Monday, 29 April 2019

Tips Berburu Beasiswa Perguruan Tinggi



"Arin, ini ada form pengajuan beasiswa. Tolong diisi dan dokumen yang diperlukan dilengkapi."
Kalimat wali kelas itu membuat saya terhenyak seperti tak percaya.
Saat itu saya masih di bangku kelas 3 SMA, menjelang ujian nasional. Mimpiku sejak dulu adalah bisa melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi, lalu meraih mimpi menjadi seorang paramedis atau seorang guru. Namun mimpiku seolah kandas ketika bapak mengatakan sepertinya tidak mungkin bisa melanjutkan kuliah. Opsi yang bisa kuambil adalah bekerja selepas SMA atau masuk pesantren untuk mendalami ilmu agama.
Saat teman-teman di sekolah membahas harapan mereka tentang universitas impian, saya hanya bisa diam dan menepis bayangan tentang kuliah.
Itulah kenapa formulir dari wali kelas itu membuat mimpi-mimpi yang telah tertutup seolah menemukan celah kecil untuk menerobos ke langit.

Hari itu, saya pulang dengan perasaan membuncah bahagia. Setiap isian saya diskusikan dengan bapak.
"Bismillah, barangkali ini rezekimu," kata bapak sembari tersenyum.
Rupanya Allah mendengar doaku. Dari beberapa nama yang diajukan, saya menjadi 1 dari 2 nama yang lolos. Saya berhak untuk mendapatkan formulir mengikuti SPMB (Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru) dan sejumlah uang saku.
Saat itu, seleksi masih serba manual. Dan untuk mendapat formulir, kami harus antre di kampus tempat penyelenggaraan SPMB. Semuanya serba manual.
Ah, bukan itu yang ingin saya ceritakan. Kisah tentang perjalanan saya bisa kuliah bisa dibaca di sini: KULIAHGRATIS, WHY NOT?!
Alhamdulillah akhirnya saya berhasil mendapat beasiswa itu (namanya BMU (Beasiswa Masuk Universitas)). Lalu setelah berada di kampus, saya juga selalu berburu beasiswa supaya bisa bertahan.
Nah, sekarang saatnya saya berbagi tips mendapatkan beasiswa di perguruan tinggi. Simak ya, Temans! barangkali bemanfaat buat adik, keponakan, atau bahkan Kamu yang baca :)

1. Pertahankan prestasi di bangku SMA

Ini penting banget, karena beberapa seleksi beasiswa perguruan tinggi ditentukan berdasarkan nilai raport saat SMA. Misalnya beasiswa bidikmisi (tapi hanya untuk masyarakat kurang mampu yang berprestasi) atau beasiswa lembaga seperti dari lembaga Amil Zakat atau perusahaan lainnya.

2. Pastikan IPK minimal 3.0

Jika tidak mendapatkan beasiswa sebelum masuk kuliah, masih banyak peluang beasiswa untuk mahasiswa. Jika kuliah di Perguruan Tinggi Negeri (PTN), peluang beasiswa akan lebih banyak. Umumnya ada beasiswa prestasi akademik yang mensyaratkan IPK (Indeks prestasi Kumulatif) minimal 3.0.
Saya setuju bahwa mejadi mahasiswa adalah kesempatan untuk mengumpulkan pengalaman sebanyak-banyaknya. Kuliah bukan sekadar mengejar angka IPK, namun juga memperdalam soft skill sebagai bekal untuk hidup setelah keluar dari bangku kuliah. Saya merasakan sekali manfaatnya mengikuti organisasi dan berbagai kegiatan kampus. Justru pengalaman dari sana-lah yang lebih bermanfaat terutama saat terjun langsung di masyarakat.

3. Rajin Mencari informasi ke Bapendik dan internet

Informasi mengenai beasiswa umumnya ditempel di papan informasi atau di website kampus. Selain itu, bisa didapat dengan cara datang langsung ke bagian pendidikan (Bapendik), Kesejahteraan Mahasiwa (Kesma), atau apapun namanya untuk bagian yang menangani urusan beasiswa dan kemahasiswaan.
Beasiswa dari lembaga atau CSR instansi/perusahaan pun bisa diakses dengan rajin-rajin mendapatkan informasi melalui internet. Jangan lupakan juga informasi yang tersebar melalui teman atau grup whatsapp.

4. Siapkan portofolio dan berkas pendukung

Dapat informasi beasiswa dan kita yakin bisa meraihnya, namun waktu mepet dan berkas belum lengkap. Duh, jangan sampai kejadian seperti ini menimpa. Solusinya, siapkan berkas-berkas yang sekiranya dibutuhkan. Misalnya berkas seperti fotokopi KTP,  fotokopi KK yang dilegalisasi, fotokopi bukti pembayaran PBB, fotokopi rekening listrik, dll.
Beberapa beasiswa mensyaratkan juga adanya surat keterangan tidak mampu (SKTM). Nah, jika memang berasal dari keluarga yang mampu (baca: kaya), tak perlu berbohong demi mendapatkan SKTM dan beasiswa. Masih banyak peluang beasiswa yang tidak menggunakan SKTM.

5. Upgrade kompetensi diri

Meningkatkan skill dan kemampuan itu wajib banget. Bukan hanya sekadar untuk mencari beasiswa, namun untuk masa depan kita juga. semakin baik portofolio kita, semakin besar peluang untuk memperoleh beasiswa. Misalnya, bisa meguasai bahasa asing minimal Bahasa Inggris dan memiliki nilai TOEFL yang cukup tinggi, Kemampuan public speaking yang memadai, memiliki keterampilan, dll.
Untuk meningkatkan skill, bisa dilakukan dengan mengikuti kursus, training, pelatihan singkat, seminar, dll. Selain itu, belajar otodidak melalui buku pun juga sangat dianjurkan. Nah, kita bisa mendapatkan pelengkapan untuk menunjang upgrade skill kita melalui iPrice. Buku dan peralatan lain yang kita butuhkan bisa dipilih sesuai kemampuan budget kita.
Itu dia 5 tips untuk berburu beasiswa di perguruan tinggi terutama jenjang strata 1. Untuk S2, saya belum punya pengalaman berburu beasiswa. Mungkin ada yang mau menambahkan? Feel free to share!
Semoga bermanfaat,
Salam,

42 comments:

  1. Wah bener banget nih tipsnya. Buat kalian yang mau kuliah wajib baca nih

    ReplyDelete
  2. Mempertahankan nilai ketika di bangku SMA ini memang sangat penting ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya MBa, karena mau masuk perguruan tinggi juga berdasarkan prestasi pas SMA, meskipun nggak sepenuhnya

      Delete
  3. Mencari informasi sebanyak mungkin tentang kampus yang akan kita tuju itu sangat penting

    ReplyDelete
  4. Wah terima kasih kak atas tipsnya, sangat bermanfaat nih kak

    ReplyDelete
  5. Uprage kompetensi diri sendiri ternyata juga salah satu yang harus dilakukan ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. yup! biar jadi nilai plus di antara pesaing :)

      Delete
  6. Sekarang banyak info beasiswa bertebaran di dunia maya, tipsnya berguna banget nih buat yang baru-barusan lulus

    ReplyDelete
  7. Syarat mutlak ya minimal ipk 3.00 itu..jadi inget jaman kuliah dulu sempet dapet beasiswa juga lumayn mengurangi beban ortu buat bayar kuliah :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Zaman kita kuliah masih ada sih Dan yang minimal 2,75. khusus untuk PTN, beasiswa BBM. Tapi amannya memang minimal 3, apalagi sekarang

      Delete
  8. Keren, Mbak, bisa dapet beasiswa.
    Info kayak gini pasti manfaat banget buat yang pada nyari beasiswa. Bisa buat bekal juga yang pada mau lulus-lulus.

    ReplyDelete
  9. Masyaallah, selamat ya mendapat jalan untuk kuliah gratis. Usahanya tentu tidak mudah juga ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak bener-bener gratis seperti bidik misi sih Mbak... tetep alhamdulilah bisa dapat beasiswa :)

      Delete
  10. Nah bagus nih tips nya untuk yg sedang SMA akhir atau mahasiswa juga ya.. trims info tips nya,Arin.. insya Allah berguna nih .

    ReplyDelete
  11. Tipsnya mantap, dulu alhamdulillah dapat beasiswa, syaratnya melakukan tips nomer 2 hehehe

    ReplyDelete
  12. Emang kalo mau usaha, kesempatan itu selalu ada ya mbak.
    Apalagi jaman sekarang, informasi ada di mana-mana, tinggal kitanya mau nyari apa nggak.

    ReplyDelete
  13. Jadi inget jaman kuliah. Berburu beasiswa & jualan buat nambah2 uang saku di perantauan. Dulu beasiswanya minimal IPK 3.25 kalo ga salah. Lumayan jadi motivasi biar ga turun nilainya biar ga kehilangan beasiswa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi. iya Mba. jadi dulu aku rajin demo tapi juga kudu aware IPK minimal 3. Udah itu aja, ga ngejar cumlaude :P

      Delete
  14. Sekarang ada internet jadi cari info soal beasiswa mah gampang ya. Jadi inget dulu info2 kek gitu mentok di kampus tembalang anak bawah ga kebagian. Sekarang enak udah kumpul semua

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mba, dulu kalau main ke Tembalang nyempetin ke rektorat buat nyari info :D

      Delete
  15. tips berguna buat dedek-dedek yang mau pada masuk kuliah nih.. dan kalo untuk upgrade skill kayaknya wajib bagi semua ya. seru aja kan kalo dapet ilmu atau kemampuan baru

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul Mba SOvi, itu jadi nilai plus di antara pesaing :)

      Delete
  16. Pas banget nih Rin, di kampus si bungsu juga ada beasiswa yang bisa diambil mulai semester 3. Makanya aku suport banget buat dia agar bisa mencapai IPK minimal 3. Jenis beasiswa banyak, yg mengajukan sedikit. Semoga Naufal bisa mendapatkan salah satu beasiswa nya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin... semoga dapat beasiswanya ya Mba,,,

      Delete
  17. Bagus banget nih informasinya untuk adek2 yang berburu beasiswa. Aku dulu pas kuliah kok ya ga kepikiran untuk ikhtiar begini ya duuuhh.. ingat itu jadi malu pada orang tua nih. Mana dulu aku kuliah lulusnya lama pulak. :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Heheheh. Kalau nggak kesulitan biaya mah nggak apa-apa Mbak..

      Delete
  18. Menginspirasi banget ceritanya mb Rin. Makasih juga tips nya, semoga anak-anakku bisa niru, nih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin yaa Rabb.. Semoga bermanfaat Mba :)

      Delete
  19. Bagus mba infonya, aq jd pengen kuliah lagi. Ambil ilkom atau bahasa gt

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayok, kuliah sesuai passion pasti lebih menyenangkan :*

      Delete
  20. Aku jadi nyesel ngak mempersiapkan sejak dini ngincer beasiswa mba dulu hahaha.soalnya di sekolah ku dulu yang bisa dapet beasiswa orang ga mampu sama yang cerdas

    ReplyDelete
  21. Aku padamu mba. Keren babget bisa dpt beasiswa gitu ya. Aku jadi pengen kuliah S3 gratis nih. Kuliah lagi ga yaaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semangat Mbak... semoga diijabah ALlah.. :*

      Delete

Terimakasih Telah membaca dan memberikan komentar di blog ini.

Mohon tidak menyematkan link hidup dan spam lainnya :)

Salam