Ganjel Rel Krez, Inovasi Kuliner Legendaris Kota Semarang

Ganjel Rel Krez, inovasi kuliner legendaris Semarang

Sejuta Kenangan dalam Sepotong Kue

Bagi warga Kota Semarang khususnya hingga yang lahir di tahun 80’an, pasti sangat mengenal dengan roti ganjel rel yang identik dengan makanan jadul khas Semarang. Umumnya, meski generasi X ke bawah tidak menyukai kue yang keras tersebut, mereka terpaksa mengenal dan memakannya karena menjadi tugas wajib saat MOS (masa orientasi sekolah).

Ganjel rel juga menjadi menu khas yang dibagikan saat dugderan. Dugderan, adalah tradisi perayaan menjelang masuknya bulan ramadhan. Biasanya dilakukan dengan kirab ‘warak ngendog’ sebagai ikon akulturasi budaya di Kota Semarang. Selain warak ngendog dan kesenian tradisional lainnya yang masuk dalam pawai, ganjel rel yang mewakili ikon makanan dengan filosofi keikhlasan hati menjelang ramadhan juga diarak dan dibagikan kepada pengunjung selepas serangkaian acara dugderan usai.

Sebelumnya, orang-orang kesulitan untuk mendapatkan kue ganjel rel dengan rasa otentik yang digunakan saat dugderan. Maka Masjuki sebagai produsennya pun memproduksi kue legendaris ini tidak hanya saat dugderan. Sekarang kita bisa memperolehnya dengan mudah saat merindukan kelezatan dan kenangannya, ataupun jika ingin menjadikan kue ini sebagai buah tangan.


Ganjel Rel Krez, kue kering citarasa jadul
Ganjel Rel Krez Dugderan

 

Inovasi Ganjel Rel Dugderan

Tak cukup sampai di situ, Faishal Aushafy, putra dari Pak Masjuki masih melanjutkan usaha beliau nguri-uri budaya Semarang. Selepas wafatnya ayahanda, Mas Sofi, sapaan akrabnya terus berinovasi dengan cita rasa ganjel rel khas Kota Semarang tersebut.

Beliau mencoba memproduksi Ganjel Rel Krez, yaitu ganjel rel dalam varian kue kering. Beliau masih mengusung merek yang sama yaitu Ganjel Rel Dugderan. Inovasi ini dimulai sejak tahun 2018. “Saya memulainya sejak ramadhan tahun 2018. Ide ini muncul bersamaan dengan pembukaan kedai kopi ‘tjapsantri’ yang berlokasi di Tlogosari. Dengan harapan, bisa menjadi peneman espresso, pengganti cookies yang memang sudah menjadi teman meminum espresso.” Ujarnya yang kini juga mengelola kedai kopi.

Tak dinyana, respon masyarakat terhadap produk baru tanpa meninggalkan cita rasa khas kuliner jadul tersebut sangat baik.

“Alhamdulillah, Responnya sangat di luar ekspektasi. Waktu itu iseng saja membuat status di facebook yang mengabarkan saya membuka PO varian  baru ganjel rel ini. Baru 40 menit saya membuat status, sudah sekitar 140-an toples yang terpesan. Pada saat itu, saya langsung menutup PO, karena takut tidak mampu memenuhi pesanan, karena memang sistem tekhnis pembuatannya belum ketemu iramanya seperti sekarang ini (2020),” tambah Sofi.


Ganjel Rel Krez

 

Alternatif Oleh-oleh khas Kota Semarang

Jika sebelumnya kita perlu banyak mempertimbangkan masa kadaluarsa ketika akan menjadikan kue ganjel rel sebagai buah tangan, kini kita tak perlu risau lagi dengan adanya ganjel rel krez yang lebih tahan lama.

“Karena teksturnya yang kering, tentunya ganjel rel ini bisa bertahan lebih lama dibanding yang versi basah. Ganjel rel krez ini bisa bertahan sekitar 3 bulan di suhu ruangan. Tapi, insya Allah pasti sudah habis disantap sebelum satu bulan.” Ujar Sofi sambil berkelakar.

Selain ganjel rel Krez, ia mengaku juga membuat inovasi lain tak berselang lama setelah launching kukis ganjel rel, yaitu Ganjel Rel Pie.


Ganjel Rel Pie Dugderan
Ganjel Rel Pie nan legit

“Kami ingin menghadirkan sensasi rasa legit dan manisnya ganjel rel dipadu dengan gurihnya adonan pie. Alhamdulillah, ganjel rel pie ini sudah kami bawa di pameran tingkat nasional dan reaksi masyarakat cukup membuat kami bahagia,” ungkapnya.

“Harapan ke depan, semua orang bisa membuat Ganjel rel sendiri. Kami tidak henti-hentinya mencoba menyalurkan ilmu cara pembuatan Ganjel rel ini. Insya Allah, pasca covid 19 ini, kami sudah digandeng beberapa instansi untuk kembali mengajarkan cara membuat roti ganjel rel kepada masyarakat. Harapan kami juga, semoga kelak Ganjel rel bisa benar-benar menjadi kudapan peneman kopi di seluruh kedai-kedai kopo di Semarang, yang mana hal tersebut menjadi pembeda dengan kedai-kedai kopi di kota lainnya,” pungkasnya.

Jika merindukan kue dengan taburan wijen ini (atau di Semarang sering disebut ‘roti’) tapi tidak ingin merasakan sensasi ‘seret’ saat memakan, ganjel rel krez dan pie ini bisa menjadi alternatifnya. Tak hanya itu, kita juga bisa memberikan pengalaman menarik untuk anak-anak supaya mereka tetap mengetahui kuliner legendaris kota Semarang dengan membuat sendiri si kue legit ini. Tak perlu pusing memikirkan bahannya, karena Toko bahan roti Masjuki juga menyediakan bahan pre-mix ganjel rel yang mudah untuk dibuat. Semoga keotentikan kue ini tidak lekang oleh zaman.

Semoga bermanfaat,

Salam,

 

Akun medsos Ganjel Rel Dugderan:

Instagram: @ganjelreldugderan

Web Landingpage: ganjelreldugderan.com

Facebook: Toko bahan roti Masjuki

No comments for "Ganjel Rel Krez, Inovasi Kuliner Legendaris Kota Semarang"