Tuesday, 19 February 2019

Perhatikan Hal Berikut sebelum Mengajak Anak ke Bioskop



Menonton film di bioskop adalah salah satu cara yang mengasyikkan untuk menghabiskan waktu bersama keluarga di akhir pekan atau di hari libur lainnya. Selain sebagai sarana quality time bersama keluarga, kegiatan ini juga bisa menjadi bahan belajar untuk anak-anak. Terlebih lagi, bioskop umumnya berada di shopping center, sehingga dalam satu kesempatan bisa melakukan banyak kegiatan misalnya belanja bulanan, nonton, lalu makan bersama keluarga. Terdengar menyenangkan, ya!
Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengajak keluarga terutama anak-anak untuk nonton film di bioskop.

Pertama, Selektif dalam memilih tontonan
Pernah membaca tulisan seorang ibu yang mencak-mencak karena menonton film yang mengandung banyak kekerasan bersama anaknya? Seseibu tersebut pernah viral beberapa tahun yang lalu. Padahal intinya adalah si Ibu tidak memerhatikan peruntukan film yang ditonton tersebut. Film yang seharusnya untuk dewasa memang tidak cocok untuk anak.
Sayangnya, regulasi dari bioskop pun kurang, film untuk 17+ seharusnya remaja usia di bawahnya benar-benar dilarang untuk masuk. Untuk dapat menonton film-film tersebut harus menunjukkan KTP, misalnya.
Sebaiknya, jika akan mengajak keluarga untuk menonton bersama, pastikan memilih film untuk anak-anak atau film keluarga yang bisa dinikmati seluruh anggota.

Baca: 5 Kriteria Film Favoritku 


Kedua, Perhatikan usia anak
Membawa bayi/balita untuk nonton? Sebaiknya jangan, bersabarlah sampai sekian tahun ke depan untuk bisa membawanya nonton ke bioskop. Namun saya pernah melakukan kekonyolan ini, waktu itu saya penasaran dengan salah satu film islami yang diangkat dari novel. Berhubung film-nya romantis, saya ingin menonton bersama suami.
Waktu itu usia si Kakak baru 6 bulan, masih banyak tidur dan minum ASI. Saya berani membawanya karena yakin film tersebut tidak mengandung adegan dengan audio yang menggelegar dan dia akan tenang dalam gendongan. Selain itu, saya memakaikan jilbab untuknya, ditambah selimut untuk menutup kepala dan telinga selama di dalam bioskop.
Well, itu sepertinya pertama dan terakhir kalinya saya membawa bayi nonton. Meskipun semuanya berjalan lancar, namun hati kecil saya merasa bersalah terhadapnya. Setelah itu, beberapa kali saya nonton bareng teman-teman blogger dan komunitas namun si Kakak saya tinggal di rumah bersama ayah dan kakek/neneknya.

Ketiga, Kenali karakter Anak
Punya anak yang aktif dan suka berteriak? Atau anak yang kalem dan penurut? Kita sendiri yang lebih memahami karakter anak. Karena bioskop adalah tempat umum, kita juga harus menghormati kepentingan orang dan ikut menjaga ketertiban.
Jika dirasa anak yang diajak ke bisokop akan bertingkah yang mengganggu kenyamanan orang lain, sebaiknya tunda dulu sampai si Anak mau mendengarkan nasihat/aturan.
Beberapa kali mendengar curhatan teman yang kesal karena ia menonton film dewasa tetapi ada orang yang membawa anak. Malangnya lagi, si Anak berlarian ke sana ke mari dan sering berteriak atau berdiri di kursi sehingga menghalangi pandangan pengunjung yang duduk di kursi belakangnya. Untuk mengantisipasi hal seperti ini, sebaiknya mencari alternatif kegiatan lain untuk quality time bersama keluarga, ke kolam renang misalnya.
Lain cerita jika yang ditonton adalah film keluarga dengan pengunjung rata-rata membawa anak seusia. Ramai saat film tayang pasti akan dimaklumi.


Keempat, Booking tiket terlebih dahulu
Memesan tiket nonton terlebih dahulu akan memberikan banyak keuntungan bagi kita. Misalnya, kita akan mengagendakan untuk nonton film di Cinemaxx yang ada di kota tempat tinggal. Kita bisa memesan tiket Cinemaxx tersebut secara online. Pastikan sebelumnya kita juga sudah cek jadwal Cinemaxx ya, supaya bisa memilih film yang akan ditonton.
Keuntungan memesan tiket secara online, kita bisa memilih kursi ternyaman buat kita dan keluarga. Selain itu, tidak perlu antre di loket pembelian tiket. Setelah pembelian tiket, kita akan mendapat kode melalui email, dan kode bar inilah yang digunakan untuk masuk ke bioskop. Lebih mudah dan simpel, bukan? Apalagi jika membawa semua anggota keluarga

Kelima, Perhatikan kenyamanan anak
Membawa serta anak dalam kegiatan bersama keluarga adalah urusan yang susah-susah gampang. Saat mereka menemukan kesenangan, seolah lupa waktu dan segalanya. Namun sedikit saja mereka merasakan tidak nyaman atau hal yang membuat mereka bad mood, suasana akan berubah drastis seketika.
Membawa mainan, makanan kesukaan atau menciptakan suasana senyaman mungkin untuk mereka akan membuatnya betah beraktivitas termasuk nonton bioskop. Pastikan juga film yang dipilih adalah film yang mereka inginkan sehingga semua antusias untuk menonton.
Namun jika belum memungkinkan untuk menghabiskan hari libur dengan nonton film, kita bisa melakukan aktivitas lain di rumah seperti merapikan rumah, berkebun, memasak, dll.

Baca: Me Time Murah Meriah
Semoga bermanfaat,
Salam,


16 comments:

  1. Pemilihan konten tontonan apa yang akan dilihat memang penting banget itu kak

    ReplyDelete
  2. Mengenali karakter anak terlebih dahulu itu memang penting sekali

    ReplyDelete
  3. Wah ini nih yang paling penting. Booking tempat terlebih dahulu :D

    ReplyDelete
  4. Memperhatikan usia anak memang penting sekali ya. Jangan sampai anaknya masih kecil diajak nonton yang belum dia mengerti :D

    ReplyDelete
  5. Wah aku pingin banget nih kalau bisa menonton film bersama dengan keluarga, jadi bisa dengan adikku yang kecil hehe

    ReplyDelete
  6. Wah betul banget tuh tipsnya. Bisa dicoba tuh kalau mau ke bioskop dengan anak kecil hehe

    ReplyDelete
  7. Bagi tips bijak ajak gebetan ke bioskop dong, saya belum punya anak. Hehehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wkwkwkwk. Coba aja terapkan cara yang sama, sesuaikan usia.hehe

      Delete
  8. Aku jadi inget pas nonton Keluarga Cemara kemarin mbak. Ada ibu2 bawa balita. Selama di dalam si anak rewel banget nangis teriak-teriak. Dari situ aku jadi belajar, meski yang ditonton cocok untuk anak-anak, ya tetep harus perhatikan usia lah ya. Usia balita kayaknya bukan usia yang akan betah duduk diam selama lebih dari 1 jam. Harus lebih bijak jadi orangtua, biar anak nyaman, orang lain pun gak terganggu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, daripada ganggu yang lain mending ga nonton. Kecuali nontonnya bareng komunitas dan sudah sama-sama paham kalo ada anak-anak pasti rame 😄

      Delete

Terimakasih Telah membaca dan memberikan komentar di blog ini.

Mohon tidak menyematkan link hidup dan spam lainnya :)

Salam