Quality Time dengan Games Online, Why Not?!

Daftar Isi
ALternatif kegiatan menyenangkan bersama keluarga

Anak-anak suka main game online? Wajar, ya karena memang menyenangkan. Tak hanya anak-anak, orang dewasa pun menyukainya. Terlebih e-sport saat ini masih naik daun dan digemari di seluruh dunia. Tak pandang usia, banyak juga yang mendulang materi dari kegiatan ini, seperti siaran langsung main gim daring.

Pentingnya Quality Time Keluarga

Quality time adalah waktu yang kita habiskan untuk memberikan perhatian penuh kepada orang-orang yang kita sayangi. Di mana saat bersama keluarga, pasangan, sahabat, tidak ada gangguan dari hal lain pada saat yang bersamaan.

Quality time terbukti sangat bermanfaat bagi seluruh anggota keluarga. Di antaranya, menunjukkan kepedualian antar anggota keluarga, mengurangi stres, menjaga kesehatan mental, meningkatkan kesehatan fisik, dll. Seyogianya setiap keluarga selalu mengalokasikan waktu untuk quality time keluarga agar bonding antar keluarga makin erat. 

Kondisi pandemi ini membuat keluarga semakin banyak memiliki quality time? Kenyataannya tidak semuanya. Hal ini menjadi relatif dan berbeda bagi setiap orang. Ada yang justru malah terjebak dengan gadget masing-masing. Dekat tapi jauh, karena sedang berkumpul dengan keluarga di rumah tapi masing-masing sibuk dengan aktivitasnya di dunia maya di luar pekerjaan utama.

Bagaimana jika gadgetnya dijadikan sarana quality time? Nah, ini bisa menjadi solusi yang tepat. Salah satu yang bisa dilakukan adalah bermain game online bersama keluarga. 

Banyak kasus anak yang kecanduan gim daring, oleh karena itu saat memilih kegiatan satu ini sebagai alternatif quality time keluarga, orang tua harus benar-benar memantau dan memilihkan games yang ramah untuk mereka. 

Tips agar Anak Tidak Kecanduan Main Games Online

Banyak orang tua mengeluhkan anaknya kecanduan games online. Ada yang penyebabnya karena kurang pengawasan, karena ikut-ikutan teman, akses internet tal terbatas dan tanpa aturan, dll. 

Saat anak merasa jenuh dengan aktivitasnya dan mendapatkan tempat nyaman dengan bermain game tanpa pengawasan, itulah masalah utamanya.

Jadi, sebagai orang tua harus memantau aktivitas anak. Dipantau aja bisa kecolongan apalagi nggak, yekan?

bagaimana agar anak tidak kecanduan games online
ilustrasi. sumber: Canva

Nah, Berikut Cara Agar Anak tidak kecanduan bermain gim daring:

1. Selalu Dampingi Anak

Mendidik anak memang harus tarik ulur, fleksibel macam karet. Saya masih kadang terlalu kaku, kadang terlalu lentur, belum bisa mengikuti alur tarik ulur yang pas.

Paling tidak, untuk urusan bermain gim online atau screen time lainny, berusaha untuk mendampingi dan memantau.

Mau tak mau memang harus membiarkan anak mengikuti arus teknologi, tapi usahakan jangan sampai terseret terlalu jauh.

2. Beri Batasan Waktu

Memberi batasan waktu atau jadwal untuk screen time anak menjadi hal yang tak kalah penting. Kami biasanya membatasi maksimal 30 menit untuk 2 anak ketika weekdays dan bisa menjadi 2 sesi ketika weekend.

Jika anak tidak dibiasakan dengan aturan waktu menonton/main gim, ia pun akan terbiasa di depan layar dan makin lupa waktu.

3. Buat Kesepakatan Games Mana yang Boleh dan Tidak

Kebiasaan anak bermain games online bisa membawa dampak dalam kehidupan sehari-hari. Untuk itu orang tua perlu membuat kesepakatan dengan anak mengenai jenis games yang boleh dimainkan dan tidak. 

Umumnya memang games tersedia secara online dan bisa diakses oleh siapa saja tanpa memandang usia. 

4. Biasakan Memberi Teladan

Anak cenderung meniru perilaku dan kebiasaan orang tuanya. Jika orang tua terbiasa bermain games tanpa kenal waktu, maka anak pun akan menirunya atau minimal punya alasan untuk menolak ketika screen time-nya dibatasi.

Bagaimana dengan orang tua yang bekerja di ranah digital dan sehari-hari harus berkutat di depan layar? Tentu hal ini pun harus dikomunikasikan dengan anak-anak. Sampaikan bahwa orang tua berlama-lama di depan gagdet adalah untuk bekerja, bukan untuk mencari hiburan.

5. Pilih Games Edukatif atau Games Ringan

Alih-alih mengekang anak dengan larangan main games apapun, berikan games edukatif kepada mereka. Kita bisa menyesuaikan dengan minat/bakat anak atau supaya kita bisa push untuk skill yang perlu ditingkatkan.

Math games, logic games, art games, dan lain-lain bisa menjadi pilihan kita dan win-win solution. Anak senang karena bisa main, orang tua pun tenang karena anak belajar sambil bermain.

Home page plays.org, situs penyedia games online

Rekomendasi Games Online untuk Quality Time Keluarga

Di mana kita bisa mendapatkan berbagai macam games online yang aman?  Saya berikan rekomendasi ya... situs yang menyediakan ratusan games online adalah plays.org 

Saya sudah ubek-ubek situs ini dan menemukan berbagai jenis games mulai dari yang cocok untuk orang dewasa, games edukasi, sampai yang bisa dimainkan oleh anak-anak dengan pendampingan orang tuanya. Beberapa games yang disukai anak-anak saya adalah math games dan games Virtual Xypophone, serta Games berjualan di kafe “Penguin Cafe” yang termasuk dalam Simulation Game. Anak-anak bisa bermain role play di sini. 

Games edukatif di plays org
Games favorit anak-anak

Keunggulan Situs Games Online Plays.org

1. memiliki ratusan pilihan games

2. Bisa diakses melalui browser maupun aplikasi 

3. Gratis, bisa diakses tanpa membayar biaya berlangganan

4. karena banyaknya pilihan permainan, orang tua bisa memilihkan yang tepat untuk anak-anak

5. Banyak games edukasi, simulasi, dan games ringan yang cocok untuk keluarga

Jadi, sangat bisa ya, kita menjadikan games online sebagai sarana untuk quality time keluarga, dengan catatan kita melakukannya dengan bijak dan anak-anak tetap di bawah pengawasan orang tuanya. 

Selamat berakhir pekan dan memaksimalkan waktu bersama keluarga!

Semoga bermanfaat,

Salam, 

1 komentar

Terimakasih Telah membaca dan memberikan komentar di blog ini.

Mohon tidak menyematkan link hidup dan spam lainnya :)

Salam
Comment Author Avatar
25 September 2021 pukul 09.21 Hapus
Wah mantap ini jadi game tidak hanya berdampak buruk, tetapi juga bisa dimanfaatkan dengan bijak untuk menjalin kebersamaan keluarga.
Link Banner Link Banner Link Banner Link Banner Link Banner Intellifluence Logo Link Banner