Tuesday, 8 November 2016

Surat Cinta untuk Samsung Galaxy Tab 3 Lite Kesayangan




28 April 2014
Hari itu pertama kali kusentuh lembut kulitmu yang masih mulus. Berbinar mata ini mengamati setiap lekuk sisimu.
Aku tahu hari itu hari istimewa, hari dimana satu tahun sudah ikatan janji di hadapan Allah itu terbina. Namun aku pun paham si dia pasti tak mengingat hari dan tanggalnya, sebagaimana sifat laki-laki pada umumnya.
"Beneran ini buatku?" masih setengah tak percaya aku memastikan.
"Tentu saja! Kalau nggak mau ya buatku aja lah!" katanya sembari mengedikkan bahu.
"Ini hadiah anniversary kita ya?"
 "Anniv apaan? Emang tanggal ini ya kita nikahnya?"

Tuh kan... Dia pasti lupa tanggal-tanggal bersejarah. Tak apa, asal tak lupa statusnya sudah beristri dan beranak satu.
Mengalirlah cerita itu dari bibirnya, bagaimana ia sibuk mencari informasi seputar harga Samsung Galaxy tablet, supaya mendapatkan spec berkualitas dengan harga miring. Ia pun hunting ke pusat penjualan gadget, dan betapa hatinya bersorak gembira saat melihat penawaran cashback di salah satu toko.
Dan ia pun jatuh cinta padamu, Samsung Galaxy 3 Lite. Ia menebusmu dengan potongan harga sampai Rp. 500.000 plus bonus kartu perdana dan micro SD.
"Maaf ya, nggak ada warna putih, tapi itu 'baju' nya putih ko.. Tetap cantik kan?" katanya.
Iya, aku berharap memilikimu dengan warna putih. Tak apalah, sudah lebih dari cukup untuk hadiah pertamanya itu. Meski berbeda dengan seri sebelum kamu, Samsung Tab 3 yang dilengkapi dengan kamera depan. Tak apa ya, walaupun tak ada kenangan selfie denganmu, kamu adalah Gadget tercanggih yang pernah kupunya. Jangan ditertawakan, Memang kenyataannya begitu, sebelumnya HP bagiku cukup untuk SMS dan Telepon saja.
Begitu melihatmu, aku langsung jatuh cinta. Cinta pada pandangan pertama! dan aku menamaimu TABITA.
Setiap hari, kamulah yang menamiku di sela-sela mengurus si Kecil yang lengket dengan bundanya. Kamu masih ingat bukan? Betapa hati-hatinya aku membuka dan menyimpanmu, takut tergores apalagi terjatuh di lantai.
Kamu juga yang menemani me time-ku saat si kecil terlelap dan aku bisa goleran di kasur sembari mencari hiburan di dunia maya.
“Jangan lupa, dimanfaatkan ya! Buat nulis, buat jualan, dan apa saja yang bisa membuatmu bahagia...”
Aku masih inget betul kalimat itu, sesaat setelah ia menyerahkanmu untukku.
Dan benar, aku jadi lebih mudah untuk menulis, bersosialita di media sosial, mengikuti beberapa grup WhatsApp mulai dari grup ODOJ, parenting, homeschooling, birthclub, alumni sekolah, teman-teman kos, juga grup-grup reseller untuk berjualan online.
Mengingat itu, aku membayangkan betapa kamu harus bekerja keras sepanjang hari. Untungnya saat malam hari aku tak lupa untuk mengistirahatkanmu.
Jika kamu bisa protes, kamu pasti akan berteriak kencang dan memintaku menghentikan kerja rodi itu.
Benar, saat bersamamu aku sering lupa waktu saking asyiknya ‘berjaga’ di online shop atau mencari info seputar ASI dan resep MPASI. Untung ada yang selalu mengingatkan.
Kamu pastinya juga masih ingat dong, foto-foto hasil screenshoot resep MPASI dari grup-grup ASI yang kuikuti di facebook, yang sebagian diparktikkan sebagian lagi hanya memenuhi memorimu. Semoga kamu tidak marah soal ini ya...

Agustus 2015,
Saat itu aku membawamu melancong ke Jakarta. Ah, tepatnya bukan melancong karena hanya menemani suamiku bertugas, dan aku diharapkan bisa membantunya terjaga dalam perjalanan, menemaninya agar tidak mengantuk dan konsentrasi memegang kemudi.
Tiba-tiba kamu tak bisa digunakan untuk akses simcard. Oh! Kau tahu betapa desperate-nya diriku. Tak bisa cek olshop juga grup-grup yang kuikuti, dan tak bisa membalas pesan dari teman yang baru saja dikunjungi di Jakarta.
Hampir sebulan aku menginstirahatkanmu, rasanya sepi namun juga damai dari hiruk pikuk dunia maya.
Tapi aku masih membutuhkanmu, untuk itu kamu harus dirawat inap ke Samsung canter, rupanya slot simcard-mu rusak. Salahkan aku, karena seringnya gonta-ganti kartu perdana paket internet demi berhemat.  
Hanya berselang dua hari, kamu sudah kembali ke pelukanku lagi (uhuk!), tentu dengan merelakan hampir semua foto kenangan dan beberapa materi yang kusimpan. Tak apa, aku masih bisa mencarinya lagi.
Waktu terus berlalu, dan aku masih setia bersamamu.
Namun semakin lama, kau pun makin renta, tak cukup kuat mengejar berbagai tuntutanku. Lagi-lagi maafkan aku yang terlalu banyak membabanimu, dan terkadang memarahimu dengan makian ‘error’ ataupun ‘lemot’. Ah, padahal tak terbilang jasamu padaku.

September 2016
Maafkan aku, yang makin tak bersabar terhadapmu. Maafkan aku yang selalu membuatmu kepayahan mengejar beberapa tugas.
Hingga suatu hari, dia yang sebenarnya lebih berhak atasmu memintamu kembali. Demi membantunya meng-handle beberapa hal lewat whatssApp dan email. Semoga kau lebih bermanfaat di sana, dan semoga lebih terawat, karena praktis pekerjaanmu akan jauh berkurang. Tak ada lagi edit foto, tak ada lagi berasyik-masyuk dengan media sosial, tak ada lagi obrolan panjang di grup-grup WA dan BBM, apalagi line dan sejenisnya.
Dia hanya butuh WA untuk stand by, berbalas email, dan sesekali membuka video.
Jauh lebih nyaman bersamanya, bukan?
Selamat tinggal, semoga kamu betah bersamanya. Jangan ngambek-ngambek lagi ya,
Terimakasih banyak untuk semuanya,
Dariku, yang pernah mencintaimu dan membersamaimu,


44 comments:

  1. Semoga segera mendapat gantinya ya mbak Arina, meskipun tidak bisa begitu saja melupakan sahabat tercinta. Toh dia berada ditempat yang aman dan bisa beristirahat lebih lama ya :)



    ReplyDelete
  2. Kenangan bersamanya tak mungkin terlupakan Mbak Arina :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener banget Mba, soalnya dia sudah 2 tahun lebih menemaniku.. :)

      Delete
  3. Ikutan lomba yang hadihanya hp rin ☺

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mba Vita, semoga lain kali bisa nggondol gadget dari lomba :) aamiin..

      Delete
  4. Duuuh aku jadi teringat samsung galaxy tab 2 ku, udah almarhum mau coba dihidupkan kmbali biaya service luarang meh tekan sejuta 😥😥

    ReplyDelete
    Replies
    1. Duuh... sedih banget ya Mbak kalau kejadiannya kek gitu, persis sama lepi adikku. belinya 2,9 trus rusak katanya biaya servisnya hampir 2jt :D

      Delete
  5. Masi mending mba merk ini bisa dipakai taunan. Ini yg aku pake merk china awalnya bagus tp blm ada setaun konektor chargenya uda soak. Hiks

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huum Mba, alhamdulillah... aku baru pertama kali ini pakai samsung, ternyata awet juga, udah 2th lebih masih bisa dipakai. kalau untuk pemakaian normal.. tapi kalau kebanyakan app memang semua hp juga alam2 lemot ya, apalagi update app kan makan ruang juga

      Delete
  6. Hiks, dulu saya juga punya hp kesayangan
    samsung galaxy young, hp itu udah menemani karir saya hingga jauh banget
    cuman suatu hari terpaksa harus dijual :( sedih banget kalau ingat :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Serba salah ya, sudah terlanjur sreg sama gadget, tapi kalau nggak dijual juga bikin empet :D

      Delete
  7. Aku jg cinta bgt sama samsung emang awet n apik tenan. Moga2 dapet ganti yg lebih oke lagi..semangat ikutan lomba x aja dpt gadget ;)

    ReplyDelete
  8. Hiksss...aku jadi ingat Samsung Galaxy S3 Mini ku mbak. Dibajak Kak Ghifa nih. Aku jarang pegang. Miss banget.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Si Samsung tergantikan sama lenovo nih... hihihi :)

      Delete
  9. Samsung memang bgs produknya mb..sayang ya semoga dpt gantinya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mba, bagus.. aku sudah membuktikan. hehe. tapi ya memang kudu merogoh kocek lebih dalam ya untuk sekelas Samsung dll.
      Kadang juga eman-eman gitu kalau mikir merk lain dg harga yang jauh lebih murah tapi dapat spec-nya sama

      Delete
  10. Jadi skrg mbak rina pake gadget apa?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah pakai OPPO Mba..
      mau nggak mau kahirnya beli juga buat menunjang aktivitas... tapi ya sedih juga karena kudu terkuras tabungan.

      eh ga apa2 ding, anggap aja itu aset ya.. tapi hiks. kudu berhemat lebih sampai beberapa bulan ke depan :(

      Delete
  11. Moga sgra dpt ganti yg lbh OK yaa..

    ReplyDelete
  12. Surat cintanya manis sekali mbaa. Si samsung kalo baca pasti termehek2. Hihihii. Btw sama kek yg lain. Ikut ndoai dpt ganti yg lbh baik yaa. Aammiinn

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamin...

      hooh Mba, termehek-mehek dia pasti., hihi

      Delete
  13. ikut lomba blog mb sapa tau menang dan sapa tau dapat ganti....

    ReplyDelete
  14. Wahh lumayan lama si samsung itu membersamai ya mba. Semoga dapat ganti yang lebih baik

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin...

      IYa Mba, hampir 3 tahun lho.. :)

      Delete
  15. Jd teringat tabku yg mesinnya crash, semua data masih ada di sana..termasuk foto2 dan draft2 tulisan...hikss...tp pelan2 bisa move on juga. Semoga segera dpt ganti kesayangan yg baru,Mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku juga Mba, akhirnya kan harus direset, mengikhlaskan semua data di sana. kadang kalau mau nulis sesuatu baru inget dulu udah nyiapin gambar tapi sudah hilang di tab :(

      Delete
  16. Hp aku juga sudah tidak kuat lagi menanggung beban yang aku berikan, tapi apa daya dia tetap bersabar sedikit menanggung semua yang aku berikan :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga segera dapat ganti ya, biar dia nggak kecapekan :)

      Delete
  17. Aku punya samsung juga, tapi bukan tab. Pengen banget punya samsung galaxi tab, tapi duitnumya kepakai buat urusan lain, Rin, bikss

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga keinginannya tercapai ya Mba... :)


      Aku suka tab karena mata jadi nggak cepet capek, kan layarnya cukup lebar :D

      Delete
  18. Banyak kenangannya ya , mb. Aku jg sempet stress pas hp rusak hehe. Ga bs dipakai sampai akhirnya diservice. Trus skrg udah baik lagi tapi nggak bisa dipakai lama2 apalagi buat ngegame kek dl. Hehe. Moga dapet gantinya ya mba.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mba... kenangan selama dua tahun lebih itu sesuatu banget :)

      Makasih doanya Mba Ila..

      Delete
  19. Semoga segera dapat yang lebih baik ya, Mbak. :)

    ReplyDelete
  20. namanya lucu banget mba TABITA hehe semoga keinginannya segera terwujud ya mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi, iya... biar ada Tab-nya gitu... :D

      Makasih doanya Mba Yesi ;*

      Delete
  21. Hape yang sedang saya pegang ini juga merupakan sahabat setiaku,Mbak. Kerja kerasnya juga sangat membantuku.
    Hemm... rasanya tiap gadget punya cerita-cerita yang sangat mengesankan ya Mbak bersama pemiliknya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul banget Mba, lha dia yang selalu setia membantu tanpa protes :D

      Delete
  22. Kalo emang udah enak makenya jadi saaaayaaang banget ya, Mba? Aku jg punya hape jadul, tp karena sayaang sampe sekarang ttp disimpen 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi. aku juga Mba, tapi sekarang Hp yang sudah nggak kepakai dibuat mainan anakku :D

      Delete

Terimakasih Telah membaca dan memberikan komentar di blog ini.

Mohon tidak menyematkan link hidup dan spam lainnya :)

Salam