Tips Hemat Percantik Dapur Sederhana

Daftar Isi
tips irit percantik dapur sederhana
Ilustrasi, sumber Pixabay

Memiliki dapur yang cantik, nyaman dan sophisticated adalah impian setiap perempuan. Sayang, terkadang impian tak seindah harapan.

Tak perlu berkecil hati, kita bisa mempercantik dapur sederhana yang kita punya. Meskipun hasilnya tentu tidak bisa dibandingkan dengan dapur yang memang sudah cantik dari sono-nya. Paling tidak, bisa menyulapnya menjadi lebih indah dipandang, setidaknya untuk kita sendiri dan seluruh penghuni rumah.

Dapur yang cantik, rapi, dan nyaman bisa membuat ibu bahagia. Kita pasti setuju, jika ibu bahagia maka anak-anak dan keluarga pun bahagia.

Inilah Tips Mendekor Dapur Sederhana

Oke, langsung saja saya bahas tips percantik dapur sederhana berdasarkan pengalaman saya sendiri.

1. Kenali Kondisi Dapur

Salah satu hal yang membuat saya mantap memutuskan untuk mengontrak di rumah petak 2 kamar ini adalah dapurnya yang cukup lapang. Cukup lapang di sini maksudnya jika dibandingkan dengan kamar kos kami sebelumnya, atau dibanding desain rumah petak lainnya.

Sebenarnya, ukurannya hanya kurang lebih 2,5 m x 2 m. Dapur ini sangat sederhana, hanya ada washtafel dan tempat kompor. Bawahnya tidak memiliki penutup dan tidak ada kitchen set sama sekali.

Dulu kami tidak pernah memikirkan masalah estetika, karena saat membeli perlengkapan dapur hanya memikirkan fungsi dan cukup dengan budget. Setelah hampir 3 tahun menempati rumah dan kemungkinan akan tetap di sini dalam jangka waktu yang belum ditentukan, saya mulai memikirkan untuk merapikan.

Oh ya, di dapur ada meja yang dulu dibeli suami karena kasihan bertemu dengan penjual meja yang belum laku sejak pagi. Jadilah meja itu menjadi tempat meletakkan berbagai barang. Kolong bawah meja juga dimanfaatkan untuk menyimpan barang-barang di dalam kontainer plastik dan dus.

Bisa dibayangkan betapa tidak rapinya dapur kami. Selain meja, rak piring yang saya gunakan adalah rak tempel ukuran kecil yang biasanya dipakai di kamar kos.

Barang-barang berserakan di meja, apalagi jika anak-anak usai 'berkreasi' dengan barang-barang di dapur.

Ikhwal mempercantik dapur ini pernah saya sampaikan ke suami, dan berencana untuk membuat kitchen set sederhana. Namun setelah dipikirkan kembali, kami takut temboknya tidak kuat. Yup! Temboknya terbuat dari batako dan sesekali ada kerikil-kerikil yang jatuh dari atas dan membuat kami ragu-ragu untuk menempelkan sesuatu di tembok. Yes, namanya rumah petak, dengan rumah sebelah hanya 1 tembok.

Setelah melihat kondisi dapur ini, saya menyimpulkan untuk membeli rak dan menempatkannya di atas meja. 

Perihal tembok yang catnya mengelupas dan penampakannya tidak estetik, saya ingin membeli wall paper foam atau wall sticker untuk menutupi. Namun khawatir tembok lembab itu makin parah, jadilah kami biarkan saja.

2. Custom penutup kolong meja dan washtafel

Setelah mengenali kondisi dapur saya membuat daftar apa saja yang perlu dibenahi. Salah satu cara yang mudah jika belum ada kitchen set adalah menutup kolong-kolong dengan kain cantik. Cover kolong saat ini sedang hits, ya, karena memang mudah, murah dan hasilnya cukup menarik.

Saya hunting kain penutup kolong di marketplace, tetapi tidak ada yang menarik hati. Tempat kompornya juga agak unik karena letter L tapi nanggung. Solusinya, saya menghubungi tetangga di Semarang yang produksi seprai by request, apa bisa pesan untuk penutup kolong juga. Alhamdulillah beliau bersedia dan malah menyarankan untuk menggunakan kain microtex yang harganya murah. Pastinya kalau menggunakan kain untuk seprai yang biasa beliau buat, jatuhnya terlalu mahal. Saya pun setuju, manut dengan kain rekomendasi dari beliau. 

Milih motif kain, menentukan ukuran, dll semuanya dilakukan via WA. Alhamdulillah murah banget... Untuk ukuran kolong yang 125x70cm, harganya 25 ribu. Beliau sudah pengalaman membuat seprai dan kolong, jadi otomatis dibuat panjangnya kurang lebih 2 kali lipat dari ukuran supaya hasilnya berumbai. Jahitan beliau juga rapi, jadi makin puas deh.

Satu hal yang disayangkan, bentuk tempat kompor dan washtafel yang tidak presisi jadi saya pun kesulitan untuk memasang. Idealnya dibuat rel agar mudah membuka/tutup. Akhirnya hanya saya pasang dengan tali yang dikaitkan di paku. Mengurangi estetikanya sih, tapi sudah jauh lebih enak dipandang daripada sebelumnya.

cara mempercantik dapur dengan biaya murah
Before-after dirapikan
(jangan gagal fokus dengan perabot yang baru dicuci di sebelah washtafel)

2. Hunting Perlengkapan Murah Meriah

Perkap yang paling saya butuhkan dalam misi merapikan dapur adalah rak, penutup kulkas, dan taplak meja untuk menutup meja yang catnya sudah memudar dan terkena noda.

Beruntung, saya bisa dapat rak dari bahan particle board dengan harga murah di salah satu marketplace. Sebelumnya saya membeli rak yang sama untuk menyimpan buku dan peralatan sekolah si Kakak.

Untuk taplak meja, niat awalnya saya akan membeli kain dan melapisinya dengan plastik bening supaya aman jika terkena air. Namun budget saat itu kurang, jadilah saya beli taplak meja murah meriah dan penutup kulkas di marketplace oren.

Alhamdulillah, meskipun kurang sesuai dengan rencana awal, tapi hasilnya cukup memuaskan.

4. DIY Printilan Dekor Rumah

Yup! Ini salah satu cara efektif dan murah meriah. Buat sendiri printilan homedecor untuk dapur. Misalnya penutup kolong, keset, tempat penyimpanan, dll.

Kali ini saya hanya membuat DIY vas bunga. Manfaatkan botol-botol bekas, sedikit saya buat variasi dengan tali kasur, diisi dengan hydrogel, jadilah vas bunga cantik untuk menempatkan tanaman sirih gading. Oh ya, waktu membuat vas ini juga bareng anak-anak, jadi bisa sebagai media mereka belajar.

Membuat sendiri hiasan untuk home decor
Membuat vas bunga dari botol bekas bersama anak-anak


5. Manfaatkan Barang-barang Bekas

Selain DIY vas dari botol bekas, ada printilan lain yang dibuat dengan memanfaatkan barang bekas. Ini sekaligus upaya mengurangi sampah dengan 3R (Reuse, Reduce, Recycle). Belum banyak sih yang saya manfaatkan selain botol-botol plastik dan jar kaca. 

Sekarang masih repot dengan anak-anak yang masih kecil dan aktivitas lain. Jadinya belum bisa berkreasi macam-macam.

Hasil mempercantik dapur sederhana ini alhamdulilah cukup memuaskan. Sekarang tidak lagi terasa sumpek saat berlama-lama di dapur. Maklum, tidak banyak space di rumah, jadi sesekali senam pun di dapur saja yang bisa bebas lepas jilbab dan jingkrak-jingkrak tanpa kelihatan orang lain.

Sebenarnya jika mau melihat kejelekan rumah ini, banyak sekali. Mulai dari banyaknya rayap, kadang bocor, banyak debu, tembok yang lembab dan cat mengelupas, tembok tidak rata sehingga tidak bisa dipasang wall stiker, air yang berkapur, dll. Fyuuuh! *Elapkeringat

Namun Alhamdulillah, rumah ini adalah bukti nyata perjuangan kami di perantauan, bukti kami menjaga langkah agar survive di tempat baru dan merintis semuanya dari nol lagi.

Simpulannya, tempat yang sederhana pun bisa dibuat menjadi lebih cantik dan rapi dengan biaya murah. 

Well, sebenarnya saya bukan orang yang bisa rapi banget, jadi mungkin bagi orang lain dapur ini belum rapi. Hihi. Paling tidak sudah jauh lebih rapi dibanding sebelumnya.


Semoga bermanfaat,

Salam

2 komentar

Terimakasih Telah membaca dan memberikan komentar di blog ini.

Mohon tidak menyematkan link hidup dan spam lainnya :)

Salam
Comment Author Avatar
19 Februari 2021 pukul 15.10 Hapus
Nice...makasih udah menginspirasi...aq jg lg pngn nata2 dapur biar ga klhtn berantakan trs🙊
Comment Author Avatar
22 Februari 2021 pukul 21.42 Hapus
Alhamdulillah, Semoga bermanfaat 😊
Link Banner Link Banner Link Banner Link Banner Link Banner Intellifluence Logo Link Banner