Saturday, 26 August 2017

Yoghurt Segar dan Sehat, Afiiyo Homemade Yoghurt Ahlinya


Suka yoghurt? Saya sih yes! Anak saya apalagi. Yang nggak suka justru suami saya.
Pertama kali mencicipi yoghurt, bagi saya rasanya aneh. Apalagi saya memang wong ndeso yang jarang sekali mengonsumsi susu dan olahannya. Lama – kelamaan saya justru suka sekali dengan sensasi asam-segarnya yoghurt. Lidah saya lebih bisa menolerir yoghurt plain dibanding susu plain. Amis khas susunya sukses membuat saya eneg setiap kali mencoba minum susu segar, uht, susu bubuk atau susu apapun yang plain.   
Buat kantong saya, harga yoghurt cukup mahal sehingga saya jarang sekali mengonsumsinya. Paling senang saat berjodoh dengan yoghurt homemade yang rasanya pas di lidah dan harga miring (wkwkwk. Emak – emak banget ya ini).

Suatu saat di acara HSMN (Home Schooling Muslim Nusantara) chapter Semarang saya bertemu dengan Mba Marinta Prima Sari yang memproduksi yoghurt. Menurut teman – teman member HSMN yang pernah mencoba yoghurt nya,  rasanya memang mantap dan hampir pasti pecinta yoghurt ketagihan. Saya pun penasaran dengan Afiiyo, merk yoghurt yang diproduksi Mba Inta tersebut.
Akhirnya saat ada kesempatan kopdar lagi (waktu pertama kali kopdar saya kehabisan yoghurtnya), saya pun memesan 2 botol Afiiyo. Awalnya sih hampir nggak kebagian karena begitu Mba Inta datang, nggak bisa mengkondisikan penggemarnya yang mengerumini dan nggak bisa dibedakan mana yang sudah pesan dan mana yang belum. Alhamdulillah rejeki, saya kebagian dan bisa beli.
Rasanya pas menurut saya. Asamnya asli dari rasa yoghurt, tidak menggunakan tambahan asam sitrat lagi. Manisnya pun tidak berlebihan dan dari gula pasir, bukan pemanis yang tidak aman. Seneng dong, karena saya suka dan si kecil pun doyan banget dengan yoghurt. Agak worry kalau si kecil menghabiskan banyak yoghurt yang dibeli di minimarket (kalau ke minimarket, si Kecil langsung lari ke box icecream atau ke kulkas dan nyomot sebotol yoghurt cimor*). Makin senang lagi karena yoghurt Afiiyo-nya Mba Inta ini tanpa bahan pengawet. Yeay! Sehat dan segar beneran deh! apalagi ada kemasan esyo-nya alias es yohgurt, yang dikemas dengan plastik es seperti es lilin. 
Selain itu, Mba Inta juga memproduksi Greek yoghurt. konon bibit bakterinya memang berasal dari Yunani. Hasil yoghurtnya lembut dan kental sehingga bisa disendok alias spoonable. Yoghurt yang ini lembut dan lezat banget, apalagi Mba Inta berinovasi dengan mencampurnya bersama selai strawberry asli. Selai yang manis berpadu dengan yoghurt yang asam, jadi enak banget deh! Selain strawberry, ada yang tambahan selai nanas juga. Harganya jelas lebih mahal dibanding yoghurt biasa. Tapi rasanya jempolan banget! sayang harus pesan dulu kalau mau yang ini. 
Oia, namanya Afiiyo katanya diambil dari nama anak – anaknya Mba Inta, sekaligus ada semacam plesetan dari ‘sehat wal afiyat’ supaya yang minum yoghurt-nya sehat terus. Aamiin...

Afiiyo Esyo, warnanya segar, sesegar rasanya

Btw Teman – teman penasaran nggak sih bagaimana Mba Inta memulai usaha sampingannya ini? sewaktu bertemu sore kemarin, saya sempat wawancara eksklusif (halah) dengan Mba Inta. Menurut ceritanya, beliau terinspirasi untuk membuat yoghurt sendiri karena sebelumnya tinggal di Arab Saudi. Iya, Mba Inta dan keluarganya pernah tinggal beberapa tahun di negeri gurun pasir itu. Katanya di sana sangat mudah untuk menemukan dairy product. Susu pasteurisasi, susu segar, yoghurt (yang kental), dan minuman yoghurt semuanya mudah didapat, selalu fresh dan harganya murah. Aneka olahan susu itu pun tersedia mulai dari kemasan kecil hingga kemasan besar untuk keluarga.
Keluarga – keluarga di Arab memang setiap hari mengonsumsi susu terutama susu segar. Bahkan untuk awal MPASI pun masyarakat di sana terbiasa memberikan yoghurt dan buah untuk anak – anaknya. Di sana pun sangat memperhatikan kesegaran susu yang dijual. Maksimal 3 hari, sisa – sisa produk yang masih ada di minimarket/supermarket langsung diambil dan tak boleh lagi dibeli meskipun ada yang mau membeli.
Oia, harganya pun murah, rata – rata hanya 1 real di semua tempat tak peduli di kota maupun di tengah gurun. Hm.. mendengar ini saya cukup takjub sih, kalau di Indonesia minimarket sejenis dan masih di lokasi yang tidak terlalu jauh pun harganya sudah berbeda apalagi di pelosok atau di tempat wisata. Harganya naik gila – gilaan.
Karena kemudahan mendapatkan dairy product yang segar tersebut, anak – anak Mba Inta ketagihan mengonsumsinya. Hal ini terbawa juga setelah pulang ke Indonesia. Setiap ke minimarket anak – anak selalu menyomot botol minuman yoghurt yang harganya lumayan itu. Beliau pun terpikir untuk mencoba membuat yoghurt sendiri, minimal untuk dikonsumsi anak – anak. Kalau membuat sendiri bisa memastikan kesegarnnya, pemanisnya, dan sebagainya.
Mulailah beliau hunting informasi seputar cara membuat yoghurt. Dari adiknya yang kuliah di fakultas Peternakan IPB, beliau mendapat link produsen yoghurt di jogja yang tak lain adalah teman adik Mba Inta. Dasar berjodoh, teman si Adik tersebut sangat welcome dan memperkenankan Mba Inta untuk melihat langsung proses pembuatan yoghurtnya tanpa ditutup – tutupi, tanpa dirahasiakan.
Setelahnya, Mba Inta mencoba membuat yoghurt sendiri dan berhasil di percobaan pertamanya. Rupanya anak – anak pun suka dengan yoghurt buatan umma-nya. Jadilah beliau sering membuat khusus untuk anak – anak.
Dari sana, Mba Inta berpikir bahwa apa yang telah dilakoninya adalah peluang bagus untuk dikembangkan menjadi usaha rumahan. Apalagi jajanan anak – anak yang beredar di sekitar sekolah maupun yang ada di supermarket kebanyakan kurang sehat. Mengandung pemanis buatan dan berlebihan, pewarna yang belum tentu aman, pengawet, dan sebagainya. Beliau pun mulai membuat Afiiyo untuk dipasarkan.
Saat ini produksi Afiiyo belum kontinyu, masih tergantung mood dan kesibukan pembuatnya. Namun sudah menyuplai kantin mahasiswa di Undip dan Poltekkes. Selain itu, kebanyakan pesanan berasal dari ibu – bu yang mendengar tentang Afiiyo dari mulut ke mulut.
Semoga selanjutnya Mba Inta bisa fokus mengembangkan usaha sampingannya itu supaya pelanggan Afiiyo bisa terus menikmati yoghurt buatannya yang nikmat dan menyehatkan. Aamiin...
Teman – teman pasti sudah tahu dong, manfaat yoghurt untuk kesehatan kita? Ternyata banyak banget lho,  diantaranya:
1. Menjaga tulang tetap sehat, karena kandungan kalsium dan vitamin D yang terdapat dalam yoghurt. Asupan kalsium bisa menjaga kepadatan dan kesehatan tulang sehingga bisa mencegah osteoporosis.
2. Mudah dicerna. Yoghurt lebih mudah dicerna dibanding susu, sehingga bagi yang intoleransi dengan susu bisa menjadikan yoghurt sebagai alternatif mengonsumsi dairy product.
3. Mengandung bakteri baik. Yoghurt terbentuk karena adanya prebiotik yang ditambahkan ke dalam susu, sehingga setelah menjadi yoghurt pun masih ada kandungan prebiotik-nya. Mikroorganisme ini bisa membantu sistem percernaan menjadi lebih sehat dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.
4. Membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Kandungan kalium dalam yoghurt membantu menurunkan tekanan darah.
5. Baik untuk kesehatan kulit. Kandungan asam laktat dalam yoghurt membantu menyingkirkan sel mati. Cobalah sesekali untuk menjadikan yoghurt sebagai masker wajah agar kulit wajah lebih sehat.
6. Mengandung berbagai jenis vitamin. Satu porsi yoghurt dapat memberikan berbagai nutrisi seperti kalium, fosfor, vitamin B5, seng, yodium dan riboflavin. Yoghurt juga kaya akan vitamin B12, yang diperlukan untuk menjaga sel-sel darah merah dan menjaga fungsi kerja sistem saraf.
7. Meningkatkan kekebalan tubuh. Prebiotik dalam yoghurt bisa membantu meningkatkan kekebalan tubuh, juga merangsang sel darah putih melawan infeksi dalam aliran darah.
8. Mengurangi risiko infeksi jamur. Penelitian telah menunjukkan bahwa mengonsumsi yoghurt dapat mengurangi dan kejadian infeksi akibat jamur dalam vagina.
9. Meningkatkan kesehatan usus karena kandungan prebiotiknya. Diare yang disebabkan oleh bakteri bisa diatasi dengan yoghurt.
10. Membantu menurunkan berat badan. Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh International Journal of Obesity pada tahun 2005, asupan kalsium melalui yoghurt membantu tubuh menggunakan lemak yang tersimpan. Dengan demikian, hal ini membantu Anda memiliki tubuh yang lebih ramping.  (sumber: detikhealth, dll)
Itu dia beberapa manfaat yang bisat didapat dengan mengonsumsi cukup yoghurt. Tentu, untuk bisa optimal kita harus membarenginya dengan pola hidup yang sehat, makan teratur dan berimbang, olahra rutin dan istirahat yang cukup.
Yoghurt juga baik untuk ibu hamil, tapi pastikan aman ya, jangan sampai bumil kelebihan asupan gula atau zat berbahaya lainnya.
Yuk ah! Saya mau nyeruput Afiiyo lagi mumpung masih ada persediaan di freezer. Ada yang mau? Hehe.
Semoga bermanfaat,
Salam, 



#ODOP #BloggerMuslimahIndonesia

4 comments:

  1. Saya suka banget yogurt mbk arina, apalagi sekarang sudah banyak varian rasa. Segar banget rasanya..

    Salam kenal dari malam minggu di Bengkulu mbk,.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal juga Mba... Iya, yoghurt tuh seger banget :D

      Delete
  2. Saya gak doyan yogurt juga Mbaaak 😄

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo saya mending yoghurt daripada susu Mba :)

      Delete

Terimakasih Telah membaca dan memberikan komentar di blog ini.

Mohon tidak menyematkan link hidup dan spam lainnya :)

Salam