Friday, 25 September 2015

Puisi di 'EMBUN' (Lagi)



Ibu, sesosok perempuan tangguh yang telah berjasa dalam kehidupan setiap manusia. Seperti apapun ia, cinta pada anak-anaknya akan selalu mengalahkan ego sendiri. Dalam suka duka yang ia utamakan adalah anaknya. Dalam sakit ia tetap memeprhatikan, dalam sedih ia tetap peduli.

Suatu sore, saat hujan deras dan terjebak di kantor, tiba-tiba ingat perjuangan Mak'e dirumah. Lahirkah puisi ini dan esoknya kukirimkan ke redaktur majalah Embun, Alhamdulillah akhirnya dimuat juga. 


Puisi lagi, masih di EMBUN



Ada Engkau: IBU

Dalam gigil yang mengikis
Ada engkau
Mendekap hangat hati

Dalam tangis mengiris
Engkau datang menghapus perih

Kala sepi merajai
Ada engkau membersamai

Engkau suguhkan  cinta
Meski hatimu sengsara

Ada tawa yang selalu mekar di wajahmu
Ada kasih lewat belaianmu
Aku percaya
Dan aku bahagia

Karena ada engkau: Ibu



No comments:

Post a Comment

Terimakasih Telah membaca dan memberikan komentar di blog ini.

Mohon tidak menyematkan link hidup dan spam lainnya :)

Salam