Wednesday, 19 July 2017

Ayam Serundeng Lengkuas, Sajian Istimewa di Hari Raya

                        
 

Assalamu'alaikum,  idul fitri sudah berlalu tapi masih boleh kan belum move on dari suasana gembiranya? Hihi.
Ngomong-ngomong tentang idul fitri pasti identik dengan makanan enak. Memang idul fitri juga semacam moment-nya 'berbuka' setelah sebulan lamanya menjalankan ibadah puasa di bulan ramadhan.Opor ayam dengan lontong dan sambal goreng ati plus kerupuk udang,  perfect banget kan untuk menemani hari raya?
Tapi di tempat saya beda lho, Temans.  Di Wonosobo khususnya di kampung saya kebanyakan orang memasak daging sapi,  ayam dan ikan air tawar untuk hidangan di hari raya.  Namun masaknya bukan dibuat opor melainkan dimasak (entah apa namanya) dengan bumbu dapur komplit lalu setelah hampir matang ditambahkan kecap manis. Mirip seperti semur hanya saja dibuat tanpa kuah dan rasa manisnya tidak dominan. Sebagian memilih untuk membuat serundeng kelapa untuk campuran daging sapi atau ayam. Sajian lain umumnya sayur pedas dan ditambah lalapan atau pecel. Tidak semua orang membuat ketupat seperti tradisi di tempat lain, jadi ketupat bukan hidangan wajib di sana.

Saya sih tidak begitu cocok dengan serundeng, untungnya di rumah juga jarang membuatnya apalagi setelah mbah meninggal.
Kalau serundengnya bukan dari kelapa gimana? Hm..  Bisa sih ya,  Ayam Lengkuas itu kan hasilnya jadi seperti serundeng kelapa. Sebelumnya,  saya tahu menu ini adalah saat pertama kali idul fitri dengan keluarga suami.  Waktu itu kami merayakan idul fitri di Surabaya,  di rumah nenek suami yang sudah sepuh. Setelah shalat idul fitri kami pun mengunjungi keluarga lainnya. 
Di rumah salah satu tante,  kami dijamu dengan ayam serundeng yang rasanya berbeda dengan serundeng kelapa.  Saya pun penasaran lalu kepo ke tante, dan dijawabnya "Itu serundengnya dari parutan Laos (lengkuas), enak kan?"
Saya mengiyakan sembari tangan menyomot serundeng lagi.  Hihi.

Ayam Potong So Good siap diolah

Tante yang baik itu pun membagi resepnya untukku,  tahu aja sih Tan kalo keponakannya tersayang itu senang dimasakin,  dan istrinya juga lagi belajar masak.  Hihi.  Jadi pengen masak lagi sewaktu membeli ayam potong So Good di supermarket terdekat. Oke deh, ini dia resepnya:
Ayam Goreng Serundeng Lengkuas
Bahan:
500 gr ayam potong So Good paha dan dada
6 siung bawang putih
10 butir bawang merah
150 gr lengkuas,  kupas lalu parut kasar
1 ruas jahe
1 ruas kunyit
1 sdm garam
1 sdt gula pasir
1/2 sdt merica bubuk
1/4 sdt ketumbar
3 lembar daun salam
1 batang serai
100 ml air
1/2 butir jeruk nipis ukuran sedang
Minyak goreng secukupnya

Bumbu-bumbu yang dihaluskan


Cara membuat
1. Keluarkan Ayam Potong So Good dari freezer, biarkan lunak. Setelah ayam potong So Good lunak,  beri perasan jeruk nipis lalu diamkan sembari mengolah bumbu lainnya
2. Haluskan bawang merah,  bawang putih, jahe, dan kunyit. Setelah semua bumbu halus,  masukkan lengkus yang telah diparut
3. Siapkan wajan/panci untuk mengungkep ayam.  Masukkan ayam ke dalam wajan, campur dengan bumbu hingga merata
4. Tambahkan gula,  garam, merica,  ketumbar,  serai dan daun salam
5. Masukkan air lalu ungkep dengan api sedang sampai air berkurang (sekitar 15-20 menit)
6. Setelah dingin,  goreng ayam dengan deep frying.  Gunakan api sedang agar tidak mudah gosong.
7. Setelah ayam habis digoreng,  goreng sisa bumbu sampai kering. Inilah yang akan menjadi serundeng lengkuasnya.
8. Siapkan piring saji, masukkan ayam goreng ke dalam wadah lalu taburkan serundeng lengkuas di atasnya. 
Hmm...  Yummy!  Cocok banget lho dimakan dengan nasi hangat bersama sambal terasi dan lalapan.

Yukmari makan dengan lalapan dan sambal terasi
Oia,  sebenarnya lengkuasnya bisa dihaluskan dengan blender, namun saya memilih memarut manual agar teksturnya lebih jelas terlihat. 
Sepulang dari Surabaya dulu sempat saya praktikkan dan suami pun menyukainya,  namun belum mencoba lagi karena seringkali malas memarut dan blender kepunyaan ibu sudah mulai tua,  terlalu lelah untuk menghaluskan bahan yang keras.
Pilihan untuk menggunakan lengkuas dibandingkan kelapa parut juga bisa menjadi alternatif untuk mengurangi konsumsi kolesterol.  Selain harga juga relatif lebih murah,  lengkuas memiliki banyak manfaat sebagaimana yang dliansir oleh manfaat.co.id, diantaranya:
1. Memberikan Rasa Nyaman di Perut
Caranya dengan mengkonsumi langsung dan dibuat minuman. Bisa dipadukan dengan bahan lain seperti gingseng
2. Menurunkan Demam
Zat antipiretik dan analgesic yang terkandung di dalamnya bisa membantu mengurangi rasa sakit dan mengurangi infeksi yang disebabkan oleh jamur. Selain itu, bagian batang bawah pada lengkuas menunjukkan efek penghambatan in vitro yang ada pada bakteri patogen seperti hemolitik streptokokus, anthrax bacillus dan strain staphylococcus.
3. Mengurangi Resiko Kanker
Sebuah riset menunjukkan jika lengkuas mengandung manfaat flavonoid galangin. Galangin sendiri sudah terbukti mempunyai antioksidan untuk melawan radikal bebas. Zat ini bisa memodulasi enzim kegiatan dan akan menekan genotoxicity bahan kimia. Selain zat tersebut juga ada kandungan minyak atsiri. Minyak atsiri dapat meningkatkan permeasi kulit dari fluorouracil.
4. Mengeluarkan Racun
Di dalam tubuh manusia terdapat racun yang bisa memicu gangguan kesehatan yang cukup serius. Oleh sebab itu, untuk mengeluarkan racun tersebut di butuhkan bantuan dari bahan makanan yang menyehatkan dan kaya nutrisi. Kandungan nutrisi yang ada pada lengkuas akan bekerja untuk mengeluarkan racun. Selain itu kehadiran antioksidan juga mampu menangkal radikal bebas yang akan merusak kulit.
5. Mengobati Radang
Lengkuas bersifat antioksidan dan anti inflamasi. Selain itu juga kandungan galangin, dan karioferidanya yang akan menambah khasiat tanaman itu sendiri. Sehingga sangat ampuh untuk meredakan radang.
6. Mengurangi gangguan pernapasan.
7. Menjaga kesehatan mulut.
8. Menurunkan risiko rematik.
9. Menambah nafsu makan.
10. Melancarkan peredaran darah. Dll

Menggunakan ayam potong So Good hasilnya pun lezat dan segar

Dan untuk membuat ayam goreng lengkuas idealnya menggunakan ayam segar agar hasilnya pun lezat dan sehat.  Saya memilih ayam potong So Good karena praktis dan kualitasnya sebanding dengan ayam segar.
Selain itu,  adanya sertifikat halal menjadikan saya lebih mantap untuk mengkonsumsinya.  Urusan halal/haram ini memang menjadi sensitif karena ayam yang pada dasarnya merupakan unggas yang halal dikonsumsi dagingnya,  bisa menjadi haram karena cara memotongnya yang tidak sesuai syariat. Cara memotong yang benar adalah dengan mengucapkan basmallah (menyebut nama Allah), dengan alat potong yang tajam dan terputus urat lehernya. 
Hal lain yang tidak kalah penting adalah kehigienitasan ayam serta dagingnya yang sehat (ayam tidak disuntik hormon). Praktis banget lho,  cukup dikeluarkan dari freezer dan menunggu hingga lunak tanpa perlu dicuci lagi.
Asyik kan? Saya merasakan sekali lho... berhubung saya dianugerahi hidung yang sangat sensitif, amis yang bagi orang lain tidak terasa bagi saya ternyata terasa. Alhamdulillah masak ayam potong SO Good tidak terasa amisnya.
Semoga bermanfaat ya..

Salam, 

6 comments:

  1. Ayam serundengnya bikin mupeng, Mbak Arina...

    ReplyDelete
    Replies
    1. HIhi. Yuk buat Mba... mudah ko masaknya :)

      Delete
  2. ternyata bikinnya mudah ya mbak, kpn2 nyoba deh ayam serundengnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yuk Mba.. mudah ko, asli simpel dan enak

      Delete
  3. Waaa....jadi pengen bikin jugaa... Tak contek resepnya ya Rin... Oya foto2nya kecee...

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih Mba... :*

      semoga bermanfaat ya Mba

      Delete

Terimakasih Telah membaca dan memberikan komentar di blog ini.

Mohon tidak menyematkan link hidup dan spam lainnya :)

Salam