Friday, 18 August 2017

Memberi Manfaat Lewat Bisnis Crafting dan Butik


Bismillah, Assalamu’alaikum,
Beberapa kali saya mengatakan bahwa selain untuk ajang curhat (baca: self healing), menulis bagiku adalah untuk memberi manfaat bagi orang lain. Dengan cara ini saya ingin orang yang membaca tulisan saya mendapatkan ‘sesuatu’ yang bisa menjadi jariyah bagi saya. Ya, meski besarnya mungkin tak ada seujung kuku pun.
Saya juga punya mimpi bersama kedua adik saya, mimpi yang seringkali masih menjadi obrolan cethek di WA atau saat kami bersama-sama dan punya waktu ngobrol cantik. Mimpi itu adalah punya usaha bersama di dunia crafting dan fashion.

Sejak kecil, karena keterbatasan orangtua mengajarkan kami untuk membuat sendiri apa-apa yang kami perlukan (meski sekarang akhirnya banyak malasnya). Hal itu membuat kami menyukai hal-hal yang berhubungan dengan craft. Membuat kreasi paper quiiling dari kertas undangan bekas, membuat hiasan anyaman dari plastik anyaman bekas kursi, hiasan bunga dari kain perca, tas dari jins rusak, dll. Lama kelamaan kami menikmatinya sebagai sebuah tantangan dengan rasa puas ketika bisa menaklukkannya.

Headpiece wisuda by d'sisterscraft
Seiring berjalannya waktu, saat kuliah saya jarang menyentuh dunia crafting lagi, sedangkan adik saya yang saat itu masih SMA malah semakin ‘canggih’ berkreasi dengan paper quilling, jauh lebih rapi dan lebih cantik dibandingkan saya. Iya, kedua adik saya memiliki bakat gambar sedangkan saya tidak, so, imajinasi mereka untuk membuat kreasi macam-macam dari paper quilling lebih terasah.
Alhamdulillah, akhirnya impian itu dimulai juga sejak pertengahan 2015 setelah adik saya selesai kuliah.
orangtua sejak dulu menginginkan kami menjadi PNS. Tapi saya 3 kali mengikuti ujian CPNS belum pernah sekalipun terangkut. Wkwkwkwk. Memang sejak dulu saya lebih suka jadi pengusaha (inginnya ding). Sedangkan adik saya pun tak jauh berbeda, berkali-kali melamar pekerjaan rupanya belum menjadi jodohnya. Saya pun berkali-kali menyemangati bahwa berpenghasilan itu tidak melulu harus dengan cara menjadi karyawan kantoran, menjadi PNS dan sejenisnya. Perempuan pun bisa berpenghasilan dari rumah.
Meski belum mendapatkan dukungan dari orangtua (iya, mereka masih berharap anaknya kerja kantoran) kami terus merangkak mengurusi bisnis ini. sementara masih terkendala produksi sih, dan manajemen pun masih kacau, makanya sudah 2 tahun tapi hampir tidak bergerak sama sekali. hiks. Semoga setelah ini mendapat ridha dan dukungan dari orangtua sehingga bisa benar-benar fokus, terutama untuk urusan produksi yang membutuhkan waktu cukup lama.
Kami berharap setelah ini memiliki workshop sendiri sehingga bisa lebih fokus untuk menggarap berbagai hal serta bisa menjadi ‘etalase’ kreasinya. Dan, inginnya workhop-nya adalah butik, sehingga semacam one stop fashion store, gitu.
Oia, dua adik saya ini selain bisa gambar juga bisa menjahit. Saat ini sih sedang berlatih mendesain baju dan menjahitnya sendiri (masih untuk kalangan pribadi karena masih belajar). Harapannya setelah mahir bisa punya brand sendiri dan sekaligus seiring sejalan dengan crafting-nya.
Bagaimana kami bisa memberi manfaat untuk orang lain dengan usaha ini? bismillah, semoga kami bisa menularkan sedikit ilmu yang dipunya baik tentang crafting maupun tentang hal lain. Berharap setelah punya workshop bisa membuka kelas gratis, juga menyerap tenaga kerja dan banyak hal bermanfaat lainnya.

Bros pesanan customer dsisterscdarf
Saya yang sekarang di Semarang memang semacam memantau dari jauh, dan membantu marketing online (tapi belum efektif juga, masih ketumpuk-tumpuk sama yang lain).
Bagaimana dengan blogging? Tetap dong, menulis jadi prioritas utama saya. Namun tetap saja mimpi-mimpi itu terus berputar di awang-awang, di dekat mata, jadi seolah-olah selalu terlihat padahal seperti apa... bayangan ujungnya pun belum ada sama sekali.
Saat ini pun semua masih berjalan mengalir saja. Ada pesanan craft dari flanel, ayuk! Bros atau headpiece dan kreasi pita satin, oke. Pigura dan paper quilling, welcome! Hand bouquet silakan, bahkan di Adik pun menerima jasa henna untuk wisuda dan pernikahan demi memuaskan hobi gambarnya.
Mohon doa-nya, semoga kami bisa mencapai mimpi-mimpi kami. Kalaupun kelak saya tidak berjodoh dengan mimpi bisnis keluarga ini, semoga adik-adik saya bisa merealisasikannya.
Halo Mba Wahyu Widya dan Mba Muslifa Aseani alias BunSal, ini dia mimpiku membangun bisnis rumahan. Doakan semoga terwujud dan sukses sehingga bisa bermanfaat untuk banyak orang. Aamiin..
#ArisanBlogGandjelRel


11 comments:

  1. Smoga mimpinya terealisasi yaa mba

    ReplyDelete
  2. Semoga Allah segera mengijabah ya mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin.. Yaa Rabb.. maturnuwun Mba Irfa

      Delete
  3. Semoga terwujud impian untuk bisnisnya ya, mbak Rin

    ReplyDelete
  4. Semoga segera terwujud ya Riin, prospeknya baguus...

    ReplyDelete
  5. Sekalian bikin kursusan crafting arinaa

    ReplyDelete
  6. Wah aku tertarik banget nih crafting Mbak. Moga terlaksana, maturnuwun ya Mbak. Maaf baru mampir

    ReplyDelete

Terimakasih Telah membaca dan memberikan komentar di blog ini.

Mohon tidak menyematkan link hidup dan spam lainnya :)

Salam