Tuesday, 31 January 2017

Proses Kreatif Menciptakan Konten Blog yang Menarik


Assalamu’alaikum, Temans.
Sering bawa perasaan alias baper nggak sih kalau lihat teman kita bisa bikin konten yang menarik sementara punya kita sangat biasa saja?! atau jangan-jangan cuma saya seorang nih yang sering terpukau sama kreatifnya orang-orang seperti itu. Kadang sampai mikirnya mereka itu otaknya terbuat dari apa sih? Makannya apa sih? *lebay kalau yang ini*
Mungkin otaknya semacam Intel Core i3/Intel Core i5/Intel Core i7 Processor jika diumpamakan dengan komputer. Tentu, dengan processor secanggih itu ‘otak’nya bisa bekerja multitasking tanpa membuatnya lemot dan gagal fokus. Teknologi turbo boost-nya membuat aplikasi berat pun menjadi ringan dijalankan. Teknologi HD Graphics-nya membuat gambar yang dihasilkan semakin berkualitas dan yang tak kalah penting adalah bisa support memori hingga kapasitas 16GB.
Tapi beneran deh, suka iri gitu sama mereka yang prestasinya seabrek. Lalu... lalu.. sambil melipir pelan-pelan mikir juga dong, membandingkan kira-kira kalau misalnya saya yang seperti mereka yang keren itu saya sombong nggak ya? Nah! Baru poin ini saja sudah buyar jadi memang belum saatnya bisa merasakan seperti mereka kalau masih ada kata ‘sombong’ dalam hati. Ihik! *ini kata sisi hati yang baik. Yang sisi sebelahnya mah ga terima*

Terus, usaha saya sudah sebanyak mereka nggak ya? Mulai dari menyiapkan ingredients-nya untuk dimasak supaya menghasilkan karya fenomenal dan viral; sharing ke banyak tempat, mencari sumber yang berkaitan.. endebre-bre-bre. Hiks! Lagi-lagi jawabannya belum, ya pantaslah masih begini-begini saja.
Tapi nggak boleh patah arang dong! Namanya belajar itu ya berproses. Dari tidak tahu menjadi tahu, setelah tahu menjadi mahir. Keahlian apa-apa selalu butuh jam terbang tinggi agar semakin lihai dan feel-nya terlihat dalam karya.
Terus, gimana ya kira-kira supaya bisa bikin karya yang oke punya?

Out of The Box Idea
Ide adalah komposisi yang paling penting untuk menciptakan karya, baik itu berupa artikel, meme, video, dll. Ide yang biasa saja pastinya banyak ditulis oleh orang, sehingga menjadi tidak menarik lagi. So, butuh ide gila atau yang unik dan ini (biasanya) hanya dipikirkan oleh orang-orang kreatif itu. Nah, rasanya kalau saya ko mikirnya masih begitu saja ya? Makanya saya butuh teman untuk sharing.
Pernah saat akan mengikuti lomba seputar pariwisata saya ingin menuliskan tema yang tidak jauh-jauh dari destinasi wisata mulai dari wisata mainstream di kota kelahiran sampai ke tempat-tempat wisata yang baru dibuka. Namun, hasil diskusi dengan beberapa orang hampir semua menyarankan untuk mengambil angle yang berbeda, misalnya wisata budaya atau kuliner atau gabungan keduanya.
Saya pun memutuskan untuk menulis tentang budaya yang menjadi ikon salah satu kota. Semua proses dilakukan dengan seksama mulai dari wawancara, foto dan sebagainya. Tentu, nulisnya pun dengan segenap perasaan. With heart bahasa kerennya. Muehehehe.
Hasilnya?! Saya TIDAK MENANG! Wkwkwkwkwk. Tapi saya puas dengan apa yang saya dapatkan, mulai dari pengalaman, teman baru, sampai artikel yang menuai banyak komen termasuk dari juri utamanya. *ish! Ketahuan banget blog-nya miskin komen*
Mungkin waktu itu saya kurang memperhatikan beberapa hal yang penting dalam konten pariwisata. Yah, intinya mah belum rejekinya menang. Kudu belajar, terus belajar dan belajar terus.

Blogging with Heart
Seperti yang sudah saya sebut sebelumnya, biasanya saat saya menulis sebuah konten benar-benar dari hati, rasanya enak dibaca dan ada kepuasan tersendiri. Asli! Bukan seperti beban gitu, malah jadi self healing banget. Tips ini saya dapatkan saat mengikuti workshop blogging yang diadakan oleh Ibu-Ibu Doyan Nulis (IIDN) Semarang tahun 2014 silam.
Oia, menambahkan self experience juga penting lho dalam tulisan yang sifatnya personal atau review. Makanya seneng banget kalau dikasih sampel gitu, jadi bisa mencoba sendiri dan menceritakab pengalaman sesuai apa yang dirasakan *aduh.. emak-emak :P *

Meluangkan Waktu
Jika waktunya panjang, kita bisa membaginya ke dalam beberapa term sampai sebelum due date nya kita sudah menyelesaikan tulisan kita.
Hm.. menulis ini seperti tamparan buat diri sendiri yang sering (terpaksa) menjadi deadliner garis keras. Semoga kelak setelah sikecil mulai bisa mandiri, lebih banyak waktuku yang bisa digunakan untuk blogging sehingga nggak keteteran mengatur waktu lagi.
Nggak asyik banget memang nulis di batas waktu itu, karena selain merasa diburu waktu, ide juga kurang tereksplor. Perlu diantisipasi pula persoalan listrik mati, internet ngadat, ketiduran, gagal kirim email, dll. Kecuali... selalu percaya the power of kepepet. Ahaha. *curhat ya Mak!*

Berdayakan Smartphone Semaksimal Mungkin  
Smartphone buat apa?! Ya jelas dong.. ini perangkat wajib banget buat para blogger. Mulai dari untuk merekam wawancara, ngetik, mengambil foto jika tidak memiliki kamera, mengedit foto, juga untuk sharing ke media sosial yang kita punya.
Dengar-dengar sih kamera HP dengan resolusi 5MP itu sudah cukup mumpuni untuk membuat gambar-gambar menarik dari hasil jepretan sendiri. Saya merasakan banget hal ini. Sebelum punya HP dengan kamera yang cukup bagus, saya selalu tidak percaya diri untuk menggunakan foto sendiri dalam postingan blog. Meminta foto teman jika menulis liputan acara bersama teman, atau mengambil foto dari internet.
Untuk yang terakhir ini harus waspada banget karena jika si Empunya foto tidak ikhlas fotonya kita ambil, bisa jadi masalah besar nantinya. So, harus izin terlebih dahulu atau paling tidak mencantumkan sumber fotonya. Sekarang pun saya masih sering menggunakan foto yang saya ambil dari internet, tetapi saya mencari lewat penyedia gambar gratis. Asyik kan? Dapat gambar berkualitas tinggi tanpa perlu mencantumkan sumbernya.
Untuk mempercantik gambar atau menambah informasi dalam blog, aplikasi edit foto di HP akan sangat membantu. Menambahkan text, menggabungkan foto, membuat kolase, dll bisa kita lakukan lewat HP

Camera
Jika memiliki kamera yang lebih canggih dibandingkan smartphone, tentu akan lebih mengasyikkan. Proses mengumpulkan bahan untuk menulis bisa digunakan untuk hunting foto dan mengasah kemampuan fotografi.
Ngomong-ngomong soal kamera, saya ingin sekali punya kamera SDLR atau Mirrorless gitu deh.. *haha curcol lagi*
Alhamdulillah meskipun sekarang belum punya, sudah ada smartphone yang bisa digunakan untuk belajar foto dan membuat infografis sederhana. Iya, HP-nya suami yang sering dipinjam buat foto-foto, dan hasilnya keren lah kalau bisa ngambil angle yang pas. Ssst...! HP-nya apalagi kalau bukan ASUS Zenfone 3 Max.   

Computer/Netbook
Bagi saya ini senjata yang paling utama. Bisa saja sih blogging lewat smartphone (dulu juga pernah) begitu, tapi jika ada notebook tentu saya pilih yang lebih mudah. Utamanya sih untuk meminimalisir typo dan kerapian artikel yang ter-publish.
Selain itu, mata saya lebih cepat lelah jika membaca atau menulis di smartphone. Masih ditambah juga leher dan tengkuk yang pegal dan kaku akibat terlalu banyak menununduk. jari juga bisa pecah-pecah saking seringnya digunakan untuk scroll di layar/touchscreen.
Untuk mengedit foto pun terkadang saya lebih memilih menggunakan notebook karena layarnya lebih besar, dan ada beberapa situs edit foto online yang hanya bisa digunakan di notebook.
Ssttt! Dengar-dengar ASUS mengeluarkan produk baru yang super kece lho..! asyik banget tuh kalau punya produk itu. Aktivitas menulis dan membuat konten yang oke semakin mudah sepertinya.

ASUS Pro B8230, Kinerja Tinggi, Mobilitas Tinggi dan Kehandalan Standar Milter.
Wuiih! Seperti apa ya rasanya menggunakan notebook ini? Wong pakai ASUS yang biasa yang dibeli oleh suami saya 3 tahun silam saja performanya masih sangat baik, apalagi keluaran baru?
Ini cocok sekali untuk blogger yang mobilitasnya tinggi. Travel blogger cocok nih, saya juga mupeng meskipun masih travel blogger (wannabe). Layarnya yang kecil (12 inch) sangat memungkinkan untuk dibawa kemanapun dengan mudah dan ringan. Bentuknya yang mungil jadi terlihat praktis dan elegan.

Spesifikasi Umum ASUSPRO B8230

Notebook bisnis B8230UA, yang memenuhi standar militer MIL-STD 810G, memiliki cover berbahan aluminium yang ringan namun kokoh. Selain memenuhi standar militer MIL-STD 810G, notebook ini juga telah sesuai dengan uji tes yang biasa dilakukan kepada notebook ASUS lainnya namun dengan pengujian yang lebih. (asus.com)
Nah! Cocok bukan untuk yang bepergian atau menjelajah alam tetapi selalu membutuhkan notebook untuk mengumpulkan kisah perjalanan maupun untuk koneksi.
Selain bentuknya yang kecil sehingga mendukung mobilitas, ASUSPRO B8230 telah dilengkapi dengan sistem operasi windows 10 yang tak diragukan lagi performanya untuk mendukung aktivitas digital penggunanya. Selain itu, juga telah dilengkapi dengan aplikasi ASUS Business manager yang sangat mendukung aktivitas para provesianal.
Dengan aplikasi business manager ini, memungkinkan penggunanya untuk mengatur berbagai keperluan terkait file bisnisnya. Selain itu, kapasitas baterainya juga sangat tinggi dan didukung dengan prosesor Intel Core i7 yang disebut Skylake. Sehingga, dalam penggunaan yang tinggi pun notebook akan tetap aman dan performanya tetap prima.

ASUS Business Manager
Ternyata, teknologi baru dari ASUS juga memunhkinkan penggunanya untuk upgrade. Kompartemen bawah notebook bisa dibuka untuk keperluan penggantian storage atau memory yang lebih besar.
Hm... untuk lebih jelasnya bisa dilihat di web ASUS ya Temans.
Ssstt! Jangan bilang-bilang kalau saya mupeng banget sama ASUSPRO yang ini, supaya saya bisa lebih banyak belajar membuat infografis yang keren, edit video untuk youtube dan untuk mendokumentasikan kegiatan anak, juga untuk keperluan fotografi.
Semoga bermanfaat,

Salam!

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog Asus yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Asus Indonesia. 

34 comments:

  1. Asus memang keceh.. suami kmrn barusan beli asus jg yg type brp tuh ga paham. Sy ngeliat fisiknya aja keceh, gimana pake nya ya.. kapannn gitu sy bs ngeblog pake hati pake asus juga.. hihihi.. kok malah curhat sih

    ReplyDelete
  2. Sama mba Arin, suka iri juga saya sama mereka yang prestasinya seabrek, nggak apa-apa yaa iri positif...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi. semoga kita ketularan ya Mba Nunu :D

      Delete
  3. Keren banget emang si asus ini ya say.pengen juga punya biar ngajar n ngeblog biaa makin lancar

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul..! semoga aku bisa dapat hadiah ASUS Zenfone 3 Max. aamiin..

      Delete
  4. Asus memang sesuatu banget. Lengkap dan bikin mupeng nih mbak, hehe pingin :)

    ReplyDelete
  5. Kapan bisa beli asus model begini? :'D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga segera dapat rejeki buat punya ASUS yang keren ini Mba :)

      Delete
  6. Asus membuatku jatuh cinta. Tambah kelihatan elegan.

    ReplyDelete
  7. Pengen punya ini nih. :D Yang ada cardnya juga kan ini?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya betul, yang ada cardnya :D asyik deh

      Delete
  8. thanks mba ilmunya, wajib dipraktikan ikih. Semoga menang ya mba lombanya.

    ReplyDelete
  9. Menciptakan konten kreatif pada blog emang butuh perjuangan. Dari ide, alur ceritanya, dan peralatan yang mendukung. Dengadanya ASUSPRO, sangat membantu untuk menciptakan sesuatu yang lebih kreatif dan cetar membahana.. hahaha

    ReplyDelete
  10. Coba kalau punya semua gadget dari ASUS. Mulai dari notebook, hp, tablet dsb. Pasti bakalan semakin kece badai ngeblognya... Mupeng produknya tapi blm kesampaian beli hiks...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga segera kesampaian ya Mba :) aamiin..

      Delete
  11. Iya nih, dulu pas masih pakai notebook buat ngeblog aku sering pakai aplikasi Canva, Mbak. Bagus itu buat edit gambar dan foto. Sekarang, ya, dipuas2in aja pakai aplikasi PicsArt yang ada di tablet

    ReplyDelete
  12. asus memang oye ya mbak.....blogging with heart memang penting ya mbak..karena kalau tidak hasilnya sering kurang memuaskan

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, kalau nulisnya nyaman hasilnya juga enak :) *emangkue :P

      Delete
  13. Aku mupeng beliin anak lanang yg mau bikin vlog untuk tugas kuliahnya. Udah masuk semester yg mesti bikin film gitu kan butuh ASUS ini. Moga bisa beli tahum ini dari job, aamiin.

    ReplyDelete
  14. Bagus banget tipsnya, mbak Arina. Terutama yang jam terbang, artinya harus sering nulis kan ya. Sayang saya masih belum punya cukup jam terbang mbak, adanya jam tidur, hehe

    Anak saya juga pakai laptop Asus tapi serinya lupa, masih sering rebutan kalau saya mau pakai, dan pasti dia yang menang :)

    * Sukses lombanya ya mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe. aku juga masih sering kalah sama ngantuk dan males Mba :P *tutupmuka

      Delete
  15. Makasih rina tipsnya..masih belum bisa istiqomah buar rajin nulis nih :( ngomong-ngomong aq juga pecinta ASUS..semua laptop dan notebook diruma sm HP suami juga ASUS :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin..

      sama Dan.. ini adik2 sama sepupu2 juga pakainya ASUS :)

      Delete

Terimakasih Telah membaca dan memberikan komentar di blog ini.

Mohon tidak menyematkan link hidup dan spam lainnya :)

Salam