Monday, 7 September 2015

Pertama Kali lewat Cipali

Tahu Cipali? Pasti tahu dong?! Yup! Ini nama ruas tol terpanjang di Indonesia yang baru diresmikan menjelang arus mudik kemarin.  Nama Cipali merupakan akronim dari Cikopo (nama daerah di Kab. Purwakarta Jabar) dan Palimanan. Jalan tol yang terbentang sepanjang kurang lebih 120 KM ini membuat penjalanan dari dan ke Jakarta menjadi lebih singkat. 

Ruas tol ini banyak diberitakan di media massa karena menelan korban yang tak sedikit sejak peresmiannya. Saat pergi ke Jakarta dengan perjalanan 48 jam kami, rasanya takut, khawatir, waswas ketika suami mengatakan akan mencoba lewat Cipali agar perjalanan lebih singkat. Hemat waktu dan bensin, ujarnya waktu itu. Wajar memang, karena jika lewat jalur biasa Brebes-Jakarta bisa memakan waktu kurang lebih 5 jam, tapi dengan adanya ruas tol Cipali yang menghubungkan ruas tola Palimanan dengan Cikopo yang berlanjut ke Cikampek, lalu bersambung ke Jakarta. Penjalanan Brebes-Jakarta hanya
memakan waktu 2,5 jam (dihitung waktu berkendara).  Tentu jika selama 2,5 jam melaju dengan kecepatan tinggi di jalan yang lurus nyaris tak ada belokan sangat rawan terjadi kecelakaan karena pengemudi mengantuk. Terlebih sebelumnya telah melalui tol dari Pejagan Brebes.     

Selain jalan yang lurus dan panjang, penyebab kecelakaan yang lain adalah masih sedikit kendaraan yang melintas. Untuk mengantisipasi ini, telah disediakan rest area di setiap kurang lebih 30km. Tempat istirahatnya pun cukup nyaman, dilengkapi dengan mushola, toilet sekelas di mall, warung makan dan warung kopi, sebagian dilengkapi SPBU dan minimarket. Cukup nyaman untuk sekadar berhenti melepas lelah dan kantuk.

Salah satu sudut di rest area km 130 Cipali


Lega tak terkira saat sudah melewati ini
Mungkin karena tersugesti dengan banyaknya berita kecelakaan di Cipali ini, saat melewatinya menuju Jakarta sampai tak bisa tidur. Rasanya mata ingin melek dan ngonbrol menemani suami agar kantuknya teralihkan, dan akhirnya menyerah saat pukul 04.10 sampai di rest area Km 130 kami pun istirahat dan shalat subuh. Lega tak terkira saat mencapai pintu tol Cikopo, dan hilang deh ngantuknya saat penjaga tol bilang: 96 ribu, Pak! Haha. Harga yang pantas untuk perjalanan yang lebih singkat.

See? Selamat mencoba melewati jika belum pernah. Jangan lupa, hati-hati, jaga kondisi, dan jangan dipaksa jika mengantuk.

2 comments:

  1. Hehehe tegang ya mbaa, gara-gara pemberitaan di media jadi kesannya sertem banget nih tol...tapi lumayan memperpendek jarak perjalanan ya...

    ReplyDelete

Terimakasih Telah membaca dan memberikan komentar di blog ini.

Mohon tidak menyematkan link hidup dan spam lainnya :)

Salam