Wednesday, 15 May 2019

Bau Mulut saat Puasa? Membaca Alquran Bisa Mengurangi Baunya


Bau Mulut saat Puasa? Membaca Alquran Bisa Mengurangi Baunya
pahami penyebab bau mulut saat puasa dan cara mengatasinya

Apa sih peyebab bau mulut saat puasa?
Pertanyaan ini sering terlintas di kepala banyak orang. Pasalnya, saat puasa ternyata mulut bau naga (padahal belum pernah tahu juga ya, bau naga seperti apa :P). Otomatis rasa percaya diri untuk berbicara dengan orang lain sedikit memudar, takut mengganggu lawan bicara.
Ternyata, penyebab utama bau mulut saat puasa adalah karena adanya bakteri di dalam mulut yang berkembang biak lebih banyak saat puasa. Sisa makanan, kotoran yang masih menempel di gigi dan rongga mulut, menyebabkan mulut semakin bau dibanding hari-hari biasa.

Sementara itu, ludah yang mengandung anti-bakteri hanya sedikit berproduksi karena kurangnya rangsangan. Saat kita makan dan minum, anti-bakteri tersebut akan terus berproduksi. Mulut menjadi kering, dan baunya semakin tajam.
Bagi orang yang memiliki masalah gigi, bau mulut saat puasa makin menyengat. Seperti saya, saat hari-hari biasa kadang kurang percaya diri untuk berinteraksi dengan orang lain karena sebagian gigi berkarang dan berlubang. Karang gigi dan gigi yang berlubang ini menjadi sumber bakteri yang menyebabkan bau mulut.
Beberapa cara bisa kita lakukan untuk mengurangi bau mulut, diantaranya:

Sikat Gigi setelah Sahur

Solusinya, saya rajin gosok gigi setelah sahur sekaligus membersihkan sela-sela gigi dengan benang gigi. Jika siang hari saya ada kegiatan di luar bersama banyak orang, saya hanya menyikat gigi tanpa pasta gigi sekadar untuk mengurangi bau. Namun jika seharian saya hanya di rumah, biasanya tidak menyikat gigi lagi di pagi/siang hari.

Membersihkan lidah

Sisa-sisa makanan akan tertinggal di lidah yang teksturnya memiliki banyak celah. Untuk itu, rajinlah membersihkan lidah terutama selama puasa (di malam hari dan setelah sahur). Membersihkan gigi bisa dengan sikat gigi ataupun alat khusus pembersih lidah.

Hindari tidur setelah sahur

Ini pengalaman saya sendiri. ketika bangun dari tidur setelah sahur, mulut terasa tebal dan air liur kental. Namun ketika saya tidak tidur setelah sahur, bau mulut tidak terlalu menyengat. Penyebabnya juga karena bakteri yang semakin banyak karena produksi air liur menurun.
Apalagi, beraktivitas setelah sahur akan lebih baik dibanding tidur, bukan? Meskipun bagi seorang ibu menyusui, akhirnya sering tergoda untuk tidur lagi saat menyusui bayi setelah subuh.

Memperbanyak minum air putih

Memperbanyak minum air putih setelah berbuka dan saat sahur akan bermanfaat bagi tubuh. Ini juga bermanfaat untuk mengurangi keringnya rongga mulut. Jika rongga mulut tidak terlalu kering, maka bakteri akan sedikit berkurang.

Hindari makanan yang menyebabkan bau mulut

Suka makan jengkol, pete, sambal bawang, dan makanan yang menyebabkan sisa bau lainnya? sebaiknya hindari mengonsumsi saat sahur. Tak masalah jika mengonsumsi saat buka puasa, karena ada cukup waktu untuk membersihkan sisa-sisa dan menetralisir baunya.

Perbanyak Membaca Alquran

Saat saya masih kecil, bapak mengatakan kalau ingin bau mulut berkurang dan jadi berkah, perbanyaklah membaca Alquran saat puasa. Saya pikir itu hanya cara bapak untuk mendorong saya memperbanyak tilawah Alquran. Ternyata ada benarnya juga, karena dengan membacar Alquran, mulut senantiasa bergerak sehingga sirkulasi udara dan merangsang produksi air liur menjadi lebih banyak.
Allahua’lam bish-shawab. Bisa jadi inilah salah satu hikmah dianjurkannya mengisi hari-hari selama bulan ramadhan dengan sebanyak mungkin berinteraksi bersama Alquran.
“Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah dan kitab yang menerangkan. Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keridhaanNya ke jalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus.” (QS. Al-Ma’idah : 15-16).
Semoga bermanfaat,
Salam,

No comments:

Post a Comment

Terimakasih Telah membaca dan memberikan komentar di blog ini.

Mohon tidak menyematkan link hidup dan spam lainnya :)

Salam