Alternatif Jalur Mudik/Balik dan Wisata Semarang - Bali PP

Daftar Isi
Alternatif mudik dan wisata ke Bali dari Semarang dan sekitarnya

Assalamualaikum, Temans. Buat yang mudik, pasti sudah kembali ke tempat masing-masing, ya? Semoga segala kerepotan (baca: keseruan) yang dialami selama mudik, menjadi pahala buat Temans dan keluarga, berkah selalu. Aamiin.

Alhamdulillah, kami bisa mudik ke Semarang dan Wonosobo, meskipun saya dan anak-anak ditinggal di Semarang dulu sampai suami bisa jemput lagi.

Tiap mudik, biasanya suami merancang itinerary kasaran dan jalur mana yang efektif dan efisien untuk kami ambil. Maklum, masih jadi kaum mendang-mending, jadinya biasanya pilih yang lebih hemat atau menyesuaikan kondisi.

Nah, kalau di sini ada yang tertulis dari Denpasar atau sebaliknya, silakan disesuaikan, ya. Intinya skenario yang dibuat ini untuk pulang/pergi Denpasar - Semarang.

Skenario Jalur Mudik/Balik Denpasar - Semarang PP

Beberapa skenario mudik di bawah ini sudah pernah kami coba, ada juga yang belum. Mudik Denpasar - Semarang - Wonosobo itu sebenarnya nggak jauh-jauh amat dibanding teman-teman perantau yang bahkan kalau mudik lewatin 2-3 pulau. Tapi ya gitulah, tetap aja namanya MUDIK. Apalagi rombongan kami berjumlah 5 orang, sudah lumayan banget jumlahnya. 

Nah, ini dia simulasi mudik/wisatanya:

1. Pesawat Denpasar - Semarang PP

ini opsi pertama, tapi bikin nangis karena harga tiket pesawat lokal yang gila banget harganya. Hari normal aja rata-rata 1,5 keknya, pokoknya di atas 1,2 lah. Cuma sekali kami pakai opsi ini, waktu pertama kali boyongan ke Denpasar, tahun 2018. Waktu itu masih dapat harga promo @750K pakai Garuda, dan baru bertiga yang bayar tiket full karena anak kedua masih umur 5 bulan.

Direct flight Denpasar - Semarang PP harganya selalu mahal kemungkinan karena tidak seramai daerah lain. 

Perkiraan biaya: +/- 3.000.000/orang

2. Mlipir via Solo dengan Pesawat+ Bus/travel 

Waktu harga tiket Dps -Soc di bawah 500K, seneng banget bisa mudik naik pesawat via Solo dan lanjut naik bus. Yang nggak mau naik bus bisa pakai travel/nyarter mobil, udah kurang lebih 2-3 jam perjalanan sampai Semarang. Kalau mau dijemput anggota keluarga pun, jaraknya sudah terbilang dekat karena bisa melalui tol Semarang - Solo.

Perkiraan biaya: +/- 2.000.000/orang 

3. Mlipir via Jogja dengan pesawat+ bus/travel

Opsi ini belum pernah kami coba. Sepertinya bakal mudah dengan jalur ini kalau mudiknya ke Wonosobo dulu. Sampai Jogja (YIA) naik travel ke Wonosobo. YIA berada di Kabupaten Kulonprogo yang relatif lebih dekat melalui jalur alternatif ke Wonosobo.

Atau bisa naik kereta bandara ke Kutoarjo. Dari Kutoarjo lanjut naik bus atau nyarter mobil ke Wonosobo.

Kalau mudiknya ke Semarang dulu, lebih mudah opsi lewat Solo. Kecuali tidak membawa banyak barang dan berniat untuk berwisata dulu di Jogja. Urusan barang pun sebenarnya mudah, bisa dititipkan via ekspedisi atau bus/travel. 

Perkiraan biaya: +/- 2.000.000/orang

4. Naik pesawat Dps-Sub lanjut kereta ke Semarang

Cara ini sudah beberapa kali kami coba. Lumayan banget menghemat waktu tempuh, biayanya masih lumayan juga sih, terutama kalau dapat tiket pesawatnya udah harga lebaran (kalau belum dapat harga paling mahal, selisih nggak jauh dari naik bus). 

Dari Denpasar pagi, maghrib sudah sampai Semarang.

Sejauh ini, skenario ini yang paling nyaman dan waktu tempuhnya juga cukup singkat. Apalagi di Surabaya kami bisa silaturahmi dulu ke rumah saudara meskipun sebentar.

Perkiraan biaya: +/- 1.500.000/orang

5. Naik bus sampai Gilimanuk, lanjut Kereta Blambangan Ekspres Ketapang - Semarang 

Ada trayek bus Dps-Gilimanuk PP yang bisa di-booking dulu (Bus Sehati) atau bisa langsung/go show (dengan risiko tak pasti dapat kursi dan harga lebih mahal). Tarif bus Sehati 50 ribu/orang jika sudah booking. Bus-nya ber-AC yang relatif lebih nyaman dibanding bus/travel dengan trayek yang sama.

Dari Gilimanuk, menyebrang pakai very sampai Ketapang. Oh ya, menyeberangnya sebagai pejalan kaki, dengan tarif 10 ribu/orang, dan beli tiket via website/aplikasi sebelum sampai di Pelabuhan. Jadi nanti masuk pelabuhan tinggal scan dan cetak tiket saja. 

Biayanya lebih hemat kalau pakai kelas Ekonomi, tapi agak riweuh karena harus jalan dari pelabuhan - stasiun. Jalan kakinya nggak terlalu jauh tapi cukup repot kalau bawa barang banyak. Bisa disiasati dengan pakai jasa porter dan becak untuk menuju stasiun dan sebaliknya. 

Part mudik naik kereta ini sepertinya lebih seru diceritakan di blogpost lain, biar lebih detail.

Keunggulannya, cara ini perjalanan lebih santai, tapi waktunya jadi lebih lama, kurang lebih 24 jam karena menyesuaikan jadwal bus dan kereta.

Perkiraan biaya: mulai +/- 1.000.000/orang

6. Naik Bus Dps-Srg

Kalau nggak mau ribet tapi sabar dengan jarak tempuh yang cukup lama, naik bus opsi yang paling pas. Ada pilihan kelas bus, eksekutif dan suite (sleeper bus).

Lumayan nyaman duduknya. Tetep aja, naik bus kurang lebih 17 jam apalagi sambil jagain bocah, badan pegel luar biasa. Wkwkwkwk. Sebagai emak-emak bawa batita, yang dikhawatirkan saat naik bus adalah, gimana kalau di toddler pu* bukan saat bus istirahat 😨

Sayangnya, tiket bus juga nggak murah-murah amat, apalagi kalau sudah kena harga tertinggi musim liburan dan lebaran.

Perkiraan biaya: +/- 800.000/orang (kelas eksekutif) dan 1.200.000/orang (sleeper bus)

7. Road Trip

Opsi ini juga belum pernah kami coba, karena belum punya kendaraan sendiri. Kalau mau rental mobil, biayanya cukup besar juga untuk dibawa ke Jawa.

Sebenarnya pengen banget bisa road trip, selain biayanya lebih terjangkau (tapi keknya beralih ke biaya perawatan mobil, deh, kalau punya mobil 😆😆) bisa sambil silaturahmi juga ke teman/saudara yang dilewati jalur. Kebetulan ada saudara di Banyuwangi (Kalibaru) dan Surabaya.

Ini salah satu alasan yang bikin kami pengen banget punya mobil yang bagus dan nyaman, biar mudik lebih leluasa 🤗

Perkiraan biaya: +/- 4.000.000 (untuk bensin, toll, penyeberangan)/armada

Ada saudara dan teman yang pernah roadtrip Jakarta-Bali dan Semarang-Bali mengaku menikmati perjalanan dan worth banget untuk roadtrip. Jalurnya pun ramai dan relatif aman.

Itu dia alternatif kalau Temans mau ke Bali dan masih menimbang-nimbang pilihan moda transportasi dan jalur mana. Pastinya setiap pilihan dan kelebihan dan kekurangannya. Kalau buat saya pribadi, saat ini yang paling nyaman dan biayanya menengah adalah naik sleeper bus dan pesawat via Surabaya + kereta Sby-Srg.

Semoga alternatif jalur mudik dan wisata ini bisa jadi inspirasi buat Temans semua.

Semoga bermanfaat,

Salam,

*PS: untuk perkiraan biaya, hanya gambaran kasar saja, karena harga tiket semua moda transportasi berubah-ubah.

2 komentar

Terimakasih Telah membaca dan memberikan komentar di blog ini.

Mohon tidak menyematkan link hidup dan spam lainnya :)

Salam
Comment Author Avatar
Anonim
25 April 2024 pukul 04.27 Hapus
Klo udh smp Yogya mau ke wsb, lgsg aj pke travel mba...
Ga perlu ke kutoarjo dl
Krn jogja wsb 2jm prjlnan lwt silento
Kutoarjo wsb jg 2jm prjlnan

Afwan
Comment Author Avatar
25 April 2024 pukul 14.48 Hapus
Oh, Nggih, terima kasih masukannya.
Baru ingat kalau YIA itu itu di Kulon Progo dekat Glagah.
Nanti saya tambahkan.
Link Banner Link Banner Link Banner Link Banner Link Banner Intellifluence Logo Link Banner