Friday, 8 June 2018

Resep Sayur Asam si Segar Menggoda



Assalamu'alaikum, Temans

Buka puasa dengan menu apa hari ini? Mungkin sayur asam bija jadi pilihan yang tepat. Ditemani ikan pindang goreng kering atau ikan laut goreng, sambal terasi dan tempe goreng kering duh nikmatnya.

Saya punya kisah menarik seputar sayur asam. Sayur ini adalah sayur yang tidak pernah dimasak oleh keluarga saya di Wonosobo. Kebanyakan kami masak tumisan atau sayur kuah santan, jarang sekali masak sayur kuah bening. Paling banter masak sup sesekali.

Saya baru mengenal sayur asam setelah saya hidup di kos saat kuliah. Seperti yang sudah saya ceritakan sebelumnya tentang sayur lodeh, sayur asam juga jadi menu favorit di kos karena cara membuatnya sangat mudah.

Biasanya kami membeli paket sayur asam di pasar, paket sayur yang biasanya terdiri dari kol, kacang panjang, labu siam, terong, dan daun melinjo. Semua sayur dipotong sesuai selera.

Bumbunya pun cukup bawang merah, bawang putih, cabai, belimbing wuluh atau asam jawa atau tomat hijau untuk rasa asamnya dan daun salam untuk penambah aroma. Semua bumbu diiris tipis, masukkan ke dalam air mendidih, masukkan sayur mayurnya, tambahkan gula dan garam, koreksi rasa. Jadi deh sayur asamnya!

Itu versi sayur asam yang paling simpel. Setelah hobi main ke tempat saudara dan bantu-bantu masak, saya jadi mendapat resep sayur asam lainnya, yang lebih lezat dan nendang.

Bahannya:
- kurang lebih 500 gram aneka sayur untuk sayur asam (bebas deh sayurnya, sesuka hati aja), cuci dan potong-potong
- 250 gram daging sapi tetelan, potong dadu
- sejumput kacang tanah

Bumbu-bumbunya:
- 7 butir bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 2 butir kemiri
- 4 cabai merah keriting, atau lebih jika suka pedas
- 3 buah belimbing wuluh atau 2 sendok makan asam jawa yang dilarutkan dengan air
- 2 lembar daun salam
- 1/2 sendok teh terasi udang, bakar
- 1 ruas jari lengkuas
- gula dan garam secukupnya 
- air untuk merebus

Cara memasaknya:
- Siapkan panci, rebus air hingga mendidih. Masukkan potongan daging sapi tetelan yang telah dipotong
- Sambil menunggu daging empuk, siapkan bumbu-bumbunya
- Haluskan bawang merah, bawang putih, cabai, kemiri dan terasi
- Masukkan kacang tanah ke dalam rebusan daging
- Masukkan bumbu halus
- Tambahkan daun salam, lengkuas, air asam jawa atau belimbing wuluh
- Masukkan sayur mayur yang telah dipotong
- Tambahkan gula dan garam, koreksi rasa
- Jika sudah pas, tunggu sampai sayur mulai empuk, angkat, 
Hm..  Enak banget ini..  Rasa asam pedas manisnya bikin sayur asam makin segar.

Selain sayur asam, saya juga mengenal asam-asam buncis di Semarang. Masaknya pun tak kalah simpel. 

Bahan-bahannya: 
- 500 gram buncis, potong-potong 1cm
- 250 gram daging sapi tetelan
- 2 buah wortel ukuran sedang, potong dadu 1cm

Bumbu-bumbu yang diperlukan:
- 8 butir bawang merah, iris tipis
- 4 siung bawang putih, iria tipis
- 2 cabai merah, potong 1cm
- 2 cabai hijau, potong 1cm
- 3 buah tomat hijau, potong-potong
- 2 lembar daun salam
- 4 sendok makan minyak untuk menumis
- 1 sendok makan gula pasir
- 1 sendok makan garam
- air untuk merebus
- kecap manis secukupnya

Cara memasak:
- Siapkan panci, rebus daging sapi tetelan
- tumis hingga harum bawang merah, bawang putih, cabai merah dan hijau, tomat
- Tuang bumbu yang telah ditumis ke dalam rebusan daging
- Masukkan buncis dan wortel yang telah dipotong
- Tambahkan gula dan garam
- Tambahkan kecap manis
- Koreksi rasa, angkat jika sayur telah layu
- Sajikan dengan tempe goreng dan sambal serta kerupuk 

Dulunya sepemahaman saya sayur asam dan asam-asam itu masakan yang sama, ternyata berbeda. Sama-sama enak sih, hehe. 

Oia, jika tidak suka daging sapi tetelan, asam-asam buncis bisa juga dimasak dengan daging ayam atau telur puyuh. Cara masaknya menyesuaikan ya.

Nah, tadi mau cerita tentang sayur asam malah jadi lupa kan... 
Jadi saya pernah ikut pelatihan entepreneurship, bapak yang ngasih materi tanya ke peserta, ada nggak yang bisa nyebutin bahan dan bumbu sayur asam dan sayur lodeh? 
Iseng saya angkat tangan lalu menjawab pertanyaan beliau. Eh habis itu saya dapat doorprize dan dapat doa jadi pengusaha warung sayur lodeh dan sayur asam. Hihi. 
Meskipun doanya kayaknya nggak ada tanda-tanda menuju ke sana (sepertinya bukan passion saya) saya tetap memasak sayur ini di rumah. Karena suami saya mau makan apapun yang saya masak sepanjang halal dan tidak pahit. Hihi.

Kalau kamu, punya sayur favorit apa di rumah? 

3 comments:

  1. Sayur asam .. murah dan bergizi, juga praktis memasaknya ya,kak.

    Bahan serat sayurannya menyehatkan tubuh.

    ReplyDelete
  2. Wah enak banget nih sayur asam buat menu buka nanti, hehe.

    ReplyDelete
  3. Aku juga suka buat menu buka atau sayur yang simpel. Sayur asam jadi salah satu favoritku.

    ReplyDelete

Terimakasih Telah membaca dan memberikan komentar di blog ini.

Mohon tidak menyematkan link hidup dan spam lainnya :)

Salam