Jadikan Liburan Terbaikmu Nyaman dan Aman

Daftar Isi
Assalamu’alaikum, Temans,
Bagaimana aktivitas teman-teman di akhir pekan? Liburan bersama keluarga, liburan di rumah saja, atau malah makin bertambah pekerjaannya?
Hm.. apapun itu, kudu dinikmati dan disyukuri yes. Yang penting hepi, biar hidup makin cihuy! *apaansih*
Ngomong-ngomong soal liburan, kurang sip kalau nggak membahas traveling, ngetrip, jalan-jalan, atau apalah istilahnya.
Nah, pas banget juga pekan kemarin saya berkesempatan datang ke seminar yang diadakan oleh SunLife Financial dengan tema “Wujudkan Liburan Terbaikmu”. Begitu ada informasi seminar yang akan membahas ini, saya semangat dong buat daftar. Apalagi speaker yang didatangkan adalah travel blogger keren dari ibu kota, Mba Donna Imelda dan Momtraveller dari Semarang, Mba Muna Sungkar yang namanya pun sudah terkenal seantero nusantara.






Oia, awalnya acara bakalan diadakan di Mall Ciputra, di lantai dasar yang biasa dipakai untuk ekshibition. Berhubung animo para blogger semarang sangat tinggi dan yang mendaftar diluar ekspektasi, maka tempatnya pun dipindah ke Papandayan Meeting room hotel Horison Semarang.
Saya sebenarnya jadi maju mundur sih, karena kalau di meeting room dan saya bawa anak takutnya mengganggu yang lain, apalagi si kecil aktif sekali. Akhirnya memutuskan untuk tetap berangkat dan sejak sehari sebelumnya sudah sounding ke sikecil untuk tenang dan duduk diam di tempat acara. Tak lupa bawa mainan, lah.

Babyblogger antusias mengikuti acara :P
dok. pribadi
Eh, rupanya dia beraksi juga di tempat acara, untung bisa cepat dikondisikan karena rupanya rewel disebabkan kantuk. Maklum, siang hari biasanya jam-nya tidur. Fyuuh.. lega juga akhirnya bisa mendengarkan para speaker presentasi di depan sambil menahan punggung yang terasa mau patah gendong Hasna.
Acara dimulai oleh MC cantik yang suaranya cetar membahana dan kocak sekali, Mba Mayang Charisma. Dengar suaranya Mba Mayang ini, kantuk langsung hilang. Habis si Mba pinter banget bikin para peserta ketawa ngakak. Ada aja yang bisa dijadiin lelucon.
Tak kenal maka tak sayang, jadi kenalan dulu lah sama SunLife Financial sebagai pihak yang hari itu punya gawe. Bapak Ahmad Emir Farabi, yang akrab disapa Pak Fabi menjelaskan bahwa Sun Life memiliki komitmen untuk membangun Indonesia ke arah yang lebih baik. “Kami punya visi untuk memberikan kemapanan finansial bagi keluarga Indonesia,” lanjut Pak Fabi.
Tingkat kesadaran terhadap asuransi di Indonesia tergolong rendah, sehingga Sun Life berusaha untuk memberikan edukasi untuk menumbuhkan minat masyarakat terhadap asuransi, investasi, dan kewirausahaan. Langkah ini kemudian diwujudkan dengan menciptakan portal online Bright Advisor.

Suasana seminar
'Rencanakan Liburan Terbaikmu' bersama SunLife Indonesia
dok. pribadi
Bright Advisor adalah sebuah portal online yang dikembangkan Sun Life sebagai media penyedia informasi seputar asuransi jiwa, pendidikan, investasi, dan perencanaan keuangan. Bright advisor diciptakan untuk memberikan informasi dan menjawab pertanyaan dari seluruh user. Tenang, kalau Teman-teman buka dan tanya-tanya seputar asuransi, nggak bakalah dikasih istilah-istilah yang membingungkan. Dan yang terpenting, akses ke Bright Advisor ini free! Tidak harus menjadi nasabah Sun Life untuk bisa berkunjung dan bertanya. Cukup akses melalui http://brightadvisor.co.id/
Selanjutnya, yang kita tunggu banget nih, yaitu inti acara dari duo travel blogger keren. Yang pertama, oleh Mba Donna Imelda yang jauh-jauh dari Jakarta untuk sharing seputar pengalamannya menjadi seorang travel blogger dan travel writer. Mba Donna menyampaikan seputar pentingnya asuransi saat traveling.
Hm.. jujur saya baru melek banget soal hal ini ya setelah mendengar pemaparan dari Mba Donna Imelda di seminar bersama SunLife tersebut.
Ternyata, sebelum melakukan traveling, kita harus menyiapkan sebaik-baiknya. Yang paling utama untuk disiapkan adalah BUDGETING. Kenapa paling penting? karena jika tidak justru akan membahayakan masa depan kita sendiri. Nggak mau kan, jika karena bersenang-senang sejenak tapi kita menanggung akibatnya di kemudian hari.
Bagaimana agar kita punya dana untuk traveling?
Nge-trip saat ini bukan lagi menjadi hal yang jauh dari jangkauan, karena sekarang berubah menjadi kebutuhan. Ya, seperti halnya fisik dan otak kita yang terus-menerus dipaksa untuk bekerja, maka ia butuh untuk istirahat sejenak. Keluar dari zona dan rutinitas yang membelenggu selama berpekan-pekan, menikmati udara baru tanpa memikirkan pekerjaan, dan akhirnya akan kembali menatap tugas yang telah menanti dengan siap dan semangat penuh.
“Setiap bulan, buatlah pos-pos yang wajib kita bagi. Misalnya ada pos untuk charity (zakat dan infaq bagi orang islam), biaya pendidikan anak, kebutuhan rumah tangga, dll. Jangan lupa sisihkan juga dana khusus untuk traveling. Jika setelah terkumpul dan pada saat liburan ingin traveling ke suatu tempat, rencanakanlah liburan dengan budget yang sudah ada, sesuaikan dengan tabungan yang setiap bulan kita pos-kan,” kurang lebih begitulah yang disampaikan Mba Donna agar kita tetap bisa traveling. Jika dana memadai, tak ada salahnya traveling yang jauh, misalnya ke Luar negeri. Tapi jika dana terbatas, kita bisa memilih tempat liburan yang lebih ramah di kantong.
“Jangan sampai berhutang untuk traveling!” ini juga yang ditekankan oleh Mba Dona. Kadang kita suka lupa ya apalagi kalau punya credit card. So, bijaklah jika akan menggunakan kartu kredit untuk ‘membiayai’ perjalanan kita. Gunakan seperlunya untuk mempermudah transaksi, bukan menjadi alat pembayaran utama.
Duh, mendengar ini jadi langsung pengen jalan-jalan nih, hihi.
Gilirannya Momtraveler Muna Sungkar tampil ke depan. Bumil cantik ini bercerita pengalamannya traveling bersama anaknya, Nadia. Traveling bersama keluarga, tentunya butuh dana dan persiapan yang lebih matang dibandingkan menjadi solo traveller. Jika pergi sendirian bisa memilih ala backpacker, tapi jika bersama anak tentu harus lebih memperhatikan kondisi anak, meskipun tak menutup kemungkinan anak-anak pun bisa dibawa backpack-an.
Yang perlu kita perhatikan untuk traveling adalah kapan, kemana, dan berapa budget yang diperlukan.
Kapan kita liburan? Jika sendiri bisa saja saat weekend lansung meluncur ke suatu tempat tanpa perencanaan. Tapi bagi yang liburan bersama keluarga, harus benar-benar memastikan jadwal anak, suami, istri, pengasuh, dll.
Kemana? Pilihlah tempat yang ramah anak, kata Momtraveler yang akrab disapa Muna ini. Informasi mengenai tempat bisa kita dapatkan melalui situs atau informasi yang tersedia di dunia maya. Pastikan kita mendapatkan informasi hingga detail misalnya bagaimana transportasinya, tempat apa saja yang memungkinkan dikunjungi, harga tiketnya, dll.
Setelah fix menentukan tempat dan tanggal, kita juga harus menyusun itinerary, agar liburan kita teratur dan menyesuaikan dengan jadwal pesawat, kereta, atau paket tour yang akan kita ikuti terutama jika bepergian ke luar negeri.

Duo Maut, Donna Imelda dan Muna Sungkar
Credit Lestari
Bagaimana Agar Bisa Berhemat Saat Traveling?
Memang bisa traveling berhemat? Adanya mah traveling itu buang-buang duit!
Ada yang beranggapan seperti itu?
Bisa banget lho traveling dengan dana minim. Kita bisa memanfaatkan promo tiket pesawat, promo hotel, dll. Lumayan juga kan jika kita bisa menghemat biaya perjalanan, bisa kita alihkan untuk membeli oleh-oleh atau untuk kita tabung kembali dan digunakan untuk traveling selanjutnya.
Yang perlu diingat, jika membawa anak harus memperhatikan benar-benar kondisinya. Jangan sampai karena alasan mau berhemat malah menyebabkan anak sakit dan ujung-ujungnya anggaran membengkak. A big Noooo...!!
Tak kalah penting juga yaitu mengkondisikan anak dan membuatnya terus enjoy dalam perjalanan. Nggak asyik kan kalau ngajak anak jalan-jalan malah dia badmood, bisa-bisa rencana yang sudah disusun hancur berantakan. Tapi memang itulah risiko yang harus diterima jika traveling bersama anak. Gagal pergi ke suatu tempat bukan berarti liburan kita gagal kan? masih ada rencana B hingga Z menanti.
Hal kecil lainnya adalah packing! Saya nih paling malas kalau harus packing rapi-rapi. Pengennya brak-bruk aja apa-apa masuk koper. Lha kalau kita perginya naik pesawat? Harus efisiensi banget-banget kan, jangan sampai harus membayar kelebihan bagasi. Duh, harus belajar packing dan prioritas membawa barang nih.
Traveling itu banyak sekali manfaatnya. Mulai dari quality time bersama keluarga, menguji kerjasama suami istri, menguji perencanaan keuangan, menciptakan kenangan indah bersama anak, dan akan membuat kita menjadi orang yang bersyukur.
“Traveling, it leaves you speechless, then turns you into a storytaller”
Quote dari Ibnu Batutha ini sangat saya suka dan menjadi inspirasi untuk berjalan di muka bumi dan berbagi kisah perjalanannya.
 “Liburan tidak harus mahal” begitu yang disampaikan oleh kedua speaker. Saya sepakat sekali! Liburan bagi saya dan keluarga adalah jalan-jalan bersama, menikmati waktu bersama yang terkadang sangat sempit. Tak perlu jauh-jauh, cukup menjelajah tempat yang dekat yang tak perlu menginap. Akhir-akhir ini saya lebih senang memilih wisata alam karena harga tiketnya lebih terjangkau. Kita pun bisa membawa bekal dari rumah sehingga tidak perlu keluar budget lagi untuk membeli makanan.
Irit banget, sih!
Why not?! Terkadang bahkan hanya sekedar jalan-jalan sore menonton kereta api lewat lalu pulangnya mampir membeli mie ayam atau es campur pinggir jalan pun sudah bikin fresh dan cerita si kecil sepanjang jalan pulang, “Liat eta (lihat kereta)” lalu bernyanyi bersama “Naik kereta api tu.tut.tut....”
Nggak apa ya kita liburan irit dulu, semoga kelak bisa liburan jauh berkeliling Indonesia dan dunia. aamiin..

Selalu tak ketinggalan moment untuk wefie
Credit Lestari

DREAMING.PLANNING.SAVING.TRAVELLING.WRITING. itulah beberapa hal yang saya dapatkan dari seminar bersama Sun Life Indonesia. Memimpikan untuk traveling, merencanakannya sebaik mungkin, menyiapkan dana untuk mewujudkannya, membuat asuransi perjalanannya, traveling, lalu membagikannya lewat tulisan.

Senangnya bisa berfoto bersama travel writer keren Mba Donna Imelda
credit Lestari
Siap untuk traveling? Jangan lupa rencanakan liburan terbaikmu dan buatlah proteksi perjalanannya.
Semoga bermanfaat,
Salam,

10 komentar

Terimakasih Telah membaca dan memberikan komentar di blog ini.

Mohon tidak menyematkan link hidup dan spam lainnya :)

Salam
Comment Author Avatar
3 September 2016 pukul 02.49 Hapus
Kalau naik pesawat masih bisa brakbruk mbak, yg repot kalo naik bus, ekonomi pula.. bawa koper gak ada tempat, pake tas ransel gak muat. Ya udah deh gak jadi jalan-jalan, lebih hemat, ahahah,

Itu quote, dreaming, planning, saving, travelling, writing, blogger banget ya? Wkwk, setelah writing trus job reviewing, :p
Comment Author Avatar
8 September 2016 pukul 22.37 Hapus
asyik dong dapat job review :D

Yuk Mba, kapan kita jalan bareng kemana? :P
Comment Author Avatar
3 September 2016 pukul 08.51 Hapus
Ciye, ada Mba Muna. Liburan aku pengen #ngelirik bayi Nasya
Comment Author Avatar
8 September 2016 pukul 22.38 Hapus
Ayo Mba, liburan nunggu dedek Nasya gedean dikit lah..
Comment Author Avatar
3 September 2016 pukul 23.41 Hapus
Pengen bisa traveling ke sana ke mari, tapi apa daya disuruh di rumah mulu :D
Comment Author Avatar
8 September 2016 pukul 22.42 Hapus
Bumil sabar dulu.. ntar kalo si dedek sudah njedul dan gedean dikit.. jalan2 berempat :)
Comment Author Avatar
6 September 2016 pukul 05.32 Hapus
Suka dengan paragraf terakhir, dreaming, planning, saving, traveling and writing. Siiippp....
Ayo kita pelesiran....
Comment Author Avatar
8 September 2016 pukul 22.45 Hapus
Aaah.. makasih banget Mba..
Iya, itu kata2 inspired by Mba Donna loh.. :)
Comment Author Avatar
6 September 2016 pukul 14.25 Hapus
Eh sebenarnya ikutan acara beginian juga termasuk liburan deh ya bagi saya. Yang penting mah pergi dan keluar dari rutinitas. Kayak Mbak Donna, suka banget sama paragraf kedua yang terakhir.
Comment Author Avatar
8 September 2016 pukul 22.46 Hapus
Iya Mba, aku juga gitu.. biar selalu berasa jalan-jalan kalau kemana-mana :D
Link Banner Link Banner Link Banner Link Banner Link Banner Intellifluence Logo Link Banner