Wednesday, 12 April 2017

Mencicipi Siput Gonggong, Kuliner Lezat di Batam

[Sponsored Post]
Batam merupakan kota yang sangat sibuk dengan berbagai kegiatan pariwisata karena lokasinya yang begitu strategis. Bertetangga dengan negara maju Singapura tentunya sangat menguntungkan bagi pariwisata kota Batam. Oleh karenanya wajar bila kota Batam menjadi tempat kedua setelah Bali, yang paling banyak dikunjungi turis.

(sumber : blog.airyrooms.com)

Keindahan pantai Pulau Batam memang tak kalah dengan pantai lain di Indonesia, seperti Ocarina Park, Pantai Marina, pantai Nongsa, pantai Sekilak, dan masih banyak lagi. Lalu bagaimana dengan wisata kuliner di Kota Batam?
Jelas sekali bahwa Seafood menjadi menu favorit karena kelezatan rasanya dan tentunya mudah diperoleh.  Yuk, kita lihat menu apa saja yang tersaji di sana dan bisa Teman-teman cicipi saat berada di Kota Batam?

Kuliner yang paling menarik menurut beberapa sumber adalah Siput Gonggong.
Pernah mendengar siput gonggong, Temans? Gonggong adalah sejenis kerang yang beukuran sedang dan banyak terdapat di perairan Kepulauan Riau. Gonggong ini menyerupai keong.
Melihat bentuk keongnya, yang terbayang adalah hiasan dinding dari kerang-kerangan pajangan di rumah. Namun bila kita berkunjung ke Batam, wajib mencoba Gonggong Seafood yang menjadi kuliner khas Batam paling fenomenal.

(sumber : mivecblog.com)

Siput gonggong rasanya unik sedikit mirip dengan cumi dan bertekstur kenyal. Untuk menikmatinya, kita harus mengambil daging gonggong ini keluar dengan menggunakan tusuk gigi. Cara menariknya pun harus mengikuti bentuk cangkang siput tersebut.
Jika  tidak,  dagingnya akan putus dan kita akan kesulitan untuk mengoreknya kembali. Memang butuh sedikit kesabaran dan berusaha saat makan siput gonggong. Bahkan terkadang gonggong ada yang kosong meski sudah dikorek-korek.

Menikmati gonggong yang didahului sensasi mencukil daging ini, tampaknya justru membuat makanan ini memiliki keunikan tersendiri untuk dinikmati. Bagian kaki gonggong biasanya keluar sedikit dari cangkangnya dan kemudian bisa ditarik.
Daging gonggong yang berwarna putih dan terasa kenyal itu akan ikut tertarik keluar. Lalu kita tinggal  mencocolkan ke saos sambal yang tersedia, asyik bukan?
Meski langka, menu siput gonggong ini biasanya disajikan di hampir semua restoran Seafood di Pulau Batam. Siput gonggong ini disajikan masih dalam cangkang dan direbus dengan garam dan irisan jahe untuk menghilangkan bau amis. Fungsinya, sebagai makanan pembuka sebelum makanan utama seperti kepiting, udang, atau sop kepala ikan. 
Jika memesan menu ini, kita akan mendapatkan satu porsi gonggong Seafood disajikan dengan saus sambal khusus yang menambah lezat cita rasanya. Sambal yang menemaninya akan sangat menentukan rasa siput gonggong ini. Kita bisa memilih sesuai selera apakah memakai saos kacang, saos sambal, saos kecap, saos taoco, atau saos nanas dan bawang.
Namun saat ini pengolahan siput gonggong yang rendah lemak dan kaya protein ini sudah dibuat bervariasi bisa ditumis dengan saos tiram, asam manis, bumbu cabe kering, dan dimasak kuah. Bahkan kita pun bisa menemukan gonggong yang dibuat camilan kerupuk sebagai oleh-oleh.


Jadi bagaimana Temans, tertarik untuk mencicipi gonggong, Seafood yang hanya bisa Anda dapatkan di Pulau Batam dan sekitarnya ini? Jika demikain, jangan lupa untuk booking di jaringan hotel AiryRooms untuk  mendapatkan hotel murah di Batam (read disclosure).
Fasilitas yang diberikan lengkap mulai kamar ber-AC dengan tempat tidur bersih, perlengkapan mandi, air panas, hingga air minum gratis. Untuk sarana hiburan kita bisa menikmati TV layar datar serta WiFi gratis.
Kita juga bisa booking dengan mudah melalui website resmi Airy Rooms, aplikasi Android dan iOS.  Selamat berwisata kuliner di Kota Batam!
Semoga bermanfaat,
Salam,


26 comments:

  1. Siput Gonggong memang penuh sensasi. Untung aku pernah nyobain pas main ke Batam dulu. Hihi.. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Batam memang gudangnya seafood lezat ya Mba

      Delete
  2. Aku belum pernah makan siput gonggong, kalo kerang atau keong sering. Mmm...penasaran sama rasanya

    ReplyDelete
  3. Aku belum pernah ke Batam, suamiku pernah pas acara kantor lalu nyebrangbke Singapura, kalau ke Batam dulu lebih murah, sejenis kerang aku sukanya tutut, tapi kalau kerang aku alergi, yang ini belum pernah makan nih ☺

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau aku memang nggak begitu suka kerang-kerangan, ga tahan amisnya

      Delete
  4. aku baru tahu siput kayak gitu isa dimakan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mirip yang disini di kolam-kolam itu ya, kece nek di tempatku

      Delete
  5. Seru kayaknya main ke Batam ya, Mba. Tapi kayaknya aku alergi siput gonggong deh dulu pernah makan dikit doang kerongkongan lsg gatel bgt

    ReplyDelete
  6. Wah jadi laper mba.. dan jadi pengen ke Batam. Salam kenal ya mba ^^

    ReplyDelete
  7. Tau siput ini dari cangkangnya yg ku temui sbg hiasan bingkai foto..hmm ternyata dagingnya enak dimakan yaa mb, jadi pengen :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huum, cangkangnya cantik dibuat hiasan

      Delete
  8. Tempat keluar dagingnya kecil banget gitu ya mbak beda sama keong yang biasa dijual di Jawa. Hehe

    ReplyDelete
  9. Berani ga ya nyobain geli aku liatnya

    ReplyDelete
  10. Mantab jiwa! Terlihat lezat menggoda sekali serta unik kuliner Siput Gonggongnya

    ReplyDelete
  11. Batam masih jadi wishlist nii moga kesampaian aamiin

    ReplyDelete
  12. Belum pernah makan siput, agak ribet ya makannya kalo masih ada cangkang. Aki pilih yang udah dilepas dr cangkang aja lah biar praktis 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. AKu malah ngeri lho Mba makan kerang yang sdh nggak ada cangkangnya. rasanya gimana gitu ngelihat yang ada di pasar gitu. hii

      Delete
  13. wah aku belum pernah juga cicip siput gonggong...penasaran nih mbak arina

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga bisa icip2pas pergi ke daerah Riau ya Mba

      Delete

Terimakasih Telah membaca dan memberikan komentar di blog ini.

Mohon tidak menyematkan link hidup dan spam lainnya :)

Salam