Tuesday, 3 November 2015

Temukan Passionmu Ciptakan Peluangmu

Sudah cek Tokopedia belum?
Siapa yang nggak kenal jargon ini? Hampir semua orang yang punya TV pasti tahu gimana hebohnya iklan dengan jargon tersebut sejak awal muncul. Mulai dari jualan kipas angin, sandal jepit, raket nyamuk, dan baru-baru ini tentang ‘apa aja ada di tokopedia’ selalu dibuat dengan dramatisasi tinggi dan lebay, tapi hasilnya jadi menarik dan mudah diingat. Awalnya bikin orang penasaran lalu dikagetkan dengan akhir yang menggelikan dengan pertanyaan ‘sudah cek tokopedia belum?’
Hayoo... kamu sudah cek belum?
Ehm, nggak akan bahas iklan ko, cuma sedikit ngingetin masa-masa kuliah tentang advertising aja  hehe.  Cerita sebenarnya adalah tentang seorang nenek yang ... *lhoh! ngelantur.
Minggu awal November kemarin, Tokopedia ngadain Roadshow ke Semarang setelah beberapa kota yaitu Jakarta, Solo, dan Jogja. hurray! Patut bersyukur pake banget sih, biasanya kan kalo ada even gede Semarang sering dilewatin *nyesek.
Saking penasarannya sama acara ini, langsung daftar begitu ada info dari teman padahal waktunya juga masih dua mingguan. Sayangnya, karena nggak ada info yang jelas tentang daftar kelas workshopnya  jadi nggak tahu aturan mainnya dan kehabisan kursi di kelas kuliner *padahal mupeng banget-nget.
Minggu pagi janjian sama Mba Ika Puspitasari buat berangkat bareng. Alhamdulillah sampai tempat baru jam 08.05 tapi antrian peserta di depan sudah mengular. Untungnya buar blogger ada pintu registrasi yang beda. Ahamdulillah... nggak perlu antri.
Masalahnya, aku lupa registrasi atas nama blogger atau online shop, pede banget walau nama nggak tercantum di daftar nama blogger/media tapi bilang aja dari Komunitas blogger Gandjel Rel.
Panitia sempat bisik-bisik gitu deh.. sebelum ngizinin aku buat nulis sendiri namaku. Dalam hati aku bilang. Yaelah mba... bedanya sama peserta cuma dapat press release aja ko, lagian tumpukan map nya buanyak tuh, di daftar cuma ada beberapa nama. Ups! *pagi-pagi nggak boleh marah. Wkwkwkwk. Akhirnya bisa masuk juga, dapat goodie bag, map isi press release, kupon makan siang, kupon undian, snack, dan duduk dibangku depan.
Senengnya tuh nggak cuma bisa datang ke acara ini, tapi juga bisa kopdar sama temen-temen blogger Gandjel Rel. Kalo ketemu mereka berasa banget aura kecenya *moga ketularan* dan makin nambah semangat buat nulis. Apalagi kemarin yang datang banyak banget. Trus ketemu juga sama sahabat lama, kakak kelas yang dulunya dedengkot RnB Undip. Senangnya... jadi berasa reuni gitu deh.

Narsis bareng teman2 blogger sebelum acara mulai _dok.pribadi_
Goodie bag dan teman ngeblog _dok.pribadi_
Sebelum acara yang mengusung tema INDONESIA PASSION PRENEUR ini dimulai, ada perform musikalisasi puisi dari grup ‘BISA JADI’ FIB Undip. Hm.. suaranya bagus deh, enak didengerin. Bangga jadi alumni FIB Undip. Hohoho.
Dari pada bete nungguin acara yang belum mulai, foto-foto dulu deh di depan pintu masuk, ada photobooth yang bisa dipake buat narsis. Yippi!! Emak-emak narsis dulu yak nggak mau ketinggalan sama mahasiswa yang masih kinyis-kinyis. 
Panggung utama Indonesia Passion Preneur
Setelah itu, MC yang kece membuka acara, ada nyanyi lagu Indonesia Raya, pembacaan Ayat suci Alquran, sambutan ketua UKM RnB Undip, perwakilan JNE dan perwakilan Bank Mandiri menyampaikan tentang pentingnya saving untuk masa depan. Trus ada doorprize buat 10 orang yang beruntung di bawah kursinya ada kupon. Congrats yak semuanya.
Dan, acara yang paling ditunggu adalah talkshow bersama CEO Tokpedia Leontinus Alpha Edison, Passion Preneur Coach Deddy Dahlan, dan Mustika, seorang ibu rumah tangga yang sukses berjualan di tokopedia.
Dengan gayanya yang kocak asyik banget, coach Deddy Dahlan menjelaskan tentang bagaimana passion seseorang bisa membawanya menuju kesuksesan. Iya, karena kalo punya passion dalam melakukan sesuatu, pasti ngelakuinnya dengan hati dan happy. Passion adalah apa yang kamu suka dan memberi MAKNA, passion bisa datang dari hobi/minat. Dan percaya nggak kalo dengan itu bisa bikin kita jadi passionpreneur yang sukses?! Harus percaya karena sudah banyak yang membuktikannya. 
Gaya Coach Deddy Dahlan diatas panggung
Tapi, namanya orang usaha tentunya jalannya tak semulus yang diharapkan. Mulai dari harapan orangtua yang kurang mendukung jalan yang diambil, cibiran orang, sampai kerugian materi. Kegagalan tentunya jadi media belajar dan bangkit lagi bagi yang punya mental pemenang. Temukan passionmu, ciptakan peluangmu! Ini yang ngena banget deh. Gaya coaching-nya Deddy bikin peserta betah dan aku heran deh, gimana dia bisa ngomong sederet kata-kata panjang banget nggak pake brenti-brenti, jadi malu aku kan sering ndap-ndep kalo ngomong. Uhuk!
Pak Leon bercerita tentang awal mula ada tokopedia adalah karena keinginan untuk membantu seorang teman yang tertipu 20 juta rupiah dari toko online, dan akhirnya bisa berkembang hingga sekarang. Tentunya perkembangan itu bukan tanpa rintangan, beberapa kali pernah menngalami masalah besar.
Mba Mustika, seorang ibu rumah tangga sukses berjualan akik dan monel di tokopedia. Omzet bulanannya mencapai ratusan juta rupiah. Wow! Fantastis kan?! Ngeliatnya sih enak ya, di rumah, buka tutup laptop, klak-klik sana sini lalu dapat duit. Iya, enak ngeliatnya dan kalau belum tahu rasanya harus dicoba.
All Panelis
Banyak juga lho, mahasiswa yang tanya seputar passion sama Coach Deddy dan selalu dijawab dengan humoris.
Terakhir saat sesi tanya jawab ini, moderator nanya tentang impian terbesar dari semua panelis. Pak Leon ingin tokopedia menjadi server terbesar dunia dan menyerap banyak tenaga kerja, dan Coach Deddy ingin mendirikan lembaga pendidikan yang bisa mengarahkan passion anak didiknya. Sementara mba Mustika ingin punya uang yang nggak ada habisnya. Mbaknya... aku juga mau..!! 
Peserta membludak dan super antusias
And then, penutupan acara talkshow dan pengumuman pemenang live tweet dan undian. Congrats yak! Terutama buat Mba Tarie yang dapat HP baru.
Kebetulan para emak nggak ikutan workshop, jadi aku pun ikutan ngilang aja. Awalnya pengen banget ikut kelas culinary berharap bisa buka lagi usaha snack yang dulu pernah dijajal di kampus. Tapinya karena miscom itu jadi nggak dapat kelas.
Tapi ada informan yang ikutan sesi workshop dan mau berbagi cerita serunya. Namanya Sari Safitri, pelajar SMK 8 Semarang. masih berstatus pelajar tapi aktivitasnya segudang. Aktivis Rohis di sekolahnya, aktif di KIR juga dan jadi relawan di LAZISBA (LAZ nya masjid Baiturahman Simpang lima). Berangkat sekolah aja pagi banget dari rumahnya di daerah Sayung, dan pulangnya pun lebih sering malam karena kesibukannya yang seabrek itu. Prestasinya nggak kalah banyak dari aktivitasnya, sering menggondol piala dari lomba-lomba karya tulis ilmiah yang diikuti. Karena passionnya di research, maka dia ikut kelas riset. Doi jadi peserta termuda lho, yang lain sudah mahasiswa dan sebagian sudah berkeluarga.
Di kelas riset, pembiacaranya adalah Mahmud Lutfi Huzain, alumni Teknik Kimia Undip yang sekarang mengelola PT. Neoalgae Teknologi.  Meskipun usianya masih 25 tahun, tapi prestasinya luar biasa bahkan pernah mendapatkan penghargaan internasional. Mahmud menyampaikan materi tentang bagaimana riset bisa menjadi peluang usaha dan strategi bisnis dalam menggunakan hasil penelitiannya. Sekitar 50 peserta sangat antusias mengikuti sesi ini. Apalagi waktu pembicara cerita tentang hasil penelitiannya yang akhirnya jadi bisnisnya yaitu spirulina, suplemen makanan yang kaya nutrisi dan antioksidan.
“keren pokoknya. Aku merasa beruntung banget bisa datang acara kemarin. Banyak banget ilmu yang kudapet dan jadi lebih semangat lagi bahwa passionku dalam bidang karya ilmiah bisa jadi bisnis yang menjanjikan”, cetus Sari bersemangat sampai berbusa-busa.
Sip deh, Sari!! Lanjutkan cita-citamu. Moga tercapai semua mimpinya ya... aamiin.. 
Mejeng di depan panggung _pic By Tari_

Gandjel Rel-ers & friends narsis habis acara _pic by Tari_

18 comments:

  1. Semoga makin banyaka acara kece mampir di semarang ya mak. Dan indahnya silaturahmi.mempertemukan sesama lulusan sastra Inggris undip ya (tp jangan sebut angkatan yah keliatan tua soalnya hahhaha)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aaamiin...
      Iya Mba Muna, ternyata kita se-almamer yak :D

      Delete
  2. Wuaaa....sudah publish aja reportasenya. Aku baru ngedraft nih....
    semoga ada acara2 keren kayak gini lagi yaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin...
      sering ngiri kalo Semarang nggak dilirik pas ada acara seru

      Delete
  3. Hiaaaa, rame bingit di Semarang, ada snack juga, bhihik

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di Solo nggak dapat snack tho mba? *protes mba,, protes.. wkakakaka

      Delete
  4. asyik banget acaraanyaa :G di Pekanbaru g pernah ada yg bginian. syediiih mak haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Moga lainkali ada ya Mak Muthi.. ususl coba Mak ke tokopedia :)

      Delete
  5. Horeee kopdarrrr, dapet ilmu banyakkk :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yippi!! Jd tambah semangat ngelola olshop nih mba..

      Delete
  6. Kemarin emang seru banget acaranya, apalagi bisa kopdar kece, heheheee

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba, apalagi bisa narsis bareng. Ups

      Delete
  7. Gak ngajak2 bun...mau dong kalau ada acara2 keren gini...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe. Maaf Bund Lillah..
      InsyaAllah lain kali saya colek2 kalo ad info even :)

      Delete
  8. senangnya bisa ikutan acara seperti ini, dan bisa bertemu dgn blogger lainnya :)

    ReplyDelete

Terimakasih Telah membaca dan memberikan komentar di blog ini.

Mohon tidak menyematkan link hidup dan spam lainnya :)

Salam