Ibu Hamil Rentan Terkena Diare, Kenapa?

Daftar Isi
Alasan kenapa ibu hamil lebih rentan terkena diare

Assalamu’alaikum, Temans. ada yang sedang hamil? Saya sih belum tapi adik, sepupu, dan beberapa teman sedang hamil bersamaan.

Ibu hamil kerap mengalami berbagai keluhan semasa kehamilannya. Ia juga rentan terkena diare, apakah hal tersebut wajar? Adakah hal yang perlu dikhawatirkan terkait diare pada ibu hamil?

Sebenarnya, diare dapat terjadi pada siapa saja, termasuk pada ibu hamil. Penyakit saluran pencernaan yang satu ini disebabkan oleh beberapa hal, salah satunya merupakan tanda dekatnya persalinan ketika diare terjadi pada ibu hamil di trimester tiga. Namun, bagaimana jika terjadi di trimester satu dan dua? Perlukah ibu khawatir?

Untuk menjawabnya, yuk simak penjelasan mengenai diare pada ibu hamil berikut ini.

Alasan Ibu Hamil Rentan Terkena Diare

Memang benar, ketika hari perkiraan lahir (HPL) sudah dekat, ibu hamil cenderung akan mengalami diare. Hal tersebut biasanya merupakan tanda bahwa hari kelahiran sudah semakin dekat. Tentu saja, kondisi ini terjadi pada masa kehamilan trimester tiga. Namun, ibu hamil rentan mengalami diare, berapapun usia kehamilannya. Mengapa?

1. Adanya Hormon Kehamilan

Ketika sedang hamil, tubuh ibu memproduksi hormon kehamilan yang dapat memengaruhi sistem tubuh lainnya. Salah satu yang terkena dampak dari hormon kehamilan tersebut adalah sistem pencernaan sehingga memicu munculnya berbagai masalah pencernaan seperti diare, mual, dan muntah. Tidak semua ibu hamil mengalami diare di masa kehamilan yang diakibatkan oleh hormon yang satu ini. Biasanya, diare terjadi pada ibu yang tidak siap dengan munculnya hormon kehamilan pada tubuhnya.

2. Membesarnya Ukuran Rahim

Ukuran rahim yang semakin membesar membuat ibu hamil lebih rentan mengalami diare. Hal ini disebabkan adanya gerakan melambat pada usus sehingga dapat memicu diare.

3. Sensitif terhadap Makanan

Sebagian ibu hamil menjadi lebih sensitif terhadap beberapa makanan ketika sedang hamil. Hal ini dapat mempengaruhi sistem pencernaan sehingga muncul diare.

4. Intoleransi Laktosa

Susu dan produk turunannya merupakan asupan yang memiliki nutrisi yang diperlukan ibu hamil. Meskipun demikian, ibu hamil yang memiliki kondisi intoleransi laktosa sebaiknya menahan diri untuk tidak mengkonsumsinya semasa hamil. Jika tetap mengkonsumsi makanan serta minuman yang mengandung laktosa, hal tersebut akan memicu terjadinya diare pada ibu hamil.

5. Efek samping obat tertentu

Beberapa obat memiliki efek diare, misalnya seperti antibiotik, antiinflamasi non steroid (OAINS), juga obat antasida. Hal ini disebabkan oleh kandungan hidroksida pada obat antasida sehingga dapat meningkatkan risiko diare.

6. Infeksi Bakteri, Virus dan Spora

Kebiasaan mencuci tangan sebelum makan tampaknya menjadi hal yang sangat penting. Sebab, bakteri serta virus penyebab diare bisa saja menempel di tangan sehingga menempel ke makanan yang dipegang dan akhirnya masuk ke mulut. Beberapa bakteri yang dapat menyebabkan diare adalah Campylobacter, Salmonella E.Coli, dan Shigella.

7. Tanda masuknya masa persalinan

Biasanya, diare yang menandakan masuknya masa persalinan sudah dekat diiringi dengan kontraksi rahim.


bagaimana cara mengatasi diare yang terjadi pada ibu hamil

Cara Mengatasi Diare pada Ibu Hamil

Jika ibu hamil mengalami diare, ada risiko dehidrasi yang mungkin dapat terjadi. Cegah dehidrasi dengan cara berikut ini.

Minum Larutan Oralit

Ibu hamil bisa membuat larutan oralit sendiri dengan bahan air, gula dan garam atau bisa juga membeli oralit instan. Larutan yang satu ini dapat menghidrasi tubuh ibu hamil sehingga mencegah risiko dehidrasi.

Pergi ke Dokter

Untuk lebih merasa aman, ibu hamil bisa memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan resep yang pas.Sebisa mungkin ibu hamil bercerita dengan lengkap dan jelas mengenai langkah apa yang sudah ditempuh dalam menangani diare, termasuk jika ibu hamil sudah sempat minum obat diare seperti entrostop. Meskipun terbilang aman untuk ibu hamil, namun tidak ada salahnya jika dokter mengetahuinya.

Semoga tips di atas bermanfaat ya, buat Temans yang sedang hamil, untuk istrinya, saudara atau siapapun :D

Salam sehat!


2 komentar

Terimakasih Telah membaca dan memberikan komentar di blog ini.

Mohon tidak menyematkan link hidup dan spam lainnya :)

Salam
Comment Author Avatar
10 Oktober 2020 pukul 15.48 Hapus
Dulu waktu hamil pertama ngalamin kaya gini udah takut parah. Bingung sendiri sampe rewel ke paksu dan akhirnya paksu juga ikutan bingung. Udah overthinking takut kenapa-kenapa. Akhirnya karena mikirnya nggak mau ambil resiko yaudahlah mending cepet dibawa ke dokter aja. Alhamdulillah ternyata cuma karena pengaruh hormon kehamilan aja. Dijelasin panjang lebar sama doktenya udah kaya masuk telinga kiri keluar telinga kanan saking udah seneng duluan ternyata aku dan kandunganku baik-baik aja. Pengen ketawa juga sih kalo keinget.
Comment Author Avatar
11 Oktober 2020 pukul 11.21 Hapus
Assalamualaikum... Blogwalking silaturahmi.

artikel yang sangat bermanfaat, oh ya ada beberapa emak blogger juga membuat artikel ini. apa ada sedang review atau lomba bikin artikel blog yang disponsori entrostop?

Yang penting adalah segera hentikan diare. Obat-obat diare masih aman untuk ibu hamil.

Link Banner Link Banner Link Banner Link Banner Link Banner Intellifluence Logo Link Banner