Wednesday, 28 February 2018

Ada Apa dengan Ultah ke 3 Gandjel Rel




Ada pelangi, di matamu.... (yeeee malah nyanyik! Ada yang tahu lagu ini? selamat, berarti Kamu sudah tua. Eh nggak ding, buktinya saya tahu lagu ini dan saya masih muda #apasih)
Tapi beneran ada pelangi, di Gandjel Rel. Makanan jadul khas Semarang itu? Bukan, yang ini Gandjel Rel yang lebih legit lagi yakni komunitas blogger yang super heits di Semarang. Uniknya lagi, Gandjel Rel jadi satu-satunya komunitas blogger khusus perempuan di Kota Altas ini.
Komunitas dengan tagline Ngeblog ben ra ngganjel (ngeblog biar (hati) nggak mengganjal) ini mulai eksis sejak 22 Februari 2015. Dan tepat tahun 2018 ini adalah 3 tahun Gandjel Rel berkiprah di kancah blogger lokal Semarang maupun nasional.
Saya pun kembali mengingat perkenalan saya dengan Gandjel Rel.
Tahun 2013 setelah menikah dan diboyong ke Semarang, saya hanya di rumah karena belum mendapat pekerjaan. Pun suami meminta saya tetap di rumah untuk menemani ibu yang sendirian. Setelah pekerjaan rumah selesai, selalu saya nglangut tidak ada kegiatan selain nonton TV, baca buku atau menulis di komputer milik adik ipar yang ditinggalkan pemiliknya merantau ke luar Jawa.  
Awalnya saya kepo komunitas Ibu-ibu Doyan Nulis (IIDN) Semarang karena sebelumnya saya juga tergabung di IIDN pusat karena saat itu masih senang berburu info lomba menulis di dunia maya. Kepo tak berujung dan saya selalu minder saat ada informasi kegiatan/kopdar sehingga tidak pernah ikut.
Akhirnya memberanikan diri ikut saat ada workshop blogging with heart di akhir tahun 2014. Saat itu saya sedang terpikir untuk menghidupkan kembali blog yang sangat jarang diisi dan supaya saya menemukan kepercayaan diri untuk memosting tulisan di blog. Walaa! Seperti ketemu pangeran impian gitu deh *lebay.
Dan kepercayaan diri untuk publish tulisan di blog mulai muncul. Yah, meskipun seringkali masih ada perasaan malu, ragu-ragu, takut, dll. Justru suami saya lah yang selalu mendorong untuk menekuni hobi menulis dan PD saat akan ‘melahirkan’ tulisan di blog.
“Kalau niatnya untuk ibadah, nggak usah dipikir yang lain-lain, setiap tulisan akan menemukan takdirnya sendiri,” ujarnya jika tengah menyemangatiku.
Saya pun mulai berani show up dan mengikuti blogger gathering atau undangan yang ditujukan lewat komunitas Gandjel Rel. Meskipun awalnya dulu saya harus tanya kepada teman blogger sebelah “Mba, live tweet itu apa? Gimana caranya?” atau saat yang lain ngomongin ‘Domain Authority/DA’ ‘Page Authority/PA’ ‘Top Level Domain/TLD’ dan seterusnya saya bingung. Cuma bisa nyengar-nyengir nimbrung kaya orang kumur-kumur habis itu japri ke blogger lain, “Mba, DA-PA andebrebre itu makanan apaan?”
Buahahahaha! Iyes! Saya pernah melewati semua itu.
Hm.. ko malah jadi ngomongin diri sendiri wong mau bahas tentang ultah #3TahunGandjelRel?! Maap yak, Temans!
Berpose sebelum acara dimulai, sebelum bedak luntur *eh
Yuk cuss! Lanjoot tentang perayaan ulang tahun ke 3 Gandjel Rel.
Kalau manusia, 3 tahun itu saatnya sedang eksplorasi dan mengembangkan diri, usia emas yang akan berperan penting dalam kehidupan manusia hingga kelak. Dan Gandjel Rel pun tengah bersolek dan mengokohkan akar agar kelak bisa tumbuh tinggi.
Jika perayaan pertama dulu menggandeng perusahaan asuransi, lalu ultah ke 2 bersama perusahaan transportasi, ultah ke 3 ini bekerjasama dengan perusahaan kosmetik. Bedanya, tahun ke 3 ini perayaan khusus untuk intern anggota komunitas Gandjel Rel. Saya sih lebih suka yang begini, karena jadi lebih hangat bercengkerama bersama teman-teman dan seperti kopdar internal suka-suka seperti biasanya.
Acara pada hari Sabtu, 24 Februari ini dilaksanakan di Omah Herborist Semarang. Omah Hetborist adalah workshop pabrik kosmetik di bawah PT Victoria Care Indonesia. Banyak banget loh kosmetik yang populer di masyarakat hasil produksi perusahaan ini. Omah Herborist juga bisa menjadi destinasi wisata yang cukup menarik di Semarang, yaitu kunjungan pabrik dan wisata belanja. 
Kami berangkat menuju Omah Herborist dengan bus jemputan. Sebelumnya sebagian berkumpul di titik kumpul yang disepakati yakni di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), sebagian lainnya langsung menuju Omah Herborist dengan kendaraan masing-masing.
Tak lama setelah kami semua berkumpul dan puas dengan sesi foto bersama, acara ultah #3Th GandjelRel pun dimulai. MC yang cantik kece telah bersiap, siapa lagi jika bukan Ira Sulistianingsih alias Isul.
Setelah pembukaan, ada sambutan dari perwakilan Herborist oleh Bapak Widianto. Beliau menyampaikan selamat ulang tahun kepada Gandjel Rel dan berharap komunitas ini bisa menasional serta makin sukses dan jaya ke depannya.
Beliau juga menyampaikan bahwa komunitas ini unik karena isinya perempuan semua, dengan berbagai latar belakang namun bisa menulis dan melek digital. Artinya, bisa membantu menyebarkan berita yang baik atau membantu promosi produk-produk dalam negeri, salah satunya produk dari PT. Victoria Care Indonesia.
((Coba deh, cek hashtag #Omahherboristsmg pasti banyak cuitan blogger di sana. Hehehe)).
Selanjutnya, sambutan dari perwakilan founder Gandjel Rel, Mba Rahmi Aziza. Bumil cantik ini mengucapkan terimakasih kepada pihak herborist yang menyediakan tempat untuk acara. Juga terimakasih atas kedatangan anggota dan mengingatkan kami untuk selalu menyebarkan tulisan yang bermanfaat, dan menjaga kekeluargaan. Nulisnya bukan sekadar untuk job, aja.. begitulah kira-kira.
Setelah sambutan, acara selanjutnya istirahat sebentar, makan snack sambil dengerin MC ngasih kuis. Yaampun! Kuisnya lucu dan unik-unik. Mulai dari yang follower instagram-nya paling sedikit, rumahnya paling jauh, tempat lahir di kota paling jauh dari Semarang, kuis tebak ‘siapa aku’, dan banyak lagi. Seru banget lah pokoknya, bikin ketawa-ketiwi.
Di sela-sela kuis ada demo produk dari Omah Herborist. Mbak cantik dari herborist mengenalkan tentang kegunaan dan cara penggunaan yang tepat dari produk-produk yang dikeluarkan oleh perusahaan tersebut. Banyak banget lho macamnya mulai dari perawatan wajah sampai perawatan organ intim kewanitaan pun ada. Oia saya kepincut garam untuk rendam kaki, tapi akhirnya nggak jadi beli karena riweuh di akhir acara.  
Potongan tumpeng pertama untuk peserta terjauh
Lalu setelah seluruh founder Gandjel Rel lengkap yakni Mba Rahmi Aziza, Wuri Nugraeni, Uniek Kaswarganti, Dewi Rieka, dan Lestari acara puncak pun dilaksanakan. Apalagi jika bukan potong tumpeng! Yeaaay! Alhamdulillah, ya! Sudah 3 tahun berkarya di jagad maya dan nyata perbloggeran.
Saya melihat dari bangku belakang aja nih, karena si Baby Salsa tidur di gendongan dan saya tidak bisa berdesakan ikut mengambil foto dan video saat momen itu berlangsung. Dan setelah potongan pertama tumpeng diberikan kepada Mba Mechta yang datang jauh-jauh dari Pekalongan, saatnya untuk semua peserta makan siang! Hm... tumpeng-nya menggoda banget loh! Nasi kuning-sambal goreng-abon dan lalapannya bikin ngiler. Apalagi masih ditambah dessert bolu lezat bikinan Mba Hapsari. Hm.. nyam..!!
Tutorial make-up bersama Mba Ika Puspita
Setelah makan-makan tentu saja keseruannya makin bertambah. Apalagi ada acara tutorial make-up dari Mba Ika Puspitasari. Sebenarnya pengen banget menyimak dari depan soal make-up itu, tapi apa daya pundak sudah pegel sangat, konsentrasi mulai berkurang jadi cukup mengamati Mba Ika pulas-pulas wajah Mba Novia yang memang sudah cantik jadi makin cantik. Semoga kapan-kapan bisa belajar langsung dari Mba Ika. Kapan dong?!
Alhamdulillah, dapat hadiah :)
Alhamdulillah, saya juga dapat hadiah dari upload foto di Instagram. Semuanya dapat hadiah sih sepertinya, karena doorprize-nya banyak. Sampai-sampai dibikin kuis yang aneh yakni ‘ter-Dilan’ dan ‘Ter-XXXX’ siapa itu selebriti (kalau nggak salah) yang ramai karena curhatannya yang bikin geli. Aseli bikin ngakak! Hahahah.
Btw saya juga terharu banget (dan hampir nangis, untung nggak lama-lama di depan karena waktu sudah hampir habis) saat dipanggil ke depan dan dikasih hadiah karena sebentar lagi akan meninggalkan Semarang dan hijrah mencari kitab suci eh mengikuti suami. Terimakasih semua... luph you full!
Acara terakhir yang ditunggu setelah rangkaian perayaan ultah Gandjel Rel yang ke-3 adalah shopping time! Saya sih sudah niat banget dari rumah nggak mau belanja karena ntar pasti bingung bawa barang pindahan, takut kebanyakan. Jadi ya duduk selow di kursi sambil ngobrol dan nunggu teman-teman.
Alhamdulillah... acaranya berjalan lancar dan mengesankan. Semoga tahun-tahun selanjutnya semakin bersinar, ya GRes!
Berpose (lagi) sebelum pulang

Apa sih Arti Ganjel Rel buatku?
Ada hal penting yang ingin kubilang, GRes... (halah! Lebay lagi).  Kenapa sih betah banget di Gandjel Rel? karena Gandjel Rel bagiku adalah:
Keluarga
Iyes! Ini keluargaku yang ke sekian setelah keluarga tempatku dilahirkan, keluarga tempatku mengabdi setelah menikah, dan keluarga dalam ‘lingkaran cinta’.
Gandjel Rel selalu berkesan karena inilah komunitas blogger pertama yang kuikuti dan dari sini lah sedikit demi sedikit tumbuh semangat dan kepercayaan diri untuk ngeblog.  
Jadi keluarga, karena anggotanya pun beragam dari yang jauh lebih tua dariku, sebaya, sampai adik-adik mahasiswa yang masih unyu. Kayak keluarga besar beneran kan? Seperti kata Mbak Rahmi, semoga kekeluargaan di komunitas ini terus terjaga. Kita adalah keluarga yang saling mendukung, bukan saingan yang saling menjegal.
Ruang Belajar
Belajar apa di Gandjel Rel? Tentu saja belajar nulis, belajar baca chat panjang yang ada di grup whatsapp kalau ketinggalan beberapa jam, belajar memahami banyak orang, belajar banyak deh pokoknya. 
Ruang Berbagi
Sering banget saya curhat sama teman-teman GRes. Hehe. Kayaknya sih banyak juga yang kadang cerita ini-itu untuk mendapat masukan atau sekadar melegakan perasaan setelah menuangkan uneg-uneg atau ganjalan hati.
Dan yang nggak kalah penting, ruang berbagi informasi kegiatan dan job *uhuk!
Tempat Cari Hiburan
Cari hiburan ko ke sini? Iyes karena banyak banget GRes yang pekerjaan sampingannya jadi pelawak. Hehe becanda ding! Tapi beneran sering ada aja yang bikin ketawa ngakak di grup yang satu ini. kan, jadi segar gitu habis ketawa.
Tempat Cari Informasi
Mau tanya G*food, tanya lokasi, tanya tiket pesawat, tanya film, tanya buku, apalagi tanya seputar nulis, di sinilah tempatnya.
Sebenarnya masih ada beberapa yang ada di pikiran saya, tapi sudah ngantuk berat nih.
Ngomong sama Dilan, yang berat itu bukan rindu tapi begadang ngejar deadline! Nggak usah begadang, berat. Biar blogger saja!
Ini apaan malah ter-Dilan :P
Intinya, grup Palugada (Apa Lu mau, Gue Ada) ini selalu berkesan baik yang ngeselin maupun yang bikin senang.
3 tahun, semoga akar itu semakin kuat mencengkeram agar kokoh menopang pohon yang kelak akan tumbuh makin tinggi dan semakin kuat angin yang menerpa.
Semangat berbagi manfaat, Selamat ulang tahun Gandjel Rel tercinta.
Salam literasi!

*Credit picture:

Arina Mabruroh
Hidayah Sulistyowati
Sri Untari
Uzha
Archa Bella
and all GRes, Thanks a lot :* 

6 comments:

  1. Ahhh pada ter-Dilan nih, Arina jugaaakk, hahaa. Acaranya seru ya, jadi selalu kangen ama GRes

    ReplyDelete
  2. Nangis dipojokan. Semoga sebelum dikau pindah kitq bisa ketemuan ya

    ReplyDelete
  3. Hiks ngga bisa datang karena tabrakan sama nikahan kakak :(

    ReplyDelete
  4. Jadi keinget pas aku dapat hadiah karena follower IG paling sedikit. Asik dan seru memang acaranya mbak.

    ReplyDelete
  5. Seru banget ya acaranya kemarin...meskipun aku beum puas pas sesi beauty class. Pengen bikin lagi deh

    ReplyDelete
  6. makasih dah meramaikan, ya, arina, huhuhu aku jg mau mewek pas kamu maju *peluuuuk

    ReplyDelete

Terimakasih Telah membaca dan memberikan komentar di blog ini.

Mohon tidak menyematkan link hidup dan spam lainnya :)

Salam