Thursday, 12 October 2017

Temukan Aneka Sabun Kecantikan Unik di Omah Herborist Semarang




Assalamu'alaikum, Temans.
Siapa yang tahu atau pengguna setia lulus khas Bali Herborist?
Kamu, kami,  dan kamu?
Sipdeh! Tahu nggak sih kalau pabriknya ada di Semarang?
Jadi bukan di Bali sono?
Bukan! Pabriknya di Semarang tapi memang banyak produksi kosmetik dengan nuansa khas Bali.
PT Victoria Care Indonesia, perusahaan yang memproduski herborist dan merk kosmetik lain ini berada di kawasan industri Candi Semarang. Masyarakat bisa melakukan kunjungan wisata ke pabrik sekaligus wisata belanja di sana yang dikenal dengan nama Omah Herborist.
Bagaimana caranya bisa datang ke sana? Syarat utamanya sih harus kolektif ya, kalau untuk warga Semarang minimal 50 orang akan dijemput di titik kumpul sekitar Kota Semarang. Dan semuanya free loh!

Merasa senang sekaligus beruntung pernah dapat kesempatan ikut wisata kunjungan pabrik ke Herborist. Waktu itu bersama teman-teman dari komunitas Gandjel Rel. Kami sepakat untuk berkumpul di dua titik, pertama di seputar Simpang Lima dan titik kumpul lainnya di Kali Banteng, supaya memudahkan teman-teman yang rumahnya berdekatan dengan dua lokasi tersebut.
Saya sih ikut ngumpul di Simpang Lima, berangkat bonceng tetangga yang juga ikut tour.
Tak berapa lama menunggu, bis dari herborist datang menjemput, dan keseruan sontak terjadi sepanjang perjalanan. Bagaimana tidak? Ada yang bagi-bagi makanan, ada yang wefie, dan ngobrol sana-sini sambil kenalan. Alhamdulillah, perjalanan kurang lebih 30 menit itu akhirnya membawa kami sampai di lokasi PT Victoria Care atau yang lebih dikenal dengan Omah Herborist.
Sebelum masuk pabrik masih disempatkan buat wefie juga, iyalah mumpung bedak masih nempel, belum kena keringat dan belum luntur. Sebelum memulai acara, barang-barang harus kami simpan di locker yang tersedia, sementara hanya boleh membawa HP dan kamera saat pembukaan di aula. Setelah pembukaan, kami akan diajak keliling pabrik dan melihat langsung proses pembuatan produk herborist dari awal hingga akhir yaitu tahap packaging.
Foto bersama sebelum tour dimulai

Untuk sesi keliling pabrik alias vactory tour ini, kami dilarang membawa benda apapun selain yang menempel di tubuh. Jadi HP dan kamera pun harus disimpan di locker.
Tempat yang pertama kami masuki adalah laboratorium. Oia, sebelum memulai tour kami juga harus melakukan standar prosedur untuk menjaga kestrerilan tempat yaitu dengan bercuci tangan menggunakan cairan antiseptik, mengenakan jaket lab, penutup kepala dan penutup kaki. So, harus hati-hati banget karena di luar sepatu kita harus mengenakan penutup kaki sekali pakai yang terbuat dari plastik.  
Di area ini disediakan photobooth dan jika ingin berfoto bisa membayar sebesar Rp. 10.000 untuk dicetak ukuran 4R. Lumayan juga lho antrinya disini.
Masuk lab, kami dilarang berbicara atau bertanya kepada petugas yang sedang bekerja di lab. Seru lho melihat para karyawan RnD (reseach and development) yang berkutat dengan rumus dan bermacam-macam formula untuk menciptakan produk baru atau inovasi lainnya.
Disinilah tempat uji coba formula, inkubasi formula yang telah dibuat, cek bahan yang akan digunakan, dan sebagainya. Oia, ruangan ini beraroma pewangi/parfum yang kuat, sehingga harus berhati-hati bila tidak tahan dengan baunya.
Salah satu produk andalan Herborist, Minyak Zaitun
Bahan-bahan yang digunakan katanya sih dari bahan alami, tetapi Herborist tidak memproduksi bahan tersebut dari bahan mentah. Rupanya dari ruangan itu semua produk dimulai, termasuk untuk pengurusan ke BPOM maupun ke MUI untuk mendapatkan sertifikat halal. Beberapa produk sudah ber-SH namun sebagian lainnya belum, masih terus berkembang dan bertahap.
Setelah puas keliling lab dan mendapat penjelasan tentang berbagai bahan yang digunakan, kami pun melanjutkan perjalanan ke ruang produksi.
Jika di lab kami melihat produk dalam skala kecil, maka di ruang produksi kami melihat drum-drum berisi bahan baku maupun produk jadi yang menunggu untuk dikemas. Proses pengemasan pun dilakukan secara modern, ada sekitar 6 orang di tiap conveyor pengisian maupun packaging akhir.
Ternyata panjang banget ya prosesnya sebelum sampai ke tangan konsumen dan bisa dinikmati. Setelah dikemas masih harus melewati proses pengecekan/quality control. Barang-barang yang lolos QC baru akan masuk tahap akhir packaging.
Setelah packaging, barang akan masuk gudang dan menunggu didistribusikan ke seluruh wilayah di Indonesia.
Menurut salah satu karyawan, konsumen terbesar selain di Pulau Jawa adalah di Bali, terutama untuk produk sabun unik. Target market mereka adalah turis asing yang menyukai hal-hal unik dan seni tinggi.
Seunik apa sih, sabun-sabunnya?
Datang aja langsung ke sana, *ups
Yang paling saya suka sih ada Sabun Gambas. Tahu tanaman gambas? Iya yang sering dibuat sayur bening jadi teman bayam atau soun/bihun itu. Di beberapa daerah, gambas sering dikeringkan dan seratnya yang mirip kain kasa bisa digunakan sebagai spons alami. Bisa untuk scrub mandi, cuci piring, dan keperluan lainnya.

Aneka sabun unik di Omah herborist

Herborist menciptakan sabun gambas yang unik. Sabun bening dengan aneka warna tersebut mengandung serat gambas di dalamnya. Sehingga sabun ini memiliki fungsi sebagai scrub juga. asyik kan? Nggak perlu sedia dua sabun atau sabun+scrub, cukup dengan 1 sabun gambas kita sudah mendapatkan manfaatnya sekaligus. Apalagi alami dari serat gambas kan aman untuk tubuh kita.
Selain sabun gambas, ada aneka sabun berbentuk unik mulai dari eskrim cup, eskrim batang, aneka buah, bunga kamboja, bahkan puding! Hm... melihat sabun berbentuk puding itu membuat saya mendadak lapar. Belum lagi aneka bentuk sabun itu memiliki aroma yang disesuaikan dengan bentuknya. Sabun berbentuk potongan mangga dengan aroma mangga, sabun eskrim juga dengan aroma eskrim coklat, dll.
Sabun Gambas Omah Herborist
credit Uniek Kaswarganti
Harga sabun unik ini mulai Rp. 30.000, cukup mahal bagi saya, dan kalau saya beli bakal sayang menggunakan karena nggak mau sabunnya berubah bentuk. Wkwkwk. Iya, buat hiasan atau aroma terapi aja kali ya, haha ngaco!
Produknya unik-unik banget, lho! Ada shampoo kuda (ini nama aja, bukan shampo buat kuda beneran, tapi shampo buat rambut kita) buat ngatasin rambut rontok. Ada juga parfum yang akan berubah harumnya setelah beberapa lama pemakaian. Maksudnya misalnya saat disemprot keluar aroma melati, nanti beberapa menit berubah menjadi aroma mawar, lalu aroma bunga bangkai, eh nggak ding!
Setelah selesai keliling pabrik yang bikin kaki lumayan gempor buat bumil,  kami istirahat sejenak sambil ikut kuis. Trus ke studio mini ngeliat video company profile PT Victoria Care Indonesia. Ada demo penggunaan kosmetik yang benar juga loh, setelah nonton video.
Selamat berbelanja!
Dan terakhir, acara yang paling ditunggu sama emak-emak peserta vactory tour, apalagi jika bukan BELANJA. Jadi, kalau belanja langsung disana tentunya kita dapat harga pabrik dong, lumayan selisih berapa ratus sampai berapa ribu rupiah per item.
Nah, saking banyaknya produk yang dipajang dan nggak semuanya bisa didapat di toko sekitar kita (sebagian hanya ada di toko tertentu atau hanya dipasok ke wilayah tertentu) jadinya pengen belanja semuanya. Beberapa teman borong sampai ratusan ribu dan dapat merchandise dari Omah Herborist.
Saya? Belanja juga sih, tapi hanya seuprit. Cuma beli paket lulur dan shampo kuda aja. Pengen banget beli parfum atau CC/DD Cream, tapi sayang pas kantong lagi cethek. Haha.  Alasan aja ini mah, padahal sih agak worry kalau mau coba kosmetik baru buat wajah *ups
Ssstt! Rombongan dari luar kota juga boleh ko main ke Omah Herborist, langsung hubungi contact person-nya aja ya!
Ayo dolan nang Semarang!
Semoga bermanfaat,
Salam,







Omah Herborist Semarang
Instagram: @omahherboristsmg
Info Kunjungan 082227179937
Alamat: Kawasan Industri Candi Blok 5A No 8 Ngaliyan Semarang


8 comments:

  1. Wah senneg ya mbak, bisa melihat sendiri proses pembuatan produk2 Herborist.
    Btw merk ini itu apakah masuk industri kyk UKM tapi yg udah berkembang gtu kah?
    Soalnya baru kali ini saya tahu ada merk ini TFS

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ini perusahaan kelas nasional Mba, herborist juga ada ko di minimarket-supermarket. sekarang ada iklannya juga di TV, yg minyak zaitun.

      Brand lainnya tuh Miranda, Victoria secret, dll

      Delete
  2. Waah, keren dan lucu sekali produknya..pengen dimakan...hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mba, lapar pas lihat bentuk sabun2 itu :)

      Delete
  3. Yeaayyy ada aku juga di foto, hihii... aku pengen beli parfumnya yang wangi dan nggak eneg aromanya

    ReplyDelete

Terimakasih Telah membaca dan memberikan komentar di blog ini.

Mohon tidak menyematkan link hidup dan spam lainnya :)

Salam