Monday, 13 May 2019

Cara Efektif Menghilangkan Jerawat


Cara Efektif Menghilangkan Jerawat


Wajah berjerawat itu, bikin keki, ya Temans!
Seperti saya nih, sejak kemarin muncul jerawat merah-merah di pipi, besar lagi. Parahnya, posisinya dekat hidung, bukan dekat telinga sehingga tidak bisa disembunyikan di balik jilbab.
Kali ini jerawat yang muncul karena perubahan hormon. Biasanya memang sebelum dan sesudah masa menstruasi selalu muncul 1-2 jerawat di jidat atau pipi. Sayang, kali ini munculnya lebih banyak.
Saya juga pernah punya pengalaman buruk tentang jerawat. Waktu itu saya mencoba salah satu merk kosmetik dan tidak cocok, ditambah stress menyiapkan pernikahan, muncullah jerawat besar-besar dan berisi seperti nanah di seluruh wajah. Sakiit kalau ingat itu, karena sampai sekarang masih menyisakan bekas hitam-hitam dan kulit tidak rata.

Sejak saat itu saya kapok mencoba berbagai merk kosmetik.
Nah, ingin tahu bagaimana saya mengatasi jerawat itu?

1. Periksa ke dokter kulit

Saat jerawat saya tumbuh subur seperti jamur di musim hujan, seorang teman menyarankan untuk segera periksa ke dokter kulit. Saya pun mengorbankan gaji saya untuk reservasi ke salah satu dokter yang direkomendasikan. Malam hari setelah terjebak di kantor, saya periksa ditemani seorang sahabat yang juga rekan kerja. Heroik sekali, 2 perempuan boncengan motor malam-malam menembus gerimis berbekal jas hujan bolong pinjaman.
Akhirnya setelah periksa yang hanya 5 menit itu, saya dibekali krim dan cairan pembersih wajah yang harus saya aplikasikan secara rutin. Tak mau rugi dengan banyaknya biaya yang saya keluarkan, sya pun rutin menggunakan kosmetik dari dokter tersebut sampai habis. Alhamdulillah, sekitar 2 bulan jerawat pun kering dan hilang sama sekali, tapi masih menyisakan bekas dan ‘lubang-lubang’ kehitaman terutama sekitar pipi (sampai sekarang masih ada bekasnya, sedih akutu).

2. Menggunakan bahan-bahan alami

Kadang saya tuh merasa kecil hati. Sudahlah kulit gelap, sensitif, ada bekas jerawat, dan sekarang masih mudah jerawatan juga. Hmmm.. Tapi akhirnya cuek, percaya diri saja dengan apapun yang dimiliki sambil belajar merawat diri terutama wajah.
Setelah kejadian tak mengenakkan soal jerawat, saya lebih memilih menggunakan bahan alami yang mudah saya dapatkan. Sebagai contoh adalah masker. Setiap saya beli masker baik masker liquid siap pakai maupun masker bubuk, pasti tersisa dan akhirnya terbuang sia-sia. Saya pun malas membeli lagi. Sebetulnya harusnya yang dibenahi adalah rutin/tidaknya saya menggunakan masker. Tapi dasar masih malas dan dengan alasan ada anak kecil,.sampai sekarang saya tetap jarang maskeran :P
Sejak beberapa waktu yang lalu menulis tentang manfaat kunyit, saya jadi cukup rajin maskeran sih, terutama menggunakan endapan air cucian dan kunyit bubuk. Ini ikhtiar saya untuk menghilangkan bekas jerawat, yakni menggunakan bahan-bahan yang bisa saya dapatkan dengan mudah di dapur. Aneka sayur, buah, madu, oats, bumbu dapur, yuk kita manfaatkan juga sebagai masker/scrub.

3. Lebih berhati-hati menggunakan kosmetik

Jika dulu saya mudah sekali tergoda iklan, sekarang saya lebih hati-hati dan cukup protektif untuk urusan kosmetik. Saya sudah merasa cocok dengan salah satu brand, maka saya coba konsisten menggunakannya dan tidak ingin mencoba-coba brand lain.
Sebenarnya untuk skin care sih disarankan dari berbagai merek juga ya, karena saling mendukung. Apalagi untuk skin care ala Korea. Tapi, saya sih belum pernah praktik. Masih belajar banget soal skin care.
Jadi, sekarang jika mau membeli kosmetik saya lebih jeli melihat komposisinya, apakah sudah label halal, atau adakah bahan berbahaya dan atau bahan yang meragukan, dll.
Semoga dengan ini jerawat tak balik lagi, hihi. Meskipun ketika menjelang dan setelah menstruasi, datangnya tak bisa dicegah.
Well, semoga bermanfaat,
Salam,

No comments:

Post a Comment

Terimakasih Telah membaca dan memberikan komentar di blog ini.

Mohon tidak menyematkan link hidup dan spam lainnya :)

Salam