Kapan2 mau coba si ojessy ini

    ReplyDelete
  12. Wah, sudah mulai masuk ke kota2 kabupaten ya.

    ReplyDelete
  13. Wah keren yaa semoga makin laris dan berkah Ojesy aamiin..

    ReplyDelete
  14. Sayangnya di jakarta belum ada ya... Sebagai wanita yang bekerja dan sering banget keluar rumah kadang butuh ojek. Tapi jarang ada ojek online yang drivernya wanita. Mudah-mudahan bisa mengembangkan sayap juga deh ke daerah Jabodetabek.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin...
      mungkin perlu diusulkan ke pihak Ojesy Mba :)

      Delete
    2. Eh, ada lho Mba di Jakarta, coba cek websitenya saja :)

      Delete
  15. duh kapan masuk ke bogor ya? aku langganan pake ojek online

    ReplyDelete
    Replies
    1. di Bogor ada Ojesy Mba, coba cek websitenya :)

      Delete
  16. Aaah kalau dulu waktu ke Semarang aku tahu ada ini, aku pakai ini deh kelilingnya (>_<)
    Di Mataram (Lombok) ada ojek syar'i tapi belum seperti ini sistemnya. Bagus banget nih. Terima kasih infonya mbak dan salam kenal :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal juga Mba Husnul, artinya kudu main lagi ke Semarang biar bisa mencoba layanan ojesy. hihi

      Delete
  17. Jadi tenang ya kalau ada Ojesy begini, aman dan nyaman.

    ReplyDelete
  18. ojesy sdh hadir dijakarta lho,bekasi,depok,tangerang,aq sdh 2x pake ojesy buat antar jemput anak,mo langganan ojesy in syaa allah...

    ReplyDelete

Terimakasih Telah membaca dan memberikan komentar di blog ini.

Mohon tidak menyematkan link hidup dan spam lainnya :)

Salam