Tuesday, 4 June 2019

Ramadhan, Semoga Kita Bertemu Kembali


Ramadhan, Semoga Kita Bertemu Kembali
Doa dan Harapan Ramadhan 1440 H tahun 2019 M

Hilal syawal akan tiba hanya terbilang  jam lagi. Ramadhan akan beranjak meninggalkan kita. Haru, sedih, gembira membuncah di dada. Haru karena 30 hari hampir terpampaui, sedih karena harus berpisah dan menghadapi 11 bulan lainnya dengan nuansa yang berbeda dengan Ramadhan, juga gembira karena di bulan syawal banyak keluarga yang berkumpul setelah sekian lama tak bersua.
Sudahkah ‘bekas’ Ramadhan terpari dalam hatimu, Arin?

Sungguh, teramat sulit menjawab pertanyaan ini. Karena kalau boleh memilih, ingin rasanya menghadirkan suasana ramadhan juga di 11 bulan lainnya. Namun suasana berbeda di Ramadhan itulah yang selalu dirindukan, dan membuatnya menjadi istimewa.
Seyogiannya, setelah lulus dari madrasah Ramadhan selama 30 hari, kita akan menjadi pribadi yang lebih baik di hari-hari setelahnya. Semoga. Semoga istuqomah dengan amal ibadah harian, dengan target-target kebaikan yang tak terputus seperti halnya di bulan Ramadhan.
Ramadhan adalah bulan tarbiyah yang menggembleng setiap muslim. Maka lulus dari  ‘pesantren Ramadhan’ semoga kita menjadi seorang muslim yang tangguh. Seorang muslim yang teguh memegang prinsip islam tanpa perlu menegsampingkan urusan kemanusiaan.
Ramadhan, yang kami rindukan. Semoga kelak kita bertemu kembali dalam kondisi yang jauh lebih baik dari tahun ini.
Sungguh saya setuju, ketika seseorang melempar wacana, libur dan cuti bersama lebaran dialihkan untuk Iduladha. Sebagaimana di negara-negara lain (terutama di Arab) yang perayaan Iduladha lebih meriah dibanding idulfitri. Saat idulfitri mereka justru bersedih dan banyak introspeksi.
Jika tradisi idulfitri bisa dialihkan di iduladha, maka orang-orang tidak akan disibukkan dengan urusan lebaran terutama selama 10 hari terakhir. Sehingga bisa fokus beribadah dan menjemput lailatul qadar. Kita tidak akan disibukkan dengan membeli baju baru, menyiapkan makanan istimewa, dan sebagainya.
Iduladha dimana ada 3 hari tasyrik yang disunnahkan untuk menyembelih hewan Qurban. Semoga jika kemeriahan idulfitri berpindah di iduladha, akan semakin banyak daging qurban yang bisa dibagikan untuk mereka yang membutuhkan.
Ini hanya harapan. Mengingat tradisi mudik idulfitri di Indonesia telah mengakar. Tentu tak semudah itu untuk mengalihkannya.
Kapanpun waktunya, hanya berharap semoga kelak dipertemukan kembali dengan bulan Ramadhan dan mengisi setiap detiknya dengan ibadah. Aamiin.

No comments:

Post a Comment

Terimakasih Telah membaca dan memberikan komentar di blog ini.

Mohon tidak menyematkan link hidup dan spam lainnya :)

Salam