Friday, 2 December 2016

Bu Ifah, Bertahan Hidup Berkat Usaha Batik



Musibah Membawa Berkah
Jalan kehidupan manusia tak ada yang bisa menebak.  Berliku, menanjak, terjal, curam, atau hanya lurus saja adalah hal yang telah digariskan Tuhan sejak manusia ditiupkan ruh di dalam rahim ibunda. Pun dengan Ibu Siti Afifah,  seorang pegiat UKM di Kota Semarang. 
Jauh di masa lalu,  lebih dari 20 tahun sebelumnya, keluarganya adalah keluarga kecil harmonis dengan dua anak yang melengkapi kebahagiaan mereka. Meski sang Ibu bekerja membantu suami,  anak-anak tak pernah kehilangan kasih sayang dari keduanya.
Hingga ia putuskan untuk resign dari pekerjaannya di Balai Latihan Kerja (BLK) demi mengikuti suami yang dipindahtugaskan ke kota di Ujung Jawa Tengah. Mereka memulai hidup baru di sana. Meskipun ia tak lagi bekerja,  gaji suaminya yang seorang PNS telah cukup untuk membiayai kehidupan sederhana mereka. 
Malang tak berbau.  Suaminya mendapat tugas ke Jakarta selama 6 bulan dan ia menunggu dengan kesetiaan penuh bersama anak-anak.  Namun yang ia dapatkan adalah psngkhianatan dari laki-laki yang telah bertahun-tahun ia dampingi. 

Wednesday, 30 November 2016

Gara – gara Pokemon



Temans, sedikit bernostalgia yuk! Generasi 80-90an pasti ingat dong sama Pokemon. Iya, pokemon yang unyu-unyu dan terakhir sempat menghebohkan dunia dengan aplikasi pokemon go-nya.
Ngomong-ngomong soal pokemon, saya baru tahu saat kelas 6 SD. FYI saya lulus SD tahun 1999 :D. Masuk SMP, masih jamannya punya diary dengan gambar kartun unyu lengkap dengan gemboknya. Iya, seolah isinya top secret, padahal itu diary tiap hari muter di kelas, diisi sama teman-teman dengan pembukaan yang hampir sama: Hai, kenalin ya, namaku.. bla..bla..bla.. lalu bersambung ke biodata seperti mau ngisi CV untuk melamar kerja (bukan melamar kamu :D). Terakhir, dikasih pantun yang sudah dihafal oleh semua orang: Burung Irian burung Cenderawasih, cukup sekian dan terimakasih.

Monday, 28 November 2016

Menyepi di Umbul Sidomukti Semarang





Setelah kejadian kemarin siang, rasanya pengen melarikan diri dan menyepi ke tempat yang adem, ngepantai atau ke gunung malah lebih asyik lagi karena suasanya yang sejuk dan ijo royo-royo yang bikin mata makin seger.
Apa daya, weekend kemarin sudah full agenda jadi tidak bisa pergi kemana-mana. Gantinya, buka album foto lama aja deh, lihat-lihat pemandangan Umbul Sidomukti dan Cimory on The Valley yang nyegerin. Sambil baca novel detektif sementara si Kecil tidur pulas.
mm.. memangnya kemarin ada kejadian apa sih, yang bikin galau sampai sekarang?.. itu.. anu.. kemarin hasna hampir hilang. Hwaaaa...! jadi mewek lagi kan..  udah saya tulis ceritanya di sini sih..

Wednesday, 23 November 2016

7 Hal Tentang Zata Ligouw, A Multitalented Mom Blogger

Assalamu’alaikum, Temans... kali ini kita kenalan lagi sama rekan blogger yuk, sudah lama banget ya nggak menampilkan profil blogger keceh bin femes di blog ini. *duuh, sering siwer sama banyak hal nih, sampai terlupa* mmm... atau malah dilupakan? Nggak ding! Tapi emang sering dibiarin nanti-nanti. Maaf ye... *sungkem*
Kali ini kita kenalan sama Mama blogger yang kece abisss! Siapa lagi kalau bukan Zata Ligouw. Saya dan teman-teman blogger biasa menyapanya ‘Mba Zata’ nama lengkapnya Yasmin Zata Ligouw.
Awal perkanalan dengan beliau justru bukan dari komunitas blogger, tapi dari salah satu komunitas mama-mama kece *TUM*. Iyees! Kenalnya di instagram. Dan waktu itu melihat foto profilnya, saya pikir Mba Zata ini orang bule apalagi namanya tergolong asing di telinga. Rupanya orang Indonesia, meskipun memang ada keturunan gitu kalau nggak salah *nah malah nggak meyakinkan gimana ini?!*