Monday, 14 March 2016

BISNIS BERKAH REJEKI MELIMPAH : 5 Jurus Penghapus Masalah Pengundang Rejeki

Kenal dengan Pak Saptuari? Ehm.. saya juga nggak kenal kok! Pertama tahu nama beliau dari facebook. Iya, beliau ini 'selebriti' medsos yang gencar sekali mengedukasi masyarakat terkait riba.
Mungkin banyak diantara teman-teman yang bergabung dalam grup 'Belajar Wirausaha Bareng Saptuaari?' Memang dari sanalah beliau menyebarkan semangat menghindari riba itu.
Riba, satu hal yang diharamkan oleh Allah tetapi banyak orang yang tidak sadar jika ternyata termasuk dalam hal ini. Ah, bukan kapasitas saya untuk membahas masalah riba, hanya ingin menyampaikan kembali apa yang dijelaskan oleh pak Saptu, sapaan akrab beliau dalam acara yang sudah dilaksanakan kurang lebih satu bulan yang lalu di Aula Masjid Baiturrahman Semarang.
Berawal dari rasa penasaran dengan sosok inspiratif tersebut, makan aku pun membeli tiket seminar. Hari H datang cukup pagi karena bareng suami yang juga panitia acara. Tak berapa lama, peserta seminar mulai berdatangan memenuhi kursi yang telah disediakan. Pesertanya pun beragam mulai dari mahasiswa, pengusaha muda, sampai beberapa sosok yang terbilang sepuh tapi masih bersemangat untuk mencari ilmu.

Acara yang diusung oleh Lazisba Semarang, muda berbagi dan enterpreneur muda Semarang itu dimulai sekitar pukul 09.30, diawali dengan pembukaan oleh MC, lalu penampilan tari melati dari anak asuh lazisba. Anak-anak yang anggun berjilbab membawakan tari jawa yang anggun. Perpaduan yang sempurna.
Anak asuh yang mempersembahkan Tari Melati

Setelah itu pembacaan ayat suci Alquran oleh santri binaan Lazisba, lalu sambutan dari pihak terkait.
Sejak acara dimulai, MC sudah membagi doorprize kepada peserta. Doorprizenya pun menarik dan beragam dari banyak sponsor mulai dari cireng salju, jilbab, sampai voucher makan. Barakallah untuk yang dapat doorprize.
Dan acara yang ditunggu-tunggu pun tiba: speech dari pak Saptuari. 
Begitu beliau mengucap salam, aula yang luas itu langsung bergemuruh dan tertular semangatnya. Gayanya kocak tapi tegas membuat peserta sangat antusias. Apa saja yang disampaikan oleh Pak Saptu? Simak yuk
Gaya kerennya Pak Saptu
Mau kaya?! Tanya Pak Saptu

JURUS AMPUH MENGETUK PINTU LANGIT
Beliau menanyakan kepada peserta apakah ingin kaya?! Ingin sukses?! Ingin punya rumah, kendaraan, tabungan, dll?!
Namun kenyataannya, banyak orang mengalami kebangkrutan dalam hidup atau usahanya, banyak mimpi yang hanya sekedar mimpi. Apa penyebabnya? Beliau mengatakan bahwa umumnya mereka bangkrut karena kurangnya ilmu bisnis mecakup ilmu halal-haram.
Yang harus disadari bahwa tak ada yang instan di dunia ini, setiap ingin mencapai tujuan harus dimulai dengan langkah pertama yang mungkin tertatih, tersendat dan tak jarang tersandung.
Misalnya untuk menjadi penjual yang sukses dia harus memahami emosi pembelinya dan mengajak mereka berinteraksi. Hal ini pun bukan didapatkan dengan serta merta tapi dengan pengamatan dan pengalaman yang cukup lama.

Siapa mau cepat kaya? Bagaimana caranya? kata beliau selanjutnya. Dan jawabanya adalah:
1. Jadilah pengusaha yg jujur, jangan sampai bersekutu dengan setan
2. MEA (MEndekat Allah saja) karena setiap manusia punya masalah, tp percayalah Allah selalu berikan solusinya

5 Jurus Penghapus Masalah Pengundang Rejeki 

1. Shalat Tepat Waktu: Belajar dari Suasana Mengejar Shalat di Madinah/Makkah
Bagi yang sudah pernah beribadah umroh/haji ke Baitullah, pasti paham bagaimana para penjual maupun karyawan toko di sekitar masjid serta merta menghentikan aktivitasnya, menutup toko, lalu bergegas menunaikan shalat.
Saya sendiri belum pernah menyaksikan langsung, tetapi percaya 1000% dengan kisah ini.
Beliau pun menceritakan kisah-kisah lain yang sangat menyentuh. Betapa banyak orang hebat dan sukses ternyata mereka rajin shalat di awal waktu. KERJA ADALAH SELINGAN MENUJU WAKTU SHALAT. Agaknya kalimat ini harus selalu diingat oleh masing-masing kita.
Juga kisah orang-orang yang mendapat keajaiban dan keberuntungan dari allah karena tak pernah meninggalkan shalat dan berusaha shalat di awal waktu. 

2. Menjaga rumah Allah
Beliau berkisah tentang seorang marbot, Thoriq yg menjadi pengusaha melon. Sebuah keajaiban karena saat datang ke sebuah pasar dia dalam keadaan tak punya apa-apa lalu meminta izin untuk tinggal di mushala dan menjadi marbot. Lama-lama ia sering diminta untuk menjaga lapak buah, lalu tiba-tiba keajaiban itu datang saat ia ditawari untuk berjualan melon. Berkat ketekunannya ia kini menjadi pengusaha melon yang sukses namun tak pernah lupa untuk memakmurkan masjid.
Lain lagi kisah Elang, pengusaha properti yang masih terbilang muda tapi telah meroket tinggi. Elang yang tak pernah meninggalkan shalat dhuha.
Lalu Sandiaga S Uno, siapa tak kenal nama ini?! Manusia 5T itu tak pernah lalai puasa sunnah senin-kamis sejak usia SMP.

3. Do'a ibu
Dari Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu, belia berkata, “Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘Ibumu.’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi,’ Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Kemudian ayahmu.'” (HR. Bukhari no. 5971 dan Muslim no. 2548)
kisah tentang ibu pun banyak dicontohkan oleh tokoh dunia seperti Erdogan Presiden Turki yang selalu mencium kaki Ibunya; wali kota Bandung Pak Ridwan Kamil yang juga sangat menyayangi ibunya, dll.
Beliau pun menceritakan kisah hidupnya sendiri betapa beratnya perjuangan ibunya untuk menghidupi ia dan adiknya setelah ayahnya meninggal.
Beliau berpesan agar jangan sampai membuat ibu kecewa karena bisa menjadi azab d dunia.
Dari Abdullah bin 'Amr beliau berkata; Rasulullah SAW bersabda; Ridha Allah pada ridha orang tua dan murka Allah pada murka orangtua (H.R.Al-Baihaqy).

4. Perbanyak sedekah
Diantara manfaat sedekah antara lain:
Memanjangkan umur
Menolak bala/musibah
Menyembuhkan penyakit
Mengundang datangnya rejeki
dalam Q.S. Ali Imran: 92 Allah berfirman yang artinya:
Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebahagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan, maka sesungguhnya Allah mengetahuinya. Qs.3:92

Telah banyak pula kisah orang-orang sukses berkat sedekah yang tak tanggung-tanggung. Sedekah boleh banyak, asal masih ada yang tersisa untuk menafkahi keluarga. Ibarat burung unta maka telurnya pun sepadan dengan tubuhnya; sama juga merpati yang telurnya kecil.
Saat bisa sedekah 1 juta kenapa hanya 100 ribu? Saat bisa sedekah sepuluh ribu kenapa hanya seribu? Dan hanya hati masing-masing yang bisa menjawabnya.
dalam masalah sedekah ini, ada kaidah hidup untuk menjadi manusia yang selalu memberi manfaat untuk orang lain.

Kalo hidup sekedar hidup babi juga hidup
Kalo kerja sekedar kerja kera juga kerja
(Buya Hamka)

5. Tinggalkan Riba
Pinjaman yg ada kelebihan pengembalian= riba

Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu. Dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan riba), maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya.

Masalah riba adalah masalah yang sensitif. Penjabarannya pun bermacam-macam. Solusinya? Harus belajar terus tentang riba. Dan berusaha menghindari nya sedikit demi sedikit. Seperti penulis buku 'Mulai dari titik Nol' yang berencana akan menjual ruko hasil jerih payahnya selama selama menjadi pengusaha, karena ada harta riba didalam bangunan itu.

Allahua'lam bishshawab

Setelah speech dari pak Saptu, dilanjutkan tausyiah dari ustadz Riyadh Ahmad Al-Hafidz. Beliau melanjutkan materi tentang shalat, membumikan Al-Qur'an, sedekah, dan riba.
Alhamdulillah.. semoga Allah memudahkan kita untuk belajar dan mengamalkan ilmu. Aamiin.. 
NB: Sayangnya waktu materi dari Ustadz Riyadh banyak yang terlewat, tapi Pak Saptu pernah membuat ringkasan acara itu di grup nya, yang penasaran bisa langsung search aja ya J 

Foto bareng Pak Saptu dan panitia

Ikut foto bareng panitia dan rekan 'Muda Berbagi'
bajunya senada sama panitia sih, jadi berasa panitia. haha 


4 comments:

  1. Masih belum bisa bebas dari riba seratus persen, rumah ma mobil maaih pinjam bank, semoga bisa segera melunasi insyaAllah biar gak terlalu lama pinjamnya dan sebelum habis waktunya udah bisa dicashin Amiin

    ReplyDelete
  2. 5 Jurus yang penting untuk dilakukan. Terima kasih banyak ya, Mbak, telah berbagi lewat tulisan di blog ini.

    ReplyDelete

Terimakasih Telah membaca dan memberikan komentar di blog ini.

Mohon tidak menyematkan link hidup dan spam lainnya :)

Salam