Wednesday, 20 March 2019

Impian Menjelajah Wisata di Kota Solo

source: Dinas pariwisata Surakarta


Solo the spirit of Java_ Kota Solo tercatat menjadi 5 besar kota layak huni sejak tahun 2014. Survei kota layak huni tersebut dilakukan oleh Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia dan dilakukan dalam kurun waktu 3 tahun sekali.
Bagi saya, Solo ada kota impian sejak beberapa tahun yang lalu. Solo yang dinamis tanpa meninggalkan kearifan lokal dan budayanya. Meski terbilang dekat dari Semarang, tapi saya jarang mengunjungi Kota Solo untuk berwisata.
Kenangan tentang Solo yang paling berkesan adalah saat saya mengikuti musyawarah wilayah (musywil) Forum Lingkar Pena wilayah Jawa Tengah/ FLP Jateng. Waktu itu, saya mendapat kesempatan datang langsung ke musywil meskipun belum tercatat sebagai anggota FLP. Pasalnya, bersama teman-teman di Wonosobo ingin membentuk FLP sebagai sarana pengembangan literasi anak muda di sana. Saya berdua bersama seorang teman, menumpang bis ekonomi menuju Solo. Sampai di terminal Tirtonadi, kami menunggu jemputan hingga cukup lama. Namun penantian itu berbuah manis karena kami akhirnya bisa bertemu dengan penulis dan beberapa tokoh FLP.
Setelah itu, beberapa kali ke Solo tapi dalam rangka acara keluarga sehingga tidak ada waktu menjelajah tempat wisatanya.
Sampai sekarang, meskipun telah tinggal di Denpasar_salah satu dari 5 kota ternyaman di Indonesia_ tapi Solo tetap menjadi kota impian saya.
Oia, ada beberapa hal yang ingin saya lakukan jika memiliki kesempatan jalan-jalan ke Kota Solo. Yuk bahas satu persatu.

Bis wisata Werkudara
source: Dinas pariwisata Kota Surakarta

1. City Tour dengan Bis Werkudara
Saya mengenal bis tingkat Werkudara ini saat masih lajang, karena membaca kisah perjalanan wisata yang dimuat di majalah internal lembaga Amil Zakat tempat saya mengabdi. Sejak itu saya ingin sekali city tour di Solo dengan bis tingkat berwarna merah tersebut.
Sayang, sampai saya sudah memiliki 2 anak, keinginan itu belum terpenuhi. Nah, pasti menyenangkan sekali jika bisa jalan-jalan bersama keluarga dengan bis wisata.
 
Sky bridge Titronadi - Balapan
source: Detikcom
2. Mencoba Sky Bridge Tirtonadi – Solo Balapan
Jembatan penghubung antara Terminal Tirtonadi dengan stasiun Balapan Solo ini diresmikan dan mulai beroperasi sejak Juni 2017. Jembatan sepanjang 653 meter ini bisa dilewati dengan jalan kaki, dan praktis memangkas waktu serta ongkos untuk naik kendaraan umum.
Lumayan sih jalan kaki sejauh itu, tapi karena tempatnya tertutup jadi tidak terlalu panas saat melewatinya.
 
Masjid Agung di komplek Keraton Solo
source: Dinas pariwisata Surakarta
3. Berkunjung ke Keraton Surakarta
Keraton Surakarta adalah istana resmi Kasunanan Surakarta yang terletak di Kota Surakarta, Jawa Tengah. Keraton ini didirikan oleh Susuhunan Pakubuwana II pada tahun 1744 sebagai pengganti Istana/Keraton Kartasura yang porak-poranda akibat Geger Pecinan 1743.
Keraton ini juga berisi museum peninggalan kasunanan Surakarta. Beberapa event budaya diadakan di keraton. Namun setiap harinya juga menerima kunjungan wisatawan baik lokal maupun asing.

Pasar Klewer
source: Dinas Pariwisata Surakarta

4. Wisata Belanja di PGS dan Pasar Klewer
Saya punya kenangan yang cukup melekat di hati berkaitan dengan pasar Klewer atau pasar Kliwon Solo. Saat itu, usia Hasna, anak pertama saya kurang lebih 2,5 bulan. Kami nekat meminjam mobil mertua untuk pergi ke pasar Klewer dan belanja pakaian untuk kemudian saya jual secara online.
Tanpa informasi yang cukup dan tanpa koneksi kami ngubel-ubek pasar Klewer untuk mencari busana muslim yang cocok untuk dijual kembali. Seharian kami memutari pasar dan menjelajah dari satu toko ke toko lainnya. Kami juga bermuka badak dengan pandangan orang-orang yang melihat saya menggendong bayi belum genap usia 3 bulan. Bahkan ada seseorang yang dengan sinis berkata, “Bayi masih segitu ko dibawa panas-panasan di pasar.” Rasanya ingin menangis mendengarnya, karena dalam suasana yang panas dan lelah setelah memutari pasar.
Toko online yang saya kelola akhirnya vakum dan sekarang hanya menjual perlengkapan bayi dengan sistem dropship, barang dikirimkan langsung oleh supplier saya di Cirebon. Namun kenangan perjuangan di pasar Klewer masih lekat dalam ingatan.
Maka ketika ada kesempatan ke Solo, saya ingin sekali kembali menjelajah Pasar Grosir Solo (PGS) dan pasar Klewer. Bukan untuk kulakan pakaian, melainkan wisata belanja. Hehe.
Asal jangan sampai kalap, karena banyak pakaian anak dan dewasa dengan kualitas cukup bagus dengan harga miring.
 
Aktivitas pembatik di kampung Batik Laweyan
source: Dinas Pariwisata Surakarta
5. Wisata Budaya ke Kampung Batik Laweyan
Kampung batik Laweyan telah menjadi ikon batik Solo sejak abad ke-19. Di sini, hampir seluruh penduduknya bekerja sebagai pengrajin dan pedagang batik. Menyenangkan sekali jika bisa berwisata mengulik sejarah batik Solo, melihat proses pembuatan batik, juga membeli kain batik langsung dari pengrajinnya.
Itulah 5 agenda wisata yang paling ingin saya lakukan ketika berkunjung ke Solo. Selain itu, masih ada beberapa sahabat dan keluarga besar yang juga ingin saya kunjungi. Tentu, saya butuh memesan hotel untuk tempat menginap. Karena meskipun ada kolega, rasanya kurang nyaman jika harus menginap selama beberapa hari.
Jangan lupakan juga wisata kuliner dengan menu khas kota Solo, seperti nasi liwet yang tiada duanya. Niscaya liburan keluarga akan menjadi lebih sempurna.

Memilih hotel di Solo dengan penyedia layanan yang tepat

Memilih Hotel yang Tepat
Hal yang tak kalah penting selain tujuan wisata dan jadwalnya, saat akan merencanakan liburan ke luar kota tentu harus memperhatikan tempat menginap/hotel. Mencari hotel di Solo tidaklah sulit.
Pertimbangan dalam memilih hotel juga perlu diperhatikan matang-matang. Lokasi hotel dengan tempat wisata yang akan dikunjungi, ukuran kamar, ukuran bed yang tersedia, fasilitas yang disediakan hotel, termasuk kemudahan untuk mendapatkan makanan baik di dalam hotel maupun keluar di sekitarnya. Mencari hotel murah biasanya juga dilakukan agar bisa memangkas biaya akomodasi. Jika bisa memangkas biaya hotel, bisa dialihkan untuk biaya lain-lain atau saving untuk liburan selanjutnya.
Informasi mengenai hotel yang tersedia di Solo

Memesan Kamar Hotel lewat pegipegi
Jika akan berlibur, kita semakin dimanjakan dengan mudahnya memesan berbagai hal secara online. Mulai dari tiket untuk perjalanan baik melalui jalur darat maupun udara, kamar hotel pun bisa kita dapatkan dengan mudah dan harga bersaing.
Keuntungan memesan kamar hotel sebelum keberangkatan adalah kita tidak perlu lagi dipusingkan dengan urusan penginapan saat sudah sampai di kota tujuan. Hal ini akan sangat membantu dan memudahkan rencana perjalanan selanjutnya. Selain itu, dengan memesan jauh-jauh hari biasanya akan mendapatkan harga jauh lebih murah.
Pegipegi adalah situs layanan pemesanan online yang cukup direkomendasikan. Untuk mencari dan memesan kamar hotel, kita bisa menggunakan aplikasi maupun melalui web pegipegi.
Informasi dan ulasan yang lengkap tentang hotel di Solo

Pencariannya juga mudah sekali. Caranya, ketikkan kota tujuan pada kolom yang disediakan. Lengkapi dengan informasi mengenai tanggal check in dan check out, jumlah orang yang akan menginap dan jumlah kamar yang akan dipesan. Setelah klik ‘search’ akan muncul informasi mengenai hotel yang tersedia. Di setiap hotel yang ditampilkan dan bekejasama dengan pegipegi, terdapat profil hotel dan informasi tentang  fasilitas yang disediakan, harga, dan review dari pelanggan.
Review dan nilai dari pelanggan ini bisa menjadi acuan untuk menentukan hotel yang mana akan dipilih. Kita juga bisa mendapatkan harga menarik dan point reward untuk member. Untuk metode pembayarannya, bisa memilih m sesuai keinginan baik melalui transfer, kartu kredit, pembayaran di swalayan, internet banking, maupun cicilan.
Nah, apalagi yang dipikirkan? Ayok liburan! pastinya banyak sekali tempat menarik lainnya yang ada di Solo yang sangat cocok untuk wisata baik sendiri maupun bersama keluarga.
Semoga impian untuk menjelajah kota Solo dan sekitarnya bersama keluarga ini bisa terwujud dan berjalan sesuai itinerary-nya kelak. Aamiin.
Semoga bermanfaat,
Salam,

Friday, 8 March 2019

Pengalaman Pertama Keluarga Muslim Saat Nyepi di Bali



Asyiknya Menikmati Udara Segar Bebas Polusi

Assalamu’alaikum,
Pagi tadi saya membuka pintu dan jendela rumah dengan penuh kesyukuran. Saya hirup udara segar sebanyak-banyaknya, memuaskan diri menikmati udara setelah 24 jam bebas polusi. Alhamdulillah, merasa beruntung setelah melalui 24 jam di Hari Raya Nyepi.
Sebagai keluarga muslim, tentu kami tidak ikut merayakan, namun aturan adat banjar desa setempat harus kami patuhi sebagaimana yang menjadi kebiasaan di masyarakat sekitar.

Hiruk-pikuk Sebelum Nyepi

Setahun yang lalu, saat Nyepi tiba, suami saya telah kurang lebih 2 bulan merantau ke Pulau Dewata. Sementara saya dan anak-anak masih di Semarang mengurus berbagai hal untuk menyusul suami. Tepat di hari libur Nyepi, adik ipar menikah sehingga suami menyempatkan diri pulang. Praktis ia pun belum pernah merasakan bagaimana suasana Nyepi.